Harga Bekasnya Saling Dekat, Pilih Honda Jazz atau Toyota Yaris?

Deka Yusuf Afandi • Dipublikasikan Rabu, 26 Agustus 2026 | 13:20 WIB
perbandingan Honda Jazz dan Toyota Yaris
perbandingan Honda Jazz dan Toyota Yaris

  

RADARSEMARANG.ID –  Kalau sedang mencari hatchback bekas yang nyaman untuk dipakai bekerja, mengantar keluarga, berbelanja, atau sekadar menemani aktivitas sehari-hari, nama Honda Jazz dan Toyota Yaris hampir pasti masuk dalam daftar pilihan.

Keduanya sama-sama dikenal sebagai hatchback Jepang yang memiliki reputasi baik, mesin 1.5 liter, konsumsi bahan bakar relatif efisien, ukuran kompak, serta jaringan suku cadang yang masih mudah ditemukan.

Namun ketika uang yang dikeluarkan sudah berada di kisaran Rp100 juta sampai Rp200 jutaan, pertanyaannya bukan lagi sekadar Jazz atau Yaris lebih bagus, melainkan mobil mana yang paling masuk akal untuk kebutuhan Anda.

Pada 2026, Honda Jazz memang sudah tidak diproduksi lagi di Indonesia. Produksinya berakhir setelah generasi ketiga, sebelum posisinya digantikan Honda City Hatchback RS. Meski begitu, pasar Honda Jazz bekas masih sangat aktif.

Data pasar Agustus 2026 menunjukkan unit bekas Jazz tersedia mulai sekitar Rp45 juta, sementara unit generasi ketiga yang kondisinya bagus masih berada di kisaran Rp160 juta hingga lebih dari Rp200 juta, tergantung tahun, tipe, kilometer, transmisi, dan kondisi kendaraan.

Toyota Yaris justru mempunyai keuntungan dari sisi usia produk karena masih memiliki generasi yang lebih muda di pasar bekas. Untuk Yaris generasi 2008–2013, kisarannya dapat ditemukan sekitar Rp87 juta–Rp117 juta, sedangkan generasi 2014–2018 berada di sekitar Rp128 juta–Rp194 juta berdasarkan pantauan pasar mobil bekas pada 2026.

Baca Juga: Toyota Hilux vs Mitsubishi Triton, Sama-sama Diesel Tangguh Tapi Ada Perbedaan yang Berbeda

Harga tersebut tentu bukan patokan mutlak karena kondisi unit, lokasi, kelengkapan dokumen, riwayat servis, dan jarak tempuh sangat memengaruhi harga transaksi.

Dari sini saja sebenarnya sudah terlihat karakter kedua mobil. Honda Jazz lebih menarik bagi pembeli yang mengutamakan mesin responsif, kabin fleksibel, desain sporty dan nilai jual kembali.

Toyota Yaris lebih cocok bagi masyarakat yang menginginkan hatchback nyaman, mudah dirawat, memiliki jaringan layanan luas, serta fitur keselamatan yang relatif lengkap pada generasi-generasi mudanya.

Kalau bicara performa, Honda Jazz memiliki keunggulan yang cukup jelas. Generasi kedua GE8 dan generasi ketiga GK5 sama-sama menggunakan mesin 1.5 liter i-VTEC.

Pada Jazz generasi ketiga, mesin 1.497 cc tersebut menghasilkan tenaga maksimum 120 PS pada 6.600 rpm dan torsi 145 Nm pada 4.800 rpm. Spesifikasi resmi Honda juga mencatat pilihan transmisi CVT maupun manual 5-percepatan.

Toyota Yaris generasi yang lebih baru juga menggunakan mesin 1.5 liter. Sebagai contoh, Yaris 2020 menggunakan mesin 1.496 cc Dual VVT-i dengan tenaga maksimum 107 PS pada 6.000 rpm dan torsi 14,3 kgm pada 4.200 rpm. Transmisinya tersedia manual maupun CVT, tergantung varian.

Angka tersebut membuat Jazz unggul dalam urusan tenaga. Perbedaannya memang tidak selalu terasa drastis ketika mobil digunakan santai di dalam kota, tetapi ketika membutuhkan akselerasi untuk menyalip kendaraan, masuk jalan tol, atau menghadapi tanjakan, karakter mesin Jazz terasa lebih agresif.

Pengujian Otomotif menunjukkan Jazz RS GK5 CVT mampu berakselerasi 0–100 km/jam dalam 10,2 detik, sedangkan generasi GE8 mencatat 10,7 detik.

Yaris bukan berarti lambat. Karakternya justru lebih kalem dan mudah dikendalikan. Transmisi CVT pada Yaris memberikan perpindahan tenaga yang halus sehingga cocok untuk menghadapi kemacetan perkotaan. Bagi pengemudi yang tidak mengejar sensasi akselerasi, karakter seperti ini justru menjadi kelebihan.

Dalam hal konsumsi BBM, persaingan Jazz vs Yaris jauh lebih ketat. Jangan mudah percaya dengan angka konsumsi bahan bakar yang terlalu tinggi di iklan atau forum karena kondisi pemakaian setiap orang berbeda.

Gaya berkendara, kemacetan, tekanan ban, kondisi mesin, jenis BBM, beban kendaraan, penggunaan AC dan kondisi transmisi sangat menentukan.

Baca Juga: Isuzu MU-X vs Pajero Sport, Sama-Sama Diesel:,Siapa Lebih Irit, Bertenaga dan Tangguh?

Hasil pengujian GridOto terhadap Jazz RS GE8 dan GK5 mencatat konsumsi sekitar 12,5 km/liter untuk penggunaan dalam kota. Di luar kota, GE8 mencapai sekitar 15,5 km/liter sedangkan GK5 sekitar 15 km/liter. Pada kecepatan konstan 100 km/jam, GK5 bahkan mencapai sekitar 20 km/liter.

Untuk Yaris 2018, Auto2000 menyebut estimasi konsumsi sekitar 11 km/liter berdasarkan penggunaan Yaris G A/T pada kondisi tertentu. Sementara pengujian Oto.com terhadap Yaris 2018 dengan kondisi pengujian tertentu mencatat 13,4 km/liter pada rute perkotaan dengan kecepatan rata-rata 22 km/jam.

Artinya, jika pertanyaannya mana yang paling irit?, jawabannya tidak sesederhana Jazz atau Yaris. Dalam penggunaan normal, keduanya sama-sama bisa memberikan konsumsi BBM yang masuk akal.

Jazz memiliki mesin lebih bertenaga, tetapi pengemudi yang sering memanfaatkan tenaga tersebut tentu bisa mendapatkan konsumsi lebih boros. Yaris memiliki karakter yang lebih santai dan dapat terasa ekonomis ketika dikendarai dengan gaya berkendara defensif.

Untuk penggunaan sehari-hari, salah satu keunggulan terbesar Honda Jazz adalah kapasitas dan fleksibilitas kabinnya. Honda sejak awal menjadikan Ultra Seat sebagai salah satu nilai jual utama Jazz.

Kursi belakang dapat dilipat dengan beberapa konfigurasi sehingga mobil kecil ini bisa membawa barang yang sulit dimasukkan ke hatchback biasa. Honda menyebut sistem Ultra Seat memiliki empat mode, yakni Long Mode, Tall Mode, Refresh Mode dan Utility Mode.

Pada Jazz generasi ketiga, kapasitas ruang kargo dengan konfigurasi tertentu bahkan disebut mencapai 1.321 liter berdasarkan metode VDA. Inilah alasan Jazz terasa sangat praktis untuk keluarga kecil yang membutuhkan mobil kompak tetapi sesekali harus membawa barang banyak.

Yaris juga mempunyai kabin yang cukup praktis untuk kebutuhan harian, tetapi fleksibilitasnya tidak seikonik Ultra Seat Jazz. Jika Anda sering membawa koper, kardus, perlengkapan rumah tangga, stroller atau barang belanjaan berukuran besar, Jazz mempunyai keunggulan nyata.

Untuk lima penumpang, keduanya cukup memadai, tetapi Jazz mempunyai salah satu kelebihan penting berupa pemanfaatan ruang kabin yang sangat baik. Posisi tangki bahan bakar yang ditempatkan di area tengah kendaraan ikut membantu menciptakan ruang kabin yang fleksibel.

Baca Juga: Kijang Kapsul Diesel vs Panther Grand Touring, Dua Raja Diesel Era 2000-an

Lalu bagaimana dengan handling? Honda Jazz sejak generasi awal memang mempunyai reputasi sebagai hatchback yang menyenangkan dikendarai.

Setirnya terasa komunikatif dan bodi yang relatif kompak membuat Jazz mudah diarahkan ketika melewati jalan perkotaan. Karakter suspensinya cenderung terasa lebih firm dibanding mobil yang benar-benar mengutamakan kelembutan.

Yaris mempunyai karakter yang sedikit berbeda. Suspensinya terasa lebih bersahabat untuk penggunaan harian dan kabinnya cenderung memberikan kesan nyaman.

Pada Yaris generasi terbaru sebelum era elektrifikasi, karakter pengendalian dibuat lebih mudah diterima oleh pengguna keluarga. Untuk perjalanan dalam kota dengan banyak polisi tidur, jalan bergelombang dan kemacetan, karakter Yaris bisa terasa lebih santai.

Jadi kalau Anda tipe pengemudi yang menyukai respons setir dan akselerasi, Jazz lebih menarik. Sebaliknya, jika prioritasnya adalah kenyamanan berkendara sehari-hari, Yaris layak dipertimbangkan.

Masuk ke bagian fitur, pertarungan menjadi lebih menarik karena masing-masing generasi mempunyai kelengkapan yang berbeda. Honda Jazz GK5 varian RS sudah menawarkan fitur seperti touchscreen audio, smart key, push start button, cruise control, paddle shift pada CVT, kamera mundur pada varian tertentu, serta berbagai fitur kenyamanan lainnya.

Honda juga menyediakan ABS, EBD, dual SRS airbags, ISOFIX dan teknologi struktur keselamatan G-CON + ACE pada generasi tersebut.

Namun Yaris generasi yang lebih muda memiliki keunggulan dalam fitur keselamatan pada beberapa varian. Yaris tertentu menawarkan hingga tujuh airbags serta perangkat keselamatan yang lebih lengkap. Karena itu, jangan membandingkan hanya berdasarkan nama model. Ketika membeli mobil bekas, tahun produksi dan tipe sangat menentukan.

Yaris tahun muda bisa saja lebih menarik daripada Jazz tahun lebih tua apabila prioritas Anda adalah fitur keselamatan, kenyamanan dan teknologi kabin. Sebaliknya, Jazz RS dengan kondisi prima bisa terasa lebih menarik dari sisi performa dan fleksibilitas ruang.

Soal suku cadang, keduanya relatif aman untuk masyarakat umum. Honda Jazz memang sudah berhenti diproduksi, tetapi bukan berarti suku cadangnya hilang dari pasaran.

Jazz merupakan model yang sudah lama hadir di Indonesia dan populasinya sangat banyak. Komponen servis rutin maupun banyak komponen fast moving masih mudah ditemukan di bengkel umum, toko onderdil dan jaringan resmi.

Baca Juga: Duel MPV Lawas,Toyota Kijang LGX vs Isuzu Panther LS Ini Perbedaannya

Toyota Yaris memiliki keunggulan tambahan dari sisi jaringan layanan Toyota yang luas. Bagi pemilik yang tinggal di kota kecil atau sering melakukan perjalanan antarkota, ketersediaan bengkel dan suku cadang merupakan pertimbangan penting.

Pasar mobil bekas 2026 juga masih menunjukkan bahwa suku cadang kedua model relatif mudah dicari dan biaya perawatannya masih masuk akal untuk kelas hatchback Jepang.

Tetapi ada satu hal yang jauh lebih penting daripada merek suku cadang, yaitu kondisi unit yang akan dibeli. Mobil bekas murah belum tentu murah setelah dibawa pulang. Unit yang memiliki masalah transmisi, kaki-kaki, sistem pendingin, kelistrikan atau bekas tabrakan dapat menghabiskan biaya lebih besar daripada selisih harga dengan unit yang lebih mahal tetapi sehat.

Pada Honda Jazz, pemeriksaan transmisi CVT harus menjadi perhatian utama. Pastikan perpindahan tenaga halus, tidak muncul suara aneh, tidak ada gejala getaran berlebihan dan riwayat perawatan dapat ditelusuri.

Untuk mobil berusia cukup tua, kondisi kaki-kaki juga perlu diperiksa karena komponen tersebut berhubungan langsung dengan kenyamanan dan keselamatan.

Pada Yaris, pembeli juga harus memeriksa kaki-kaki, sistem kemudi, transmisi CVT, sistem pendingin, kondisi mesin dan kelistrikan. Mobil yang sering digunakan di jalan rusak atau kurang mendapatkan perawatan bisa mengalami keausan komponen lebih cepat.

Kekurangan Honda Jazz yang perlu dipertimbangkan adalah harga bekasnya yang terkadang terlalu tinggi dibanding usia kendaraan. Karena produksinya sudah dihentikan, unit dengan kondisi sangat bagus dapat memiliki harga yang bertahan kuat. Bahkan data pasar Agustus 2026 menunjukkan Jazz generasi ketiga masih berada di rentang harga yang cukup tinggi.

Bagi pembeli umum, jangan membayar terlalu mahal hanya karena label RS, kilometer rendah atau klaim “barang langka”. Yang lebih penting adalah kondisi mesin, transmisi, bodi, kaki-kaki, interior, dokumen dan riwayat servis.

Baca Juga: Solar Nih Bos, Isuzu D-Max vs Mitsubishi Triton 2021:Siapa Lebih Tangguh dan Lebih Irit

Kekurangan lain Jazz adalah fitur keselamatannya tidak selalu selengkap Yaris tahun lebih muda. Jika Anda mendapatkan dua unit dengan harga hampir sama, tetapi Yaris mempunyai perangkat keselamatan lebih lengkap dan tahun produksinya lebih muda, pilihan Yaris dapat menjadi lebih rasional.

Sementara kekurangan Toyota Yaris adalah performanya tidak seagresif Jazz. Mesin 1.5 liter Yaris generasi 2020 menghasilkan 107 PS, sementara Jazz GK5 mencapai 120 PS.

Yaris juga tidak menawarkan fleksibilitas kabin yang sekuat Ultra Seat Jazz. Untuk masyarakat yang sering membawa barang, keunggulan Jazz tersebut cukup sulit digantikan.

Lalu bagaimana dengan purna jual? Inilah salah satu alasan kedua mobil tetap menarik. Honda Jazz mempunyai nama yang sangat kuat di pasar mobil bekas.

Nilai jual kembalinya cenderung bertahan, terutama untuk unit yang kondisinya bagus dan mempunyai riwayat perawatan jelas. Produksi yang sudah dihentikan justru membuat pasokan unit baru tidak bertambah, sementara permintaan terhadap mobil bekasnya masih ada.

Yaris juga memiliki purna jual yang baik karena merek Toyota sangat kuat di pasar mobil bekas Indonesia. Jaringan servis, ketersediaan suku cadang dan jumlah pengguna membuat calon pembeli lebih mudah menemukan referensi ketika ingin menjual kembali mobil.

Namun jangan menganggap harga jual kembali otomatis tinggi. Faktor tahun, kilometer, kondisi bodi, warna, tipe, transmisi, pajak, kelengkapan dokumen dan riwayat kecelakaan tetap sangat menentukan.

Jika memiliki anggaran sekitar Rp100 juta, pilihan realistis biasanya akan mengarah pada Jazz atau Yaris generasi lebih lama. Pada anggaran Rp130 juta–Rp160 juta, pilihan semakin banyak dan pembeli harus lebih fokus mencari unit dengan kondisi terbaik.

Sementara pada kisaran Rp170 juta–Rp200 jutaan, Jazz GK5 dan Yaris generasi lebih muda mulai menjadi pertarungan yang menarik.

Data pasar 2026 memperlihatkan Jazz 2014–2019 berada sekitar Rp143 juta–Rp215 juta, sedangkan Yaris 2014–2018 berada sekitar Rp128 juta–Rp194 juta.

Yang perlu dicatat, harga iklan bukan berarti harga transaksi final. Unit dengan kilometer tinggi, riwayat servis tidak jelas atau kondisi eksterior kurang bagus seharusnya tidak dihargai sama dengan mobil yang mempunyai cat orisinal, interior terawat, mesin sehat dan dokumen lengkap.

Baca Juga: Sama-Sama Tahun 2022, Innova Reborn atau Fortuner, Mesin 2GD vs 1GD, Siapa Jawaranya?

Untuk masyarakat umum, keputusan membeli sebaiknya dimulai dari kebutuhan. Jika mobil akan digunakan untuk bekerja setiap hari, mengantar anak, berbelanja dan perjalanan luar kota,

keduanya bisa memenuhi kebutuhan tersebut. Jika sering membawa barang, Jazz lebih unggul. Jika lebih mementingkan kenyamanan, jaringan layanan dan fitur keselamatan pada unit tahun muda, Yaris lebih menarik.

Jika Anda mengutamakan performa, Honda Jazz lebih layak dipilih. Mesin 120 PS membuatnya mempunyai respons yang lebih kuat, terutama ketika membutuhkan akselerasi. Hasil pengujian juga menunjukkan Jazz GK5 mampu mencatat 0–100 km/jam sekitar 10,2 detik.

Jika mengutamakan kenyamanan dan penggunaan santai, Toyota Yaris lebih rasional. Karakternya tidak dibuat untuk selalu mengajak pengemudi berakselerasi, tetapi justru cocok untuk mobilitas harian.

Jika mengutamakan konsumsi BBM, keduanya sama-sama menarik dan perbedaannya tidak cukup besar untuk menjadi satu-satunya alasan membeli.

Pengujian tertentu menunjukkan Yaris dapat mencatat 13,8 km/liter di dalam kota dibanding Jazz 12,8 km/liter, sedangkan pengujian lain terhadap Jazz menghasilkan sekitar 12,5 km/liter dalam kota. Ini membuktikan hasil konsumsi sangat bergantung pada metode dan kondisi pengujian.

Jika mengutamakan bagasi dan fleksibilitas kabin, Honda Jazz menang cukup telak. Ultra Seat adalah fitur yang membuat Jazz terasa lebih besar daripada ukuran bodinya. Anda mendapatkan mobil kecil yang dapat berubah menjadi kendaraan pembawa barang yang sangat praktis.

Jika mengutamakan suku cadang dan kemudahan perawatan, keduanya relatif aman. Toyota mempunyai keunggulan dari jaringan layanan yang sangat luas, sedangkan Honda Jazz mendapatkan keuntungan dari populasi yang besar dan umur model yang sudah panjang.

Pada akhirnya, Honda Jazz bekas vs Yaris bekas bukan pertarungan yang memiliki satu pemenang mutlak. Honda Jazz adalah pilihan yang lebih menarik bagi pembeli yang menginginkan mesin bertenaga, handling menyenangkan, kabin fleksibel dan nilai jual kembali yang kuat.

Toyota Yaris lebih cocok bagi pengguna yang mengutamakan kenyamanan, fitur keselamatan pada generasi tertentu, jaringan servis luas dan karakter berkendara yang lebih santai.

Baca Juga: Isuzu D-Max 2015 vs Mitsubishi Triton 2015, Siapa Lebih Unggul?

Kalau harus memilih berdasarkan kebutuhan masyarakat umum, Jazz menjadi pilihan menarik untuk orang yang ingin hatchback terasa sporty sekaligus praktis.

Yaris menjadi pilihan aman bagi pembeli yang menginginkan mobil harian yang nyaman dan mudah dirawat. Namun dalam pasar mobil bekas, kondisi unit selalu lebih penting daripada sekadar memilih merek.

Karena itu, jangan langsung membeli hanya karena harga terlihat murah. Periksa nomor rangka dan mesin, kecocokan dokumen, riwayat servis, kondisi oli, suara mesin, transmisi, kaki-kaki, AC, sistem kelistrikan, ban, rem, bodi dan indikasi bekas tabrakan atau banjir. Lakukan test drive dan, bila memungkinkan, bawa mekanik independen sebelum membayar tanda jadi.

Dengan kata lain, mobil bekas terbaik bukanlah yang paling murah atau paling tinggi tipenya, melainkan unit yang paling sehat dengan harga yang masih masuk akal.

Dan ketika pilihan mengerucut pada Honda Jazz bekas atau Toyota Yaris bekas, dua-duanya masih layak menjadi kendaraan harian masyarakat Indonesia pada 2026tinggal menentukan apakah Anda lebih membutuhkan tenaga dan fleksibilitas Jazz atau kenyamanan dan kepraktisan Yaris.(dka)

 

 

Editor : Baskoro Septiadi
mobkas harga mobil bekas Honda Jazz bekas Toyota Yaris bekas mobil bekas