Mobil Mewah Antara Denza D9 2023 vs Vellfire 2023, Ternyata Selisih Harganya Tipis

Deka Yusuf Afandi • Dipublikasikan Senin, 24 Agustus 2026 | 12:19 WIB
Denza D9 vs Vellfire 2023
Denza D9 vs Vellfire 2023

  

RADARSEMARANG.ID –  Denza D9 (2023) dan Toyota Vellfire 2023 sama-sama bermain di kelas MPV premium, tetapi keduanya menawarkan pendekatan yang sangat berbeda. Denza D9 hadir dengan konsep elektrifikasi dan kabin yang sangat mengutamakan kenyamanan penumpang,

sedangkan Toyota Vellfire mempertahankan karakter MPV mewah Jepang dengan mesin bensin dan dukungan jaringan purna jual Toyota yang sudah sangat dikenal masyarakat Indonesia.

Karena itu, ketika membandingkan Denza D9 2023 vs Vellfire 2023, pertanyaannya bukan sekadar mobil mana yang lebih mewah, tetapi mana yang lebih cocok untuk kebutuhan masyarakat umum, baik untuk perjalanan keluarga, penggunaan harian, perjalanan luar kota maupun pemakaian jangka panjang.

Perlu diperhatikan sejak awal bahwa Denza D9 yang diperkenalkan pada 2023 merupakan model yang memiliki beberapa konfigurasi di pasar global. Spesifikasi dan harga dapat berbeda berdasarkan negara dan tahun pemasaran.

Di Indonesia sendiri D9 baru masuk secara resmi kemudian, sehingga angka harga Indonesia tidak tepat jika diperlakukan sebagai harga resmi tahun 2023.

Sebagai gambaran pasar Indonesia saat ini, Denza D9 tercatat ditawarkan sekitar Rp935,5 juta OTR Jabodetabek oleh dealer resmi, sedangkan Vellfire generasi terbaru berada di kisaran Rp1,868 miliar untuk varian 2.5 VIP Hybrid CVT di salah satu jaringan Toyota Jakarta.

Baca Juga: Mending Innova Venturer atau Santa Fe? Mana yang Lebih Aman

Dari ukuran bodi saja, Denza D9 terlihat lebih besar. D9 memiliki panjang 5.250 mm, lebar 1.960 mm, tinggi 1.920 mm dan wheelbase 3.110 mm.

 Kapasitas bagasi tercatat mulai sekitar 410 liter dan dapat mencapai 2.310 liter ketika konfigurasi kursi memungkinkan pelipatan. Ground clearance-nya sekitar 155 mm.

Ukuran ini membuat D9 terasa sangat lega di dalam, tetapi konsekuensinya adalah bodi yang besar ketika harus melewati jalan sempit atau parkir di tempat dengan ruang terbatas.

Vellfire 2023 memiliki dimensi yang lebih kompak dibanding D9, terutama dari sisi panjang dan lebar. Salah satu spesifikasi Vellfire yang beredar di Indonesia mencatat panjang 4.935 mm, lebar 1.850 mm, tinggi 1.895 mm, wheelbase 3.000 mm dan ground clearance 160 mm.

Kapasitas tempat duduknya tujuh orang. Dengan ukuran tersebut, Vellfire masih tergolong besar untuk ukuran jalan Indonesia, tetapi sedikit lebih mudah ditempatkan di garasi, area parkir mal maupun jalan perkotaan dibanding D9.

Masuk ke performa, perbedaan kedua mobil semakin jelas. Denza D9 EV menggunakan motor listrik permanent magnet synchronous dengan tenaga maksimum 230 kW atau sekitar 313 PS dan torsi 360 Nm pada konfigurasi penggerak roda depan.

D9 EV menggunakan baterai BYD Blade LFP berkapasitas 103,36 kWh. Sistem pengisian mendukung AC hingga 11 kW dan DC hingga 166 kW.

Karakter motor listrik membuat respons pedal akselerator D9 terasa cepat sejak mobil mulai bergerak. Tidak ada jeda perpindahan gigi seperti mobil bermesin konvensional sehingga akselerasi terasa halus dan spontan.

Inilah salah satu keunggulan terbesar Denza D9. Untuk penggunaan di perkotaan, tenaga besar bukan hanya berguna untuk mengejar kecepatan,

tetapi juga membuat mobil lebih mudah bergerak ketika harus masuk ke jalan utama, menyalip atau melewati tanjakan. Kabinnya tetap relatif senyap karena tidak ada suara mesin bensin yang bekerja secara konvensional.

Vellfire memiliki karakter berbeda. Mesin 2,5 liter empat silinder pada versi yang dipasarkan di Indonesia menghasilkan sekitar 178 hp dan torsi 234 Nm pada spesifikasi yang tercantum di jaringan Toyota Jakarta.

Baca Juga: Sama-Sama Tahun 2005, Nissan X-Trail atau Honda CR-V?

Pada generasi Vellfire Hybrid yang lebih baru, sistem hybrid menggunakan mesin A25A-FXS dengan output mesin 190 PS, motor listrik 182 PS dan output sistem 250 PS. Artinya, pembaca perlu membedakan Vellfire 2023 versi mesin bensin dengan Vellfire Hybrid generasi baru karena spesifikasinya tidak sama.

Dalam hal akselerasi dan respons awal, Denza D9 EV mempunyai keunggulan alami karena motor listrik langsung menghasilkan torsi. Vellfire unggul dalam rasa berkendara yang familiar bagi pengguna mobil bensin.

Pedal gas, suara mesin, transmisi dan respons mobil terasa lebih konvensional. Bagi orang yang belum terbiasa dengan mobil listrik, karakter seperti ini masih menjadi nilai tambah tersendiri.

Bagaimana dengan konsumsi bahan bakar? Di sinilah perbandingan menjadi menarik karena Denza D9 EV pada dasarnya tidak mengonsumsi bensin.

Energi yang digunakan berasal dari baterai. Dengan baterai 103,36 kWh pada D9 EV, biaya perjalanan sangat bergantung pada tarif listrik, efisiensi berkendara, kondisi lalu lintas dan penggunaan AC. Jadi, tidak tepat menyebut Denza D9 EV memiliki konsumsi BBM dalam satuan kilometer per liter. Pengukurannya lebih relevan dalam kWh per 100 km.

Vellfire, sebaliknya, tetap membutuhkan bahan bakar. Konsumsi riil sangat tergantung kondisi jalan, beban penumpang, gaya mengemudi, penggunaan AC dan kemacetan.

Untuk pemakaian di kota dengan kemacetan berat, konsumsi tentu lebih boros dibanding perjalanan konstan di jalan tol. Vellfire Hybrid generasi baru memiliki keuntungan karena sistem hybrid dapat mengurangi kerja mesin pada kondisi tertentu, tetapi Vellfire 2023 versi mesin bensin tidak boleh disamakan dengan versi hybrid tersebut.

Dari sisi kapasitas kabin, Denza D9 menjadi salah satu MPV yang sangat menarik untuk keluarga. Bodinya yang lebih panjang dan wheelbase 3.110 mm memberikan ruang kabin yang lega.

Kursi baris kedua menjadi salah satu daya tarik utamanya karena mobil ini memang dirancang dengan orientasi kenyamanan penumpang. Ruang kaki yang luas membuat perjalanan jauh terasa lebih santai.

Vellfire juga tidak kalah dalam urusan kenyamanan. Justru reputasi Vellfire selama bertahun-tahun dibangun dari kemampuannya menghadirkan kabin premium.

Baca Juga: Isuzu D-Max 2015 atau Ford Ranger 2015, Siapa Juaranya? Adu Performa Nih

Posisi duduk tinggi, ruang kepala lega, jok captain seat dan karakter suspensi yang mengutamakan kenyamanan menjadikannya cocok digunakan sebagai mobil keluarga. Untuk masyarakat yang sering membawa orang tua, anak-anak atau keluarga dalam perjalanan jauh, kedua mobil sama-sama menarik.

Namun, Denza D9 mempunyai keunggulan pada kesan teknologi modern. Layar besar, sistem hiburan, fitur konektivitas, kamera, berbagai sistem bantuan pengemudi dan perangkat kenyamanan menjadi bagian penting dari daya tariknya.

Denza Indonesia juga menyediakan sistem layanan purna jual yang mencakup perawatan, perbaikan, garansi dan penyediaan suku cadang asli.

Vellfire mempunyai pendekatan yang lebih matang. Fitur keselamatan Toyota, sistem bantuan pengemudi, kamera, sensor, konektivitas dan perlengkapan kenyamanan telah menjadi bagian dari evolusi MPV premium Toyota. Kelebihan Vellfire bukan hanya jumlah fitur, tetapi ekosistem servis yang sudah lama dikenal konsumen Indonesia.

Untuk handling, jangan berharap Denza D9 atau Vellfire mempunyai karakter seperti sedan sport. Keduanya adalah MPV besar yang fokus pada kenyamanan.

D9 memiliki bodi lebih lebar dan panjang sehingga pengemudi perlu lebih memperhatikan sisi mobil ketika melewati jalan sempit. 

Radius putarnya tercatat sekitar 5,95 meter. Bobot D9 EV juga mencapai sekitar 2,764 ton pada spesifikasi yang tercantum di laman resmi, sehingga ukuran dan bobot tersebut harus diperhitungkan ketika bermanuver.

Vellfire lebih mudah dikendalikan dibanding D9 karena dimensinya sedikit lebih kecil. Sistem kemudi elektris membuat manuver di perkotaan relatif mudah, sementara suspensi belakang double wishbone membantu mempertahankan kenyamanan.

Spesifikasi Vellfire yang dipasarkan Toyota juga menunjukkan penggunaan MacPherson Strut di depan dan Double Wishbone di belakang.

Untuk perjalanan tol, D9 menawarkan keunggulan berupa akselerasi yang halus dan senyap. Vellfire menawarkan pengalaman yang lebih familiar dan tidak memerlukan perencanaan pengisian baterai.

Baca Juga: Chevrolet Captiva 2018 Atau Nissan X-Trail 2018? Mesin Diesel atau Bensin?

Ini menjadi poin penting. Pengguna D9 harus membiasakan diri dengan kebiasaan charging, terutama ketika melakukan perjalanan antarkota. Pengguna Vellfire cukup mencari SPBU ketika bahan bakar mulai menipis.

Dari sisi fitur, D9 bisa dianggap lebih menarik bagi pembeli yang menginginkan teknologi. Mobil listrik premium seperti ini memberikan pengalaman yang terasa modern, mulai dari sistem penggerak listrik, baterai besar, berbagai layar digital hingga fitur bantuan berkendara.

 Sementara Vellfire lebih mengandalkan kombinasi kenyamanan, kemewahan, teknologi yang matang dan reputasi merek. Lalu bagaimana dengan harga?

Inilah bagian yang membuat Denza D9 sangat menarik. Harga D9 di Indonesia berada jauh di bawah harga Vellfire terbaru. Salah satu dealer resmi Denza mencantumkan harga OTR Jabodetabek D9 sebesar Rp935,5 juta, sementara Vellfire 2.5

VIP Hybrid tercatat sekitar Rp1,8681 miliar pada daftar harga Toyota Jakarta yang tersedia saat ini. Perbedaan tersebut bisa mendekati Rp900 juta, sehingga konsumen mendapatkan pertimbangan yang sangat berbeda.

Jika yang dicari adalah MPV besar dengan teknologi listrik dan harga lebih rendah, Denza D9 sulit diabaikan. Namun jika pertimbangannya adalah jaringan servis, ketersediaan komponen, nilai jual kembali dan kemudahan kepemilikan dalam jangka panjang, Vellfire memiliki keunggulan yang sangat kuat.

Purna jual menjadi salah satu faktor paling penting sebelum membeli mobil mahal. Denza masih merupakan pemain yang relatif baru di Indonesia dibanding Toyota.

Meski demikian, Denza sudah menyediakan layanan purna jual dan menyatakan menyediakan suku cadang asli serta fasilitas perawatan. Jaringan dealer dan layanan Denza juga terus dikembangkan.

Bagi masyarakat umum, hal ini berarti calon pembeli tidak perlu langsung menganggap D9 sulit dirawat. Tetapi tetap harus realistis bahwa jaringan Toyota telah jauh lebih lama dan luas.

Jika Vellfire mengalami masalah di luar kota besar, peluang menemukan fasilitas Toyota yang memahami produk dan memiliki akses suku cadang umumnya lebih mudah.

Suku cadang juga menjadi pertimbangan penting. Pada Vellfire, komponen yang berhubungan dengan mesin, kaki-kaki, rem dan berbagai bagian mekanis mendapatkan keuntungan dari ekosistem Toyota yang telah lama berkembang. Harga komponen tertentu tetap mahal karena Vellfire adalah mobil premium, tetapi aksesnya relatif lebih mudah.

Baca Juga: Isuzu D-Max 2015 atau Ford Ranger 2015, Siapa Juaranya? Adu Performa Nih

Denza D9 mempunyai keunggulan karena kendaraan listrik memiliki mekanisme penggerak yang lebih sederhana dibanding mobil bermesin pembakaran internal. Tidak ada oli mesin yang harus diganti secara berkala, tidak ada busi, serta beberapa komponen mesin konvensional yang memang tidak digunakan.

Namun, baterai tegangan tinggi, sistem elektrifikasi, modul elektronik dan komponen khusus tetap membutuhkan teknisi yang kompeten. Jadi, sederhana bukan berarti bebas biaya perawatan.

Kelebihan Denza D9 yang paling jelas adalah kabin lega, tenaga besar, karakter berkendara halus, teknologi modern, tidak membutuhkan bensin dan harga pembelian yang relatif menarik dibanding MPV premium Jepang.

D9 juga cocok untuk masyarakat yang lebih sering menggunakan mobil di perkotaan dan mempunyai akses charging di rumah.

Kekurangannya adalah dimensi yang sangat besar, bobot berat, ketergantungan pada infrastruktur charging dan kekhawatiran sebagian konsumen terhadap nilai jual kembali serta ketersediaan komponen dalam jangka panjang.

Untuk perjalanan jauh ke daerah yang fasilitas pengisian mobil listriknya belum merata, pemilik perlu membuat perencanaan lebih matang.

Sementara itu, keunggulan Vellfire adalah kenyamanan, reputasi Toyota, jaringan bengkel, ketersediaan suku cadang, kemudahan servis dan kepercayaan pasar.

Mobil ini juga lebih mudah diterima oleh konsumen yang masih menginginkan mesin bensin atau hybrid dan tidak ingin mengubah kebiasaan berkendara.

Kekurangan Vellfire adalah harga yang jauh lebih mahal. Dimensi besar juga tetap menjadi tantangan di jalan sempit. Selain itu, biaya bahan bakar dan perawatan mesin konvensional tetap harus diperhitungkan. Jika yang dibandingkan adalah nilai teknologi dan harga pembelian, D9 terlihat lebih agresif.

Jadi, Denza D9 2023 vs Vellfire 2023 sebenarnya bukan pertarungan sederhana antara mobil China dan mobil Jepang. Keduanya menawarkan filosofi yang berbeda.

Denza D9 lebih menonjolkan teknologi elektrifikasi, ruang kabin dan efisiensi energi, sedangkan Vellfire lebih kuat pada reputasi, kenyamanan, kemudahan servis dan rasa aman dalam kepemilikan jangka panjang.

Untuk masyarakat umum yang mengutamakan harga lebih masuk akal, kabin besar, teknologi modern dan biaya energi yang berpotensi lebih rendah, Denza D9 merupakan pilihan yang sangat menarik. Terlebih jika rumah sudah memungkinkan pemasangan home charging.

Baca Juga: Sama-Sama Diesel, Panther Grand Touring atau Innova yang Lebih Layak Dibeli?

Namun, bagi konsumen yang sering bepergian antarkota, tidak ingin repot memikirkan charging, mengutamakan jaringan bengkel dan suku cadang, serta ingin mobil yang lebih mudah dijual kembali, Vellfire masih menjadi pilihan yang aman.

Harga beli memang jauh lebih tinggi, tetapi faktor purna jual dan ekosistem Toyota menjadi nilai tambah yang sulit dihitung hanya dari spesifikasi di atas kertas.

Pada akhirnya, pilihan terbaik kembali kepada pola penggunaan. Jika mobil lebih sering digunakan untuk keluarga di kota dan perjalanan yang bisa direncanakan,

D9 menawarkan kombinasi menarik antara kenyamanan, performa dan efisiensi. Jika mobil dipakai untuk perjalanan panjang dengan rute yang berubah-ubah dan pemilik mengutamakan kemudahan perawatan, Vellfire lebih rasional.

Dengan kata lain, Denza D9 unggul pada teknologi, tenaga listrik, ruang dan efisiensi energi, sedangkan Vellfire unggul pada jaringan purna jual, kemudahan servis, ketersediaan suku cadang dan kepercayaan pasar

Untuk referensi, spesifikasi resmi Denza mencantumkan D9 EV dengan dimensi 5.250 x 1.960 x 1.920 mm, wheelbase 3.110 mm, baterai Blade LFP 103,36 kWh dan motor depan 230 kW.

Sementara informasi Toyota mencantumkan Vellfire dengan kapasitas tujuh penumpang, mesin 2.494 cc pada konfigurasi tertentu, serta dimensi sekitar 4.935 x 1.850 x 1.895 mm. Harga kendaraan dapat berubah mengikuti wilayah, tahun produksi, pajak, promosi dan tipe yang dipilih, sehingga calon pembeli sebaiknya selalu mengecek harga terbaru sebelum melakukan transaksi.

Dengan perbedaan tersebut, Denza D9 bukan sekadar alternatif murah dari Vellfire. D9 menawarkan arah yang berbeda untuk MPV premium keluarga lebih senyap, bertenaga, modern dan berbasis listrik. Vellfire tetap memiliki alasan kuat untuk dipilih karena menawarkan ekosistem kepemilikan yang telah terbukti.

Bagi masyarakat umum, pilihan paling masuk akal bukan mobil yang paling mahal atau paling banyak fitur, melainkan kendaraan yang paling sesuai dengan kebutuhan sehari-hari, kemampuan mengisi energi, biaya perawatan dan kondisi jalan yang benar-benar akan dilalui.(dka)

Editor : Baskoro Septiadi
Denza D9 2023 Vellfire 2023 harga Denza D9 harga Vellfire 2023 mobil bekas