RADARSEMARANG.ID – Nissan Navara 2015 dan Mitsubishi Triton 2015 menjadi dua pilihan menarik bagi masyarakat yang sedang mencari mobil double cabin bekas dengan kemampuan angkut, tenaga diesel, kenyamanan, sekaligus kemampuan melewati jalan yang tidak selalu mulus. Keduanya sama-sama berusia lebih dari satu dekade, tetapi sampai sekarang masih cukup menarik untuk digunakan sebagai kendaraan harian, kendaraan keluarga, maupun membantu aktivitas usaha.
Lantas, kalau harus memilih antara Nissan Navara 2015 vs Mitsubishi Triton 2015, mana yang lebih unggul dari sisi performa, konsumsi bahan bakar, kapasitas, handling, fitur, harga bekas, purna jual, suku cadang, bengkel resmi dan durability.
Nissan Navara 2015 merupakan generasi NP300 yang ketika diluncurkan membawa perubahan cukup besar dibandingkan generasi sebelumnya. Di Indonesia, Navara menggunakan mesin diesel 2.5 liter YD25DDTi.
Pada varian bertenaga tinggi, mesin tersebut mampu menghasilkan sekitar 190 hp dengan torsi 450 Nm pada 2.000 rpm. Karakter ini membuat Navara terasa kuat ketika digunakan untuk berakselerasi maupun membawa beban. Data spesifikasi yang tersedia untuk Navara 2015 juga mencatat kapasitas mesin 2.488 cc.
Sementara itu, Mitsubishi Triton 2015 hadir sebagai generasi baru Triton di Indonesia dengan mesin diesel 4D56 2.5 liter DI-D common-rail turbocharger VGT. Mitsubishi mencatat tenaga hingga 176 hp pada 4.000 rpm dan torsi 40,8 kgm pada 2.000 rpm, atau sekitar 400 Nm. Dibandingkan generasi sebelumnya, peningkatan torsinya cukup terasa.
Mitsubishi sendiri menyebut Triton 2015 mengedepankan konsep modern, fungsional, handal dan nyaman, sekaligus memiliki bak yang lebih besar dibandingkan model sebelumnya.
Jika hanya melihat angka tenaga dan torsi, Nissan Navara 2015 memang mempunyai keunggulan. Selisih tenaga sekitar 14 hp dan torsi sekitar 50 Nm membuat Navara terasa lebih bertenaga, terutama ketika pengemudi membutuhkan akselerasi cepat.
Pada varian VL dengan transmisi otomatis 7-percepatan, karakter mesinnya juga terasa lebih halus ketika digunakan di jalan tol atau perjalanan antarkota.
Baca Juga: Harga Ertiga Diesel Bekas Bikin Penasaran, Apa yang Membuatnya Istimewa?
Namun, keunggulan angka di atas kertas tidak otomatis membuat Navara selalu lebih cocok untuk semua orang. Mitsubishi Triton 2015 memiliki karakter mesin yang cukup kuat di putaran bawah hingga menengah. Torsi sekitar 400 Nm pada 2.000 rpm membuat mobil mudah diajak menanjak dan membawa muatan.
Bahkan pengalaman konsumen yang dikutip Kompas pada masa peluncurannya menunjukkan Triton digunakan pada medan berlumpur dan tanjakan ekstrem, sementara kemudahan perawatan menjadi salah satu alasan konsumen tetap memilih Triton.
Untuk pemakaian sehari-hari, perbedaan karakter ini cukup penting. Navara lebih terasa seperti perpaduan antara mobil penumpang dan kendaraan pekerja.
Tenaganya besar, kabinnya nyaman, dan suspensinya menjadi salah satu daya tarik utama. Triton lebih terasa sebagai kendaraan yang mengutamakan ketangguhan, tetapi generasi 2015 sudah mengalami peningkatan besar dalam hal kenyamanan dibandingkan generasi sebelumnya.
Urusan konsumsi BBM juga menjadi pertimbangan penting ketika membeli mobil diesel bekas. Nissan Navara 2015 sebenarnya cukup menarik dalam hal efisiensi, meskipun hasilnya sangat bergantung pada varian, kondisi mesin, kondisi ban, beban, rute dan gaya mengemudi.
Dalam sebuah pengujian Navara NP300 2.5 otomatis, konsumsi mencapai sekitar 8,9 km/liter pada lalu lintas padat dengan kecepatan rata-rata 20 km/jam. Ketika digunakan di jalan raya dengan kecepatan rata-rata sekitar 89 km/jam, angkanya meningkat menjadi sekitar 12,9 km/liter.
Pengujian lain terhadap Navara NP300 mencatat rata-rata sekitar 9,4 km/liter dalam perjalanan yang dilakukan dengan gaya berkendara cukup agresif, sementara pada kondisi tertentu di jalan terbuka angka dapat mencapai sekitar 12,7 km/liter.
Artinya, untuk pemakaian normal, calon pembeli sebaiknya tidak terpaku pada satu angka konsumsi BBM karena kondisi setiap mobil bekas sudah berbeda.
Mitsubishi Triton 2015 juga tergolong cukup efisien untuk ukuran double cabin diesel. Pengujian Triton generasi tersebut di pasar lain mencatat sekitar 10,7 km/liter dalam kombinasi perjalanan kota dan luar kota, meski gaya berkendara saat pengujian cukup agresif.
Sebagai gambaran karakter mesin dan generasi Triton, pengujian Triton juga menunjukkan bahwa konsumsi sangat dipengaruhi rute dan cara mengemudi. Karena itu, angka konsumsi BBM pada mobil bekas sebaiknya dianggap sebagai kisaran, bukan jaminan.
Dalam penggunaan sehari-hari, Navara dan Triton sama-sama berpotensi memberikan konsumsi di kisaran yang cukup masuk akal untuk double cabin diesel apabila kondisinya sehat.
Mobil dengan injektor bermasalah, turbo tidak optimal, filter udara kotor, tekanan ban tidak sesuai atau kaki-kaki bermasalah tentu akan lebih boros. Begitu juga dengan mobil yang sering membawa beban berat atau digunakan dalam kemacetan.
Berbicara kapasitas bak, Nissan Navara 2015 memiliki ukuran bak sekitar 1.503 mm panjang, 1.560 mm lebar dan 474 mm tinggi. Ukuran ini membuat bak Navara cukup fleksibel untuk membawa berbagai barang kebutuhan rumah tangga, perlengkapan usaha maupun barang bawaan saat bepergian.
Baca Juga: Isuzu D-Max 2015 vs Mitsubishi Triton 2015, Siapa Lebih Unggul?
Mitsubishi Triton 2015 mempunyai bak dengan panjang sekitar 1.520 mm, lebar sekitar 1.470 mm dan tinggi sekitar 475 mm berdasarkan data spesifikasi generasi tersebut.
Dengan demikian, Triton sedikit lebih panjang di bagian bak, sedangkan Navara lebih lebar. Perbedaan ini memang tidak terlalu besar, tetapi dapat terasa ketika pengguna sering membawa barang dengan bentuk tertentu.
Kalau kebutuhan utama adalah membawa barang yang membutuhkan bidang lebih lebar, Navara memiliki keuntungan dari ukuran lebarnya. Sebaliknya, Triton mempunyai sedikit keunggulan dari sisi panjang bak. Untuk penggunaan keluarga atau membawa barang sehari-hari, keduanya sebenarnya sudah cukup memadai.
Bagian yang membuat Nissan Navara 2015 menarik justru ada pada handling dan suspensinya. Berbeda dari banyak double cabin yang memakai karakter suspensi belakang daun, NP300 Navara menggunakan suspensi belakang multi-link dengan coil spring.
Hasilnya, karakter bantingan Navara cenderung lebih nyaman ketika bak tidak membawa beban berat. Sebuah pengujian Navara mencatat handling, kenyamanan dan kemampuan bermanuvernya tergolong baik, termasuk ketika melewati jalan berlubang.
Keunggulan tersebut sangat terasa bagi masyarakat yang menggunakan double cabin bukan hanya untuk bekerja, tetapi juga untuk perjalanan keluarga. Ketika bak kosong, mobil tidak terasa terlalu memantul seperti sebagian kendaraan niaga dengan suspensi yang lebih keras. Posisi mengemudi juga memberikan pandangan yang tinggi sehingga membantu ketika menghadapi lalu lintas padat.
Mitsubishi Triton 2015 juga tidak bisa dianggap kalah dalam handling. Generasi ini mendapatkan peningkatan pada sistem suspensi dengan independent wishbone, coil spring dan telescopic shock absorber. Penyetelan tersebut membuat Triton lebih nyaman sekaligus lebih stabil dibandingkan karakter double cabin lama.
Untuk jalan rusak, tanah, tanjakan atau medan yang membutuhkan traksi, Triton mempunyai reputasi kuat. Sistem penggerak empat roda pada varian tertentu menjadi salah satu keunggulannya.
Sementara Navara juga menawarkan kemampuan 4WD yang membuatnya tidak hanya cocok untuk aspal, tetapi juga jalan dengan kondisi lebih berat.
Dari sisi fitur, Nissan Navara 2015 tergolong lengkap untuk ukuran mobil yang sudah berusia lebih dari 10 tahun. Beberapa fitur keselamatan yang tersedia antara lain ABS, EBD, Brake Assist, Vehicle Dynamic Control, Traction Control System, Hill Start Assist dan Hill Descent Control, tergantung varian. Fitur tersebut menjadi nilai tambah karena membantu pengemudi ketika melewati jalan licin, tanjakan maupun turunan.
Varian tertentu juga sudah memiliki head unit 7 inci dengan konektivitas Bluetooth, USB dan AUX, serta layar informasi di panel instrumen. Pada varian yang lebih tinggi tersedia fitur kenyamanan seperti jok kulit, pengaturan elektrik kursi pengemudi dan berbagai perangkat pendukung perjalanan.
Triton 2015 juga mempunyai perlengkapan keselamatan yang cukup baik. Mitsubishi mencatat adanya SRS airbag, immobilizer, collapse steering column, ABS dan EBD. Struktur sasisnya juga menggunakan konsep Reinforced Impact Evolution untuk membantu menyerap energi benturan.
Dengan usia kendaraan sekarang, fitur memang tidak boleh menjadi satu-satunya alasan membeli. Yang jauh lebih penting adalah memastikan semua perangkat elektronik masih bekerja.
Mobil yang sudah berumur 10 tahun bisa saja memiliki fitur lengkap, tetapi apabila sensor, sistem kelistrikan, AC atau perangkat multimedia bermasalah, biaya perbaikannya bisa cukup menguras kantong.
Untuk harga, Nissan Navara 2015 dan Mitsubishi Triton 2015 sekarang berada di pasar mobil bekas, sehingga harganya sangat tergantung varian, kondisi, lokasi, riwayat servis dan kilometer.
Sebagai gambaran, salah satu listing Nissan Navara 2.5 VL MT tahun 2015 pernah ditawarkan sekitar Rp325 juta dengan kilometer sekitar 80.000 km. Harga seperti ini bukan patokan mutlak harga pasar karena iklan mobil bekas dapat berubah dan kondisi setiap unit berbeda.
Untuk calon pembeli, jangan langsung tergoda unit dengan harga paling murah. Pada mobil diesel berusia lebih dari 10 tahun, selisih harga puluhan juta rupiah bisa habis apabila setelah membeli ternyata harus mengganti turbo, injektor, kopling, kaki-kaki, sistem pendingin, ban dan komponen lainnya.
Baca Juga: Toyota Hilux vs Mitsubishi Triton, Sama-sama Diesel Tangguh Tapi Ada Perbedaan yang Berbeda
Dalam hal purna jual, Mitsubishi Triton mempunyai keuntungan dari nama besar Mitsubishi di pasar kendaraan niaga Indonesia. Jaringan pengguna Triton juga cukup luas sehingga informasi mengenai perawatan dan bengkel relatif mudah ditemukan. Mitsubishi sendiri masih menyediakan jaringan dealer dan layanan untuk lini Triton sampai sekarang.
Nissan Navara juga mempunyai dukungan resmi Nissan, tetapi persepsi pasar terhadap purna jual double cabin Mitsubishi umumnya lebih kuat karena Triton telah lama dikenal sebagai kendaraan untuk kebutuhan kerja dan operasional.
Hal tersebut menjadi salah satu pertimbangan penting bagi masyarakat yang ingin memiliki mobil bekas untuk dipakai jangka panjang. Suku cadang menjadi poin yang tidak kalah penting.
Komponen fast moving seperti oli, filter, kampas rem, bearing dan beberapa komponen kaki-kaki relatif lebih mudah dicari untuk kedua mobil. Untuk komponen spesifik mesin diesel, turbo, injektor, sensor dan perangkat elektronik, pembeli sebaiknya memastikan terlebih dahulu harga dan ketersediaannya sebelum transaksi.
Triton mendapatkan nilai tambah dari popularitasnya di pasar kendaraan niaga. Banyak bengkel spesialis diesel yang memahami karakter mesin 4D56.
Navara juga memiliki bengkel spesialis yang cukup banyak, terutama di kota besar, tetapi untuk komponen tertentu sebaiknya tetap melakukan pengecekan ke bengkel resmi atau spesialis yang benar-benar memahami mesin YD25.
Soal durability, keduanya sebenarnya mampu memiliki umur panjang apabila perawatan dilakukan dengan benar. Mesin diesel modern tidak bisa diperlakukan seperti mesin diesel lama yang dianggap bebas perawatan. Sistem common-rail, turbocharger dan berbagai sensor membutuhkan bahan bakar berkualitas, pelumas yang sesuai serta interval servis yang disiplin.
Pada Navara 2015, pemeriksaan turbo, injektor, sistem pendingin, transmisi otomatis pada varian AT, sistem 4WD dan kaki-kaki menjadi hal penting. Khusus varian dengan suspensi belakang coil spring dan multi-link, kondisi bushing serta komponen link perlu diperiksa karena umur kendaraan sudah cukup panjang.
Pada Triton 2015, mesin 4D56 dikenal luas dan mempunyai sejarah penggunaan yang panjang. Namun, bukan berarti semua unit otomatis bebas masalah.
Kondisi turbo, injektor, sistem pendingin, kopling, transmisi, sistem 4WD dan kaki-kaki tetap harus diperiksa. Mitsubishi sendiri mencatat karakter 4D56 VGT sebagai salah satu kekuatan Triton generasi 2015.
Lalu, Nissan Navara 2015 vs Mitsubishi Triton 2015, mana yang lebih cocok untuk masyarakat umum?
Kalau prioritas utama adalah kenyamanan berkendara, tenaga besar dan mobil yang sering digunakan di jalan aspal bersama keluarga, Nissan Navara 2015 layak mendapatkan perhatian lebih. Tenaga 190 hp dan torsi 450 Nm pada varian high power memberikan performa yang sangat kuat. Suspensi belakang coil spring juga membuat karakter berkendaranya terasa lebih nyaman ketika bak kosong.
Namun, jika prioritasnya adalah kendaraan serbaguna yang lebih dekat dengan kebutuhan kerja, medan berat, kemudahan mencari bengkel spesialis dan reputasi kendaraan niaga, Mitsubishi Triton 2015 menjadi pilihan yang sangat masuk akal.
Mesin 4D56 VGT dengan tenaga hingga 176 hp dan torsi sekitar 400 Nm sudah lebih dari cukup untuk penggunaan sehari-hari maupun membawa muatan.
Untuk konsumsi BBM, keduanya relatif berimbang dan tidak ada pemenang mutlak. Kondisi unit bekas justru jauh lebih menentukan. Navara yang terawat bisa lebih irit daripada Triton yang injektornya sudah lemah, begitu juga sebaliknya. Jangan membeli hanya berdasarkan angka konsumsi BBM dari internet.
Baca Juga: Sesama Diesel, Mitsubishi Triton atau Ford Ranger 2010, Siapa Lebih Tangguh?
Begitu pula dengan durability. Mobil berusia 10 tahun tidak bisa dinilai hanya berdasarkan merek. Unit dengan riwayat servis jelas, mesin sehat dan tidak pernah mengalami kerusakan berat jauh lebih berharga daripada unit yang tampak mulus tetapi riwayat perawatannya tidak jelas.
Sebelum membeli Navara 2015 maupun Triton 2015, calon pembeli sebaiknya melakukan test drive saat mesin dingin dan panas. Perhatikan suara mesin, asap knalpot, respons turbo, perpindahan transmisi, temperatur mesin, getaran ketika idle, bunyi kaki-kaki, fungsi AC, kelistrikan, rem, sistem 4WD dan kondisi ban. Jika memungkinkan, lakukan pemeriksaan menggunakan scanner dan minta mekanik memeriksa kondisi mesin serta kaki-kaki.
Jangan lupa mengecek nomor rangka dan nomor mesin, kelengkapan dokumen, riwayat servis, pajak serta status kendaraan. Mobil bekas yang memiliki catatan perawatan jelas biasanya lebih mudah dipertanggungjawabkan dibandingkan unit yang hanya mengandalkan tampilan eksterior.
Pada akhirnya, Nissan Navara 2015 dan Mitsubishi Triton 2015 sama-sama menarik, tetapi menawarkan kelebihan yang berbeda. Navara lebih menonjol pada tenaga, kenyamanan dan karakter berkendara yang lebih mendekati mobil penumpang. Triton lebih menonjol pada ketangguhan, karakter kendaraan kerja, kemampuan medan berat dan dukungan ekosistem Mitsubishi yang kuat di Indonesia.
Jika Anda mencari double cabin bekas untuk penggunaan keluarga, perjalanan luar kota dan sesekali membawa barang, Navara 2015 bisa menjadi pilihan menarik.
Tetapi jika mobil akan lebih sering digunakan untuk aktivitas usaha, membawa barang, melewati jalan rusak atau membutuhkan kendaraan yang terasa siap diajak bekerja keras, Triton 2015 layak diprioritaskan.
Yang paling penting, jangan memilih hanya karena merek atau harga murah. Pada mobil bekas seusia Navara dan Triton 2015, kondisi unit adalah raja.
Lebih baik membayar sedikit lebih mahal untuk mendapatkan mobil dengan mesin sehat, transmisi bagus, kaki-kaki terawat dan riwayat servis jelas daripada mengejar harga murah tetapi harus mengeluarkan biaya besar setelah mobil berada di rumah.
Jadi, bila pertanyaannya adalah Navara 2015 vs Triton 2015 mana yang lebih bagus, jawabannya kembali kepada kebutuhan. Navara unggul dalam performa dan kenyamanan, sedangkan Triton unggul sebagai kendaraan serbaguna yang tangguh dan berorientasi kerja.
Untuk masyarakat umum yang menginginkan satu mobil untuk keluarga sekaligus aktivitas sehari-hari, keduanya masih layak dipertimbangkan selama mendapatkan unit yang benar-benar sehat.
Referensi spesifikasi dan pengujian yang digunakan dalam pembahasan ini berasal dari Nissan Indonesia, Mitsubishi Motors Indonesia serta sejumlah hasil pengujian otomotif yang mencatat performa, konsumsi BBM dan karakter berkendara kedua model. Data konsumsi merupakan hasil pengujian pada kondisi tertentu sehingga tidak dapat dianggap sebagai angka pasti untuk setiap mobil bekas.(dka)
Editor : Baskoro Septiadi