Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

5 Tips Cerdas Membeli Honda Supra Bekas Berkualitas, Cek Mesin hingga Keaslian STNK Sebelum Deal

Sulistiono • Rabu, 15 Juli 2026 | 10:14 WIB
Ilustrasi AI.
Ilustrasi AI.

 

RADARSEMARANG.ID - Salah satu produk  Astra Honda Motor (AHM) yang hingga kini masih dihati masyarakat Indonesia adalah  Honda Supra baik seri lawas maupun terbaru yang diluncurkan Honda Supra X 125 2026. 

Khusus di pasar motor bekas, Honda Supra masih menjadi salah satu motor bebek yang paling banyak diburu di pasar kendaraan roda dua. Hal itu tidak berlebihan, karena Honda Supra selama ini  dikenal irit bahan bakar,  tangguh, minim perawatan, serta memiliki harga jual kembali yang stabil.

Namun, membeli Honda Supra bekas tidak boleh dilakukan secara terburu-buru.

Calon pembeli perlu memeriksa kondisi mesin, transmisi, rangka, hingga kelengkapan dokumen kendaraan untuk memastikan motor masih layak pakai dan tidak menyimpan kerusakan tersembunyi.

Dengan melakukan pengecekan secara teliti, pembeli dapat memperoleh Honda Supra bekas berkualitas yang siap digunakan sebagai kendaraan harian dalam jangka panjang.

Baca Juga: Honda Supra vs Motor Matik: Mana yang Lebih Irit dan Awet?

Tips Cerdas Membeli Honda Supra Bekas Berkualitas

Jika Anda memutuskan untuk meminang Honda Supra bekas sebagai kendaraan harian yang ekonomis, jangan terburu-buru. Lakukan pemeriksaan mendalam pada poin-poin berikut agar tidak tertipu:

1. Dengarkan Suara Mesin saat Dingin

Mintalah penjual untuk tidak menyalakan mesin sebelum Anda datang. Saat mesin dinyalakan pertama kali dalam kondisi dingin, dengarkan baik-baik. Jika terdengar suara ketukan kasar atau gemercik (bisa jadi rantai keteng atau piston aus), sebaiknya cari unit lain.

2. Cek Kondisi Perpindahan Gigi (Transmisi)

Lakukan test ride dan rasakan perpindahan giginya dari 1 hingga 4. Pastikan perpindahan gigi terasa halus dan tidak keras. Waspadai jika gigi sering "loncat" atau kembali ke posisi netral dengan sendirinya, karena itu tanda kerusakan pada komponen gearbox.

Baca Juga: Alasan Honda Supra Masih Merajai Jalanan Indonesia, Motor Bebek Legendaris yang Tak Lekang oleh Waktu

3. Periksa Kekokohan Rangka dan Suspensi

Honda Supra terkenal dengan sasisnya yang kuat. Namun, Anda tetap wajib memeriksa area bawah rangka untuk memastikan tidak ada keretakan atau karat parah akibat banjir.

Tekan suspensi depan dan belakang untuk memastikan tidak ada kebocoran oli pada seal shockbreaker.

4. Amati Asap Knalpot

Geber gas dalam posisi netral dan lihat ujung knalpotnya. Jika keluar asap putih, itu pertanda oli mesin ikut terbakar akibat ring piston yang sudah lemah atau blok silinder yang baret.

Baca Juga: Siapa Pesaing Terberat Honda Supra X 125 di 2026? Ini Rival Abadinya!

Perbaikan ini membutuhkan biaya turun mesin yang cukup menguras dompet.5. Validasi Keaslian Dokumen (STNK & BPKB)

Pastikan nomor rangka dan nomor mesin yang tertera di motor cocok dengan yang tertulis di STNK dan BPKB. Pilih unit dengan pajak hidup agar Anda tidak perlu mengeluarkan biaya ekstra untuk denda dan proses balik nama yang rumit.

Dengan menerapkan tips memilih unit bekas di atas, Anda bisa mendapatkan "motor badak" berperforma prima yang siap diandalkan selama bertahun-tahun ke depan. (sls)

Editor : Baskoro Septiadi
MotorBebek hondasupra HondaSupraBekas TipsBeliMotorBekas MotorBekas