Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Honda Supra vs Motor Matik: Mana yang Lebih Irit dan Awet?

Sulistiono
Penulis: Sulistiono❯
Ilustrasi AI.
Ilustrasi AI.

Advertisement

 

RADARSEMARANG.ID - Dalam dua dekade terakhir, tren pasar selera masyarakat Indonesia terhadap kendaraan roda dua, bergeser dari motor manual ke skuter matik (skutik).

Skutik dipilih konsumen karena kepraktisannya tanpa oper gigi. Meski begitu, eksistensi Honda Supra sebagai motor bebek legendaris tidak pernah benar-benar padam.

Advertisement

Masih banyak konsumen di tanah air yang tetap memilih setia dengan Honda Supra sebagai kendaraan harian mereka. Lantas, jika diadu untuk kebutuhan operasional sehari-hari, mana yang lebih unggul antara Honda Supra dan motor matik modern?

RadarSemarang mencoba mengulik komparasi dan panduan lengkap membeli unit bekasnya agar Anda mendapatkan motor terbaik. Honda Supra vs Motor Matik: Duel Efisiensi dan Durabilitas

Advertisement

1. Efisiensi Bahan Bakar (Konsumsi BBM)

  • Honda Supra: Menggunakan sistem transmisi manual dengan rantai, transfer tenaga dari mesin ke roda jauh lebih efisien tanpa banyak energi yang terbuang. Ditambah teknologi injeksi PGM-FI, Supra konsisten mencatatkan angka konsumsi BBM di atas 60 km/liter.
  • Motor Matik: Mengandalkan sistem transmisi CVT yang menggunakan v-belt. Gesekan pada komponen CVT membuat konsumsi bahan bakar motor matik cenderung lebih boros dibandingkan motor bebek, terutama saat menghadapi rute menanjak atau stop-and-go di kemacetan.

2. Biaya Perawatan Jangka Panjang

  • Honda Supra: Komponen yang perlu diganti secara berkala umumnya hanya oli mesin, rantai, dan piringan rem. Biaya penggantian rantai jauh lebih murah dan memiliki masa pakai yang sangat lama.
  • Motor Matik: Pemilik harus melakukan servis rutin dua area sekaligus, yaitu mesin dan bak CVT. Komponen seperti v-belt, roller, dan oli gardan wajib diganti secara berkala. Jika CVT bermasalah, biaya perbaikannya jauh lebih menguras kantong.

3. Ketangguhan di Medan Jalan

  • Honda Supra: Berkat diameter roda yang besar (17 inci), Supra sangat stabil saat melewati jalan berlubang, genangan air banjir, maupun jalur perdesaan yang belum beraspal. Engine brake dari transmisi manualnya juga sangat membantu saat melewati turunan curam.
  • Motor Matik: Mayoritas matik menggunakan roda berukuran kecil (12-14 inci) yang membuatnya lebih sensitif terhadap lubang jalan. Ketiadaan engine brake yang kuat juga menuntut pengendara ekstra waspada dan bergantung penuh pada rem saat jalan menurun.

Dengan melihat komparasi itu, memang motor matik menawarkan kenyamanan instan tanpa repot, tapi Honda Supra tetap menjadi pemenang mutlak dalam hal durabilitas, keiritan, dan murahnya biaya perawatan jangka panjang.

Tapi lagi-lagi keputusan ada ditangan anda, apakah akan memilih motor skutik atau motor manual, Honda Supra?. (sls)

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar SemarangIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Berapa Biaya Bensin Motor Matic Sebulan? Ini Simulasi untuk Pekerja Bergaji UMR

Berapa Biaya Bensin Motor Matic Sebulan? Ini Simulasi untuk Pekerja Bergaji UMR

Meta deskripsi: Berapa biaya bensin motor matic per bulan untuk pekerja bergaji UMR? Simak simulasi jarak 10–50 km per hari, konsumsi BBM, dan anggaran Pertalite terbaru.

Suzuki Address Motor Irit dan Awet, Mengapa Kurang Laku di Indonesia?

Suzuki Address Motor Irit dan Awet, Mengapa Kurang Laku di Indonesia?

Suzuki Address dikenal irit, praktis, dan punya mesin yang tangguh. Namun, mengapa skutik ini kurang populer dibanding Honda BeAT? Ini sejumlah faktor yang menarik dibahas.

Daftar Harga 5 Varian Yamaha Fazzio Bulan Oktober 2026, Termahal Varian Starry Night Rp25 Juta

Daftar Harga 5 Varian Yamaha Fazzio Bulan Oktober 2026, Termahal Varian Starry Night Rp25 Juta

Harga Yamaha Fazzio Oktober 2026 mulai Rp22.820.000 Simak daftar harga Fazzio Hybrid, Neo, Lux, Sunset Blue hingga Starry Night.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer