RADARSEMARANG.ID – Membeli mobil bekas bisa menjadi solusi cerdas untuk memiliki kendaraan impian dengan harga yang lebih terjangkau. Namun, bagi Anda yang baru pertama kali membeli mobil, jangan sampai terpikat hanya karena tampilan luar yang masih mengilap dan terlihat seperti baru.
Faktanya, banyak calon pembeli lebih fokus pada kondisi eksterior ketimbang memeriksa kesehatan komponen utama kendaraan. Padahal, bodi yang mulus belum tentu sejalan dengan performa mesin maupun kondisi komponen penting lainnya.
Agar tidak menyesal setelah transaksi dan terhindar dari biaya perbaikan yang menguras kantong, ada beberapa bagian yang wajib diperiksa sebelum memutuskan membawa pulang mobil bekas incaran.
Berikut enam komponen penting yang tidak boleh luput dari perhatian:
1. Mesin, Jantung Kendaraan yang Wajib Dicek
Mesin merupakan bagian paling vital dari sebuah mobil. Jangan hanya mendengarkan suara mesin sekilas atau melihat ruang mesin yang bersih.
Untuk mobil berteknologi injeksi, sebaiknya lakukan pengecekan menggunakan alat engine diagnostic di bengkel resmi maupun bengkel umum yang memiliki perangkat pembaca ECU.
Memang ada biaya tambahan untuk pemeriksaan ini, tetapi langkah tersebut jauh lebih murah dibanding harus menanggung biaya perbaikan mesin setelah mobil dibeli.
Melalui pemeriksaan ECU, kondisi mesin dan berbagai sistem elektronik kendaraan dapat diketahui secara lebih akurat, termasuk potensi kerusakan yang belum terlihat secara kasat mata.
2. Waspadai Kebocoran Oli
Saat melihat mobil, sempatkan memeriksa bagian bawah mesin dan kolong kendaraan.
Jika terdapat rembesan atau tetesan oli, hal itu bisa menjadi pertanda adanya kerusakan pada paking, seal, atau komponen mesin lainnya yang sudah aus.
Semakin banyak rembesan oli yang ditemukan, semakin besar pula kemungkinan adanya masalah yang membutuhkan biaya perbaikan tidak sedikit.
3. Jangan Lupakan Kondisi Aki
Aki yang mulai lemah sering kali tidak disadari saat inspeksi singkat.
Cara mudah mengeceknya adalah dengan menyalakan mesin beberapa kali. Jika starter terasa berat, lambat, atau mesin sulit hidup, bisa jadi kondisi aki sudah menurun dan perlu segera diganti.
Meski terlihat sepele, aki yang bermasalah dapat mengganggu kenyamanan penggunaan mobil sehari-hari.
4. Pastikan AC Masih Dingin dan Normal
Di negara beriklim tropis seperti Indonesia, AC bukan lagi sekadar fitur tambahan, melainkan kebutuhan utama saat berkendara.
Nyalakan AC dan rasakan performanya. Jika udara yang keluar kurang dingin, kemungkinan freon mulai berkurang atau terdapat masalah pada sistem pendingin.
Perhatikan juga jika muncul bau tidak sedap dari ventilasi. Kondisi ini bisa menjadi indikasi evaporator kotor atau sistem AC membutuhkan perawatan.
Pengecekan tambahan dapat dilakukan melalui sight glass di ruang mesin. Saat mesin dan AC menyala dalam kondisi idle, kaca tersebut seharusnya tampak bening. Jika muncul gelembung udara, ada kemungkinan freon berkurang akibat kebocoran.
Jangan lupa memeriksa kondisi sabuk penggerak kompresor AC dan alternator. Pastikan tidak retak, getas, atau aus.
Baca Juga: Ramai Ditanyakan Warga, Begini Ketentuan SIM untuk Pengendara Motor Listrik
5. Kaki-kaki, Sumber Kenyamanan Berkendara
Banyak pembeli mobil bekas terlalu fokus pada mesin hingga lupa memeriksa kaki-kaki kendaraan.
Padahal, komponen ini sangat menentukan kenyamanan dan kestabilan saat mobil digunakan.
Periksa kondisi karet suspensi, tie rod, ball joint, hingga komponen kemudi lainnya. Pastikan tidak ada bagian yang aus, longgar, atau bengkok.
Kerusakan pada sektor kaki-kaki cukup sering ditemukan pada mobil yang sering melewati jalan rusak atau berlubang.
6. Ban, Jangan Hanya Lihat Tebalnya
Ban merupakan satu-satunya bagian mobil yang bersentuhan langsung dengan jalan. Karena itu, kondisinya wajib mendapat perhatian khusus.
Selain memeriksa ketebalan tapak, perhatikan apakah terjadi keausan yang tidak merata. Keausan seperti ini bisa menjadi tanda adanya masalah pada spooring atau kaki-kaki kendaraan.
Periksa pula dinding ban untuk memastikan tidak ada benjolan yang berpotensi membahayakan saat digunakan.
Jangan lupa melihat Tire Wear Indicator (TWI) untuk mengetahui apakah ban masih layak pakai atau sudah waktunya diganti.
Jangan Terburu-buru Ambil Keputusan
Membeli mobil bekas membutuhkan ketelitian ekstra. Jangan tergesa-gesa hanya karena tergiur harga murah atau tampilan luar yang masih mulus.
Luangkan waktu untuk memeriksa enam bagian penting tersebut agar Anda mendapatkan mobil bekas berkualitas, nyaman digunakan, dan terhindar dari biaya perbaikan besar setelah transaksi.
Ingat, mobil bekas yang sehat bukan yang paling kinclong, melainkan yang kondisinya benar-benar terawat.
Editor : Baskoro Septiadi