Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

BYD Tech Culture Fest 2026 Hadir di Semarang, Perkenalkan Inovasi Kendaraan Elektrifikasi dan Dorong Transformasi Mobilitas Masa Depan

Adrianto Ismawan • Kamis, 18 Juni 2026 | 10:06 WIB

 

BYD Tech Culture Fest 2026 yang resmi dibuka di Plaza Gajah Mada, kawasan Simpang Lima, Kota Semarang, Rabu (17/6/2026).
BYD Tech Culture Fest 2026 yang resmi dibuka di Plaza Gajah Mada, kawasan Simpang Lima, Kota Semarang, Rabu (17/6/2026).

 

RADARSEMARANG.ID, SEMARANG – PT BYD Motor Indonesia kembali melanjutkan rangkaian kegiatan edukasi teknologi otomotif melalui penyelenggaraan BYD Tech Culture Fest 2026 yang resmi dibuka di Plaza Gajah Mada, kawasan Simpang Lima, Kota Semarang, Rabu (17/6/2026). 

Setelah sukses menarik perhatian masyarakat di Jakarta dan Medan, ajang tersebut kini menyapa warga Jawa Tengah selama lima hari, mulai 17 hingga 21 Juni 2026.

Kegiatan ini menjadi wadah bagi masyarakat untuk mengenal lebih dekat perkembangan teknologi kendaraan elektrifikasi yang terus berkembang pesat. 

Baca Juga: BYD M6 Dual Mode Unjuk Kemampuan di Tol Trans Jawa, Tawarkan Solusi Transisi Menuju Era Kendaraan Elektrifikasi

Tidak hanya menghadirkan pameran kendaraan, BYD juga memberikan kesempatan kepada pengunjung untuk merasakan secara langsung berbagai inovasi teknologi yang menjadi andalan perusahaan dalam mendukung masa depan transportasi yang lebih ramah lingkungan.

Pembukaan BYD Tech Culture Fest 2026 ditandai dengan prosesi pemukulan gong secara simbolis oleh Presiden Direktur PT BYD Motor Indonesia, Eagle Zhao, bersama Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Semarang, Puput Widhiatmoko Hadinugroho.

Dalam sambutannya, Eagle Zhao menegaskan bahwa Jawa Tengah, khususnya Kota Semarang, memiliki peran strategis dalam pengembangan ekosistem kendaraan listrik di Indonesia. 

Baca Juga: Jaga Keandalan Listrik Jelang Idul Adha, PLN UPT Semarang Lakukan Corrective Maintenance di GI 150 KV Kaliwungu

Menurutnya, minat masyarakat terhadap kendaraan elektrifikasi di wilayah tersebut mengalami peningkatan yang cukup signifikan dalam beberapa tahun terakhir.

Ia mengungkapkan bahwa tingkat adopsi kendaraan listrik di Jawa Tengah menunjukkan tren pertumbuhan yang positif. 

Jika pada tahun sebelumnya angkanya masih berada di kisaran 2 persen, saat ini telah meningkat hingga sekitar 8 persen. 

Peningkatan tersebut dinilai menjadi indikator semakin tingginya kesadaran masyarakat terhadap penggunaan kendaraan yang lebih efisien dan berkelanjutan.

“Perkembangan ini menunjukkan bahwa masyarakat semakin terbuka terhadap teknologi kendaraan elektrifikasi. Minat yang terus meningkat menjadi sinyal positif bagi pertumbuhan industri kendaraan listrik di Indonesia,” ujarnya.

Selama penyelenggaraan acara, pengunjung dapat menikmati berbagai zona interaktif yang dirancang untuk memberikan pengalaman edukatif sekaligus hiburan. 

Sejumlah area yang menjadi daya tarik antara lain Technology Zone, Exhibition Display, Monster Truck Area, serta Test Drive Area yang memungkinkan masyarakat merasakan langsung performa kendaraan BYD.

Melalui berbagai zona tersebut, BYD memperkenalkan sejumlah teknologi unggulan yang telah dikembangkan perusahaan, termasuk Blade Battery, e-Platform 3.0, dan teknologi plug-in hybrid DM-i. 

Teknologi-teknologi tersebut menjadi bagian dari strategi perusahaan dalam menghadirkan kendaraan yang lebih aman, efisien, dan sesuai dengan kebutuhan mobilitas modern.

Baca Juga: BYD ATTO 1 Resmi Hadir di Semarang, Tawarkan Efisiensi, Kenyamanan, dan Performa Andal di Berbagai Medan

Eagle Zhao menjelaskan bahwa DM-i bukan sekadar teknologi yang digunakan pada satu model kendaraan tertentu. Platform tersebut dirancang untuk menjadi fondasi berbagai model kendaraan BYD di masa mendatang.

Menurutnya, perusahaan berencana memperluas penerapan platform DM-i pada lebih banyak produk guna menjawab kebutuhan konsumen Indonesia yang semakin beragam. 

Dengan demikian, masyarakat akan memiliki lebih banyak pilihan kendaraan elektrifikasi yang sesuai dengan karakteristik penggunaan dan preferensi masing-masing.

Selain fokus pada pengembangan teknologi, BYD juga terus memperkuat jaringan bisnisnya di Indonesia. 

Perusahaan menargetkan pembangunan sekitar 100 showroom yang tersebar hingga ke kota-kota tingkat kedua dan ketiga. 

Langkah tersebut dilakukan untuk memperluas akses masyarakat terhadap kendaraan elektrifikasi sekaligus memperkuat layanan purna jual.

Ekspansi jaringan tersebut dinilai penting dalam mendukung percepatan adopsi kendaraan listrik secara nasional. 

Kehadiran showroom dan layanan yang lebih dekat dengan konsumen diharapkan mampu meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap penggunaan kendaraan elektrifikasi sebagai pilihan transportasi sehari-hari.

Lebih lanjut, Eagle menilai bahwa kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) turut menjadi salah satu faktor yang mendorong masyarakat mulai mempertimbangkan peralihan ke kendaraan elektrifikasi. 

Pertimbangan efisiensi biaya operasional menjadi alasan utama banyak pengguna kendaraan konvensional beralih ke teknologi yang lebih hemat energi.

Ia menyebutkan bahwa sebagian besar konsumen yang melakukan pemesanan kendaraan BYD saat ini berasal dari pengguna kendaraan berbahan bakar fosil yang ingin mendapatkan biaya penggunaan yang lebih rendah dalam jangka panjang.

“Banyak konsumen yang mulai beralih karena melihat kendaraan elektrifikasi menawarkan efisiensi yang lebih baik dibandingkan kendaraan konvensional, terutama dari sisi biaya operasional,” jelasnya.

Baca Juga: BYD Seagull Mobil Listrik Seharga Rp 200 juta Segera Hadir di Pasar Lokal

Sementara itu, Pemerintah Kota Semarang memberikan apresiasi terhadap penyelenggaraan BYD Tech Culture Fest 2026. 

Kepala DPMPTSP Kota Semarang, Puput Widhiatmoko Hadinugroho, menilai kendaraan listrik merupakan bagian penting dari transformasi sistem transportasi perkotaan menuju mobilitas yang lebih bersih, modern, dan berkelanjutan.

Menurutnya, kehadiran ajang seperti BYD Tech Culture Fest memberikan manfaat besar bagi masyarakat karena membuka kesempatan untuk melihat secara langsung perkembangan teknologi kendaraan elektrifikasi yang kini menjadi tren global.

“Melalui kegiatan ini, masyarakat dapat memperoleh pemahaman yang lebih luas mengenai perkembangan teknologi kendaraan listrik serta arah perubahan transportasi di masa depan yang semakin mengedepankan efisiensi dan keberlanjutan,” katanya. ***

Editor : Tasropi
#BYD Tech Culture Fest #kendaraan listrik