RADARSEMARANG.ID — Pemerintah memutuskan untuk mengalihkan agenda rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2026 ke tahun 2027.
Pengalihan ini dipicu oleh proses birokrasi dan penyelarasan anggaran fiskal yang sangat ketat di berbagai instansi negara.
Meski mengalami pergeseran jadwal, seleksi CPNS 2027 diproyeksikan akan membuka formasi besar-besaran.
Langkah ini diambil secara mendesak untuk menutupi kekosongan jabatan akibat adanya sekitar 160.000 PNS yang pensiun.
Baca Juga: Guru Honorer Lebih dari 5 Tahun Diprioritaskan Jadi ASN di CPNS 2027
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), Rini Widyantini, memastikan persiapan program rekrutmen ini sedang berjalan.
"CPNS tentunya nanti saya, nanti kita tunggu, ya, informasinya selanjutnya, ya," ujar Rini saat ditemui di Taman Kota Peruri, Jakarta. Ia mengimbau agar calon peserta bersabar menunggu pengumuman regulasi resmi.
Alasan Pengalihan dan Target Formasi CPNS 2027
Penataan ulang tata kelola abdi negara ini memerlukan perhitungan matang lintas kementerian. Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, menyebutkan bahwa pemetaan detail formasi harus disesuaikan dengan daya dukung anggaran negara.
Baca Juga: Guru Honorer Lebih dari 5 Tahun Diprioritaskan Jadi ASN di CPNS 2027
"Semua harus dihitung. Berapa yang kita membutuhkan guru-guru, termasuk juga mata pelajarannya apa saja, semua detail, dan termasuk terutama juga berkenaan dengan kemampuan kita di dalam anggaran atau fiskal yang kita miliki," jelas Prasetyo.
Selain mengisi kekosongan 160 ribu posisi PNS yang pensiun, fokus utama rekrutmen ini dialokasikan untuk:
• Pengangkatan Guru PPPK ke PNS: Sebanyak 139.000 kuota disiapkan khusus bagi guru PPPK (paruh waktu dan penuh waktu) agar bisa beralih status menjadi PNS.
• Akomodasi Guru Kemenag & TK: Formasi ini dipastikan merangkul para tenaga pengajar di lingkungan madrasah negeri dan guru Taman Kanak-Kanak (TK).
Baca Juga: Guru Honorer Lebih dari 5 Tahun Diprioritaskan Jadi ASN di CPNS 2027
Bocoran Prediksi Jadwal SSCASN BKN 2027
Berdasarkan pola seleksi nasional pada periode sebelumnya, berikut adalah estimasi linimasa tahapan CPNS 2027 yang perlu diantisipasi pelamar:
- Januari 2027: Pengumuman resmi rincian formasi dari instansi pusat dan daerah.
- Februari – Maret 2027: Pembukaan pendaftaran online terintegrasi melalui portal SSCASN BKN.
- April 2027: Verifikasi berkas dan pengumuman hasil seleksi administrasi.
- Mei 2027: Pelaksanaan ujian tertulis berbasis Computer Assisted Test (CAT).
- Agustus – Desember 2027: Pengumuman kelulusan akhir serta proses penetapan Nomor Induk Pegawai (NIP).
Baca Juga: Guru Honorer Lebih dari 5 Tahun Diprioritaskan Jadi ASN di CPNS 2027
Syarat Dasar Pendaftaran Seleksi CASN
Bagi lulusan baru (fresh graduate) maupun tenaga honorer yang bersiap mendaftar, berikut syarat umum yang wajib dipenuhi berdasarkan ketentuan Badan Kepegawaian Negara (BKN):
1. Warga Negara Indonesia (WNI) yang memenuhi syarat integritas.
2. Usia minimal 18 tahun dan maksimal 35 tahun saat melamar.
Baca Juga: Guru Honorer Lebih dari 5 Tahun Diprioritaskan Jadi ASN di CPNS 2027
3. Tidak memiliki rekam jejak pidana penjara atau diberhentikan tidak hormat secara kedinasan.
4. Kualifikasi pendidikan/ijazah wajib linier dengan posisi jabatan yang dibuka.
5. Hanya diperbolehkan memilih 1 instansi dan 1 formasi jabatan dalam satu periode pendaftaran.
Baca Juga: Guru Honorer Lebih dari 5 Tahun Diprioritaskan Jadi ASN di CPNS 2027
Calon pelamar diminta tetap waspada terhadap modus penipuan atau hoaks jadwal pendaftaran.
Informasi valid mengenai regulasi dan tanggal pembukaan hanya akan dirilis secara resmi melalui situs KemenPANRB dan BKN. (fal)
Editor : Baskoro Septiadi