RADARSEMARANG.ID, Semarang - Guna mewujudkan peran dan kontribusi sebagai pahlawan masa kini, PLN Unit Pelaksana Transmisi (UPT) Semarang menegaskan komitmennya menjaga keandalan sistem kelistrikan di Jawa Tengah (Jateng).
Hal ini sekaligus untuk memperingati Hari Pahlawan tahun 2025.
Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) berupa penanaman pohon unggul serta pengembangan peternakan kambing bagi masyarakat yang berada di bawah jalur Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET) Pemalang–Ungaran.
UPT Semarang hadir sebagai garda terdepan dalam pemberdayaan masyarakat, sekaligus memastikan Right of Way (ROW) tetap aman sehingga jaringan transmisi dan gardu induk dapat beroperasi optimal.
Dengan keandalan sistem yang terjaga, pelanggan dapat menikmati pasokan listrik yang stabil.
Program TJSL ini meliputi dua kegiatan utama, yakni pengembangan peternakan kambing bagi petani di sekitar jalur SUTET, serta penanaman pohon unggul dan langka seperti durian, alpukat, dan kaliandra.
Jenis-jenis pohon tersebut dipilih karena memiliki nilai ekologis dan ekonomis tinggi, sekaligus lebih aman bagi infrastruktur jaringan listrik dibandingkan tanaman cepat tumbuh seperti sengon.
Melalui kegiatan ini, PLN bersama Universitas Negeri Semarang (Unnes) berupaya membangun ekosistem ekonomi yang produktif, ramah lingkungan, dan mendukung keandalan sistem kelistrikan nasional.
General Manager PLN Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Tengah (UIT JBT) Handy Wihartady mendukung penuh inisiatif dari program tersebut, karena mendukung keandalan listrik melalui perubahan pola tanam dari tanaman tinggi ke pohon unggul yang lebih aman bagi jalur ROW.
“Kolaborasi dengan akademisi UNNES menjadi langkah penting dalam memastikan program CSR ini berorientasi ilmiah dan berkelanjutan. Semangat ini dapat menjadi Langkah kongkret untuk mewujudkan peran dan kontribusi sebagai pahlawan masa kini,” tegasnya.
Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Unnes, Prof. Zaenuri juga turut mengapresiasi kolaborasi ini sebagai wujud nyata implementasi visi UNNES sebagai Universitas Berwawasan Konservasi.
“Kegiatan seperti ini menegaskan bahwa kolaborasi akademik dan industri mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat dan lingkungan,” ujarnya.
Di sisi lain, Manager PLN UPT Semarang Achmad Ridwan juga turut menyampaikan bahwa program ini memberikan manfaat ekologis maupun ekonomis bagi masyarakat.
“Dari sisi lingkungan, penanaman pohon unggul dan langka membantu konservasi serta penataan kawasan di bawah jalur SUTET. Sementara dari sisi ekonomi, hasil pertanian dan peternakan diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar,” tambahnya.
Melalui langkah ini, PLN UPT Semarang memperkuat komitmennya untuk menjaga keandalan pasokan listrik bagi masyarakat, mendukung aktivitas sosial dan ekonomi, serta mendorong pertumbuhan berkelanjutan di wilayah Jawa Tengah. (*/ida)
Editor : Ida Nor Layla