Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Tren Tari Pacu Jalur Ditirukan Wapres Gibran Rakabuming Raka hingga Pemain Sepakbola Luar Negeri

Falakhudin • Selasa, 8 Juli 2025 | 12:04 WIB
Tren Tari Pacu Jalur Ditirukan Wapres Gibran Hingga Pemain Sepakbola Luar Negeri
Tren Tari Pacu Jalur Ditirukan Wapres Gibran Hingga Pemain Sepakbola Luar Negeri

 

 

RADARSEMARANG. ID — Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka mengunggah konten soal pacu jalur yang tengah ramai diperbincangkan belakangan.

Pacu jalur merupakan perlombaan tradisional dayung perahu khas Rantau Kuantan, Riau.

Gibran mengunggah konten itu di akun Instagram-nya @gibran_rakabuming.

 

Video pendek itu berisikan anak yang tengah menari di ujung sampan yang sedang berlomba.

“Siapa sangka, dari tepian Kuantan Singingi, semangat Pacu Jalur bisa mengalir hingga ke jagat digital dunia,” tulis Gibran.

Gibran menyampaikan tarian di Pacu Jalur ini turut memengaruhi berbagai sosok di dunia.

 

Mulai dari pemain bola kelas dunia hingga influencer global.

Ia menyebut pacu jalur ini berpotensi membawa keuntungan bagi Indonesia, pacu jalur bisa menjadi salah satu kekuatan diplomasi budaya di era digital.

“Di mana konten mampu menjadi jembatan, memperkenalkan kearifan lokal Indonesia ke mata dunia,” ujarnya.

Inilah yang terjadi pada Pacu Jalur, lomba balap perahu tradisional asal Kuantan Singingi Kuansing, Riau.

Semula pacu jalur hanyalah festival budaya lokal yang meriah, identik dengan semangat gotong royong dan keindahan sungai di Riau.

 

Namun, dalam beberapa minggu terakhir, festival ini mendadak viral di TikTok berkat atraksi “Si Tukang Tari” yang menari heboh di ujung perahu.

Salah satu daya tarik utama pacu jalur adalah kehadiran tukang tari, sosok yang berdiri di ujung perahu sambil menari energik untuk menyemangati para pendayung.

Aksi lincah dan lucu ini membuat netizen jatuh hati, bahkan menjadi konten trending dengan jutaan views di TikTok dan media sosial lainnya.

Viralnya pacu jalur tak hanya menghibur, tetapi juga membawa dampak nyata.

Klub sepak bola raksasa dunia seperti Paris Saint Germain (PSG) dan AC Milan secara simbolis turut mengapresiasi keunikan budaya Indonesia ini.

 

Fenomena ini menunjukkan betapa kuatnya pengaruh media sosial dalam mengenalkan budaya lokal hingga ke panggung internasional.

 

Dari sebuah lomba dayung tradisional di sungai Kuansing menjadi perbincangan di Eropa.

Tren Tari Pacu Jalur Ditirukan Wapres Gibran Rakabuming Raka Hingga Pemain Sepakbola Luar Negeri
Tren Tari Pacu Jalur Ditirukan Wapres Gibran Rakabuming Raka Hingga Pemain Sepakbola Luar Negeri

 

Kebanyakan promosi budaya dilakukan melalui festival resmi atau pameran pariwisata.

Namun, pacu jalur membuktikan bahwa kreativitas spontan dan keunikan tradisi bisa jadi senjata diplomasi budaya yang lebih ampuh.

 

Kehadiran “Si Tukang Tari” yang atraktif, pacu jalur tidak hanya mempertontonkan keindahan lomba, tapi juga menggambarkan jiwa masyarakat Kuansing penuh semangat, humoris, dan kompak.

Lebih dari Lomba, Ini Soal Identitas.

 

 

Pacu jalur telah menjadi bagian dari identitas dan kebanggaan masyarakat Riau.

Perahu panjang yang bisa memuat hingga 60 pendayung, penuh ukiran warna-warni, dan diiringi musik tradisional, memperlihatkan betapa kayanya warisan budaya Indonesia. (fal)

Editor : Baskoro Septiadi
#menari di ujung sampan #Paris Saint Germain #riau #ac milan #Pacu Jalur #BPJS KETENAGAKERJAAN #festival budaya lokal #konten trending #Pacu jalur di inuman kuansing #cek BSU #Honorer R1 R2 R3 R4 #Pacu jalur di desa gumanti kuansing #Era Digital #perlombaan tradisional dayung perahu #Radar Semarang #Warisan Budaya Indonesia #Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka #salatiga #Pacu jalur 2025 kuansing #Perbedaan R2 R3 R4 #BSU Tahap 2 Cair #Pacu jalur cerenti #msbreewc #pacu jalur berasal dari daerah #bsu kemnaker go id cek bantuan #cek pencairan bsu lewat hp #tiktok #Pacu Jalur 2025 #tenaga honorer menjadi outsourcing