RADARSEMARANG.ID - Rotasi di tubuh TNI kembali terjadi. Salah satu perwira tinggi Mayjen TNI Deddy Suryadi, kini menjabat sebagai Panglima Kodam Jaya.
Sosok Deddy Suryadi bukanlah nama asing di dunia militer dengan rekam jejak panjang di Komando Pasukan Khusus (Kopassus).
Disamping itu, Deddy Suryadi juga dikenal sebagai jenderal yang tangguh dan berpengalaman dengan berbagai posisi strategis.
Dikutip dari situs resmi Tentara Nasional Indonesia (TNI), Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto telah melakukan rotasi besar-besaran di jajaran perwira tinggi.
Sebanyak 117 perwira tinggi (Pati) TNI menerima mandat baru, menempati posisi strategis yang tersebar di berbagai matra.
Keterangan tersebut tertuang dalam Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/667/V/2025, yang secara resmi mengatur mekanisme pemberhentian dan pengangkatan jabatan di lingkungan TNI.
Adapun sosok profil Mayjen TNI Deddy Suryadi diketahui lahir di Bandung, 14 September 1973. Dia merupakan lulusan Akademi Militer tahun 1996 dari kecabangan Infanteri.
Sebelum dipercaya menjabat sebagai Komandan Grup 2/Sandi Yudha Kopassus, Mayjen Deddy Suryadi mengawali kariernya sebagai Komandan Batalyon 22 Grup 2/Sandi Yudha Kopassus.
Deddy juga pernah menjabat sebagai Komandan Kodim 0623/Cilegon, Komandan Korem 074/Warastratama, hingga Wakil Danjen Kopassus.
Kariernya semakin bersinar ketika ia dipercaya menjadi Ajudan Presiden Joko Widodo pada periode 2017-2019.
Setelah menjabat sebagai Danjen Kopassus pada 2023-2024, Deddy kemudian diangkat sebagai Pangdam IV/Diponegoro pada 8 Maret 2024.
Mengutip informasi dari laman JawaPos, Deddy dikenal sebagai sosok yang peduli terhadap masyarakat selama kepemimpinannya.
Deddy menginisiasi pembangunan gereja di lingkungan Kodam serta pembangunan jembatan di wilayah pelosok Jawa Tengah.
Bahkan, Mayjen Deddy Suryadi juga memberikan perhatian terhadap program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD).
Dia melakukannya dengan berpegang pada empat prinsip hidup yang selalu dipegangnya.
Keempat prinsip tersebut adalah memberikan manfaat bagi diri sendiri, memberikan manfaat bagi orang lain, tidak merugikan diri sendiri, dan tidak merugikan orang lain..
Kini, dengan jabatan barunya sebagai Pangdam Jaya, Deddy diharapkan mampu membawa perubahan positif bagi satuan yang dipimpinnya.