RADARSEMARANG.ID, Semarang — Harapan para pencari kerja yang menanti dibukanya pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2025 tampaknya harus kembali bersabar.
Pemerintah pusat memastikan bahwa seleksi CPNS tahun ini belum akan dilaksanakan, seiring fokus yang masih tertuju pada penyelesaian proses rekrutmen Aparatur Sipil Negara (ASN) tahun anggaran 2024.
Pernyataan resmi ini disampaikan langsung oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB), Rini Widyantini.
Sudah muncul banyak pertanyaan mengenai kapan pendaftaran CPNS 2025 dan PPPK 2025 akan dibuka?
Pernyataan tersebut wajar lantaran saat ini sudah mendekati pertengahan tahun.
Biasanya, jadwal pendaftaran CPNS dan PPPK dibuka pertengahan tahun, atau paling lambat Agustus hingga September.
Diketahui, saat ini belum semua honorer lulus seleksi PPPK 2024 tahap 1 mengantongi SK pengangkatan dan dilantik menjadi ASN.
Begitu pun, tahapan seleksi PPPK tahap 2 juga belum selesai.
Dikutip dari Lampiran SE BKN Nomor: 7199/B-KS.04.01/SD/E/2025 tertanggal 20 Mei 2025.
Berikut Tahapan Seleksi PPPK 2024 Tahap 2.
1. Pengumuman Daftar Peserta, Waktu, dan Tempat Seleksi Kompetensi 9 s.d. 21 April 2025
2. Pelaksanaan Seleksi Kompetensi 22 April s.d. 31 Mei 2025
3. Pengolahan Nilai Seleksi Kompetensi 27 April s.d. 15 Juni 2025
4. Pengumuman Hasil Kelulusan 16 s.d. 25 Juni 2025.
5. Pelaksanaan Seleksi Kompetensi Teknis Tambahan 30 April s.d. 1 Juni 2025
6. Integrasi Nilai Seleksi Kompetensi dan Nilai Seleksi Kompetensi Teknis Tambahan 5 Mei s.d. 17 Juni 2025
7. Pengumuman Hasil Kelulusan 16 s.d. 30 Juni 2025
8. Pengisian DRH NI PPPK 1 s.d. 31 Juli 2025
9. Usul Penetapan NI PPPK 1 Agustus s.d. 10 September 2025.
Diketahui, pengangkatan PPPK tahap 1 paling lambat Oktober 2025.
Adapun pengangkatan untuk CPNS 2024 paling lambat Juni 2025.
Pendaftaran CPNS dan PPPK 2025
Merespons banyaknya pertanyaan dan informasi yang beredar mengenai jadwal pendaftaran CPNS dan PPPK 2025, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPANRB) Rini Widyantini memberikan penjelasan.
MenPANRB Rini menyatakan, pemerintah belum berencana membuka rekrutmen CPNS 2025 jalur umum.
Begitu pun, belum ada rencana pembukaan pendaftaran PPPK 2025 jalur umum dan honorer.
Dari pernyataan Menteri Rini Widyantini, setidaknya ada 2 alasan mengapa pendaftaran CPNS 2025 dan PPPK 2025 belum ada rencana akan dibuka.
Pertama, kata Menteri Rini, saat ini KemenPAN-RB dan Badan Kepegawaian Negara (BKN) masih fokus menuntaskan pengangkatan CPNS dan PPPK 2024.
“Jumlah CPNS dan PPPK 2024 tahap 1 yang harus diselesaikan 1 Juni serta 1 Oktober mencapai 1 juta lebih. Itu butuh perhatian besar dari pemerintah,” ujar Menteri Rini.
Kedua, kata Bu Rini, saat ini tahapan seleksi PPPK 2024 tahap 2 juga masih berproses, sehingga pemerintah tidak mungkin membuka penerimaan calon aparatur sipil negara (CASN) baru lagi.
MenPANRB Rini Widyantini menyatakan, untuk saat ini pemerintah fokus menyelesaikan proses pengadaan CPNS dan PPPK 2024 tahap 1 dan 2.
“Saat ini pemerintah belum berencana membuka seleksi CPNS dan PPPK 2025. Kami selesaikan dahulu pengadaan CASN 2024,” tegasnya.
Sekadar mengingatkan lagi, bahwa seusai pengumuman seleksi PPPK tahap 2, pemerintah juga masih disibukkan dengan urusan kebijakan optimalisasi formasi PPPK 2024.
Kebijakan optimalisasi diterapkan untuk mengisi formasi yang kosong.
Data resmi BKN menyebutkan, jumlah pelamar PPPK tahap 1 yang dinyatakan Memenuhi Syarat (MS) mencapai 1.357.205 orang.
Adapun total jumlah formasi PPPK 2024 total secara nasional sebanyak 1.006.153 kursi.
Setelah selesai seleksi, sebanyak 676.482 honorer dinyatakan lulus PPPK 2024 tahap 1.
Sebanyak 680.723 honorer tidak lulus atau tidak mendapatkan formasi PPPK tahap 1. Angka ini data resmi dari BKN.
Ada sisa formasi sebanyak 329.671 yang diperebutkan peserta seleksi PPPK tahap 2.
“Peserta seleksi PPPK tahap 2 sebanyak 863.993,” kata Kepala BKN Prof Zudan pada 21 April 2025.
Perlu diketahui, semula pemerintah memutuskan sebanyak 680.723 honorer yang tidak lulus atau tidak mendapatkan formasi PPPK tahap 1 akan diangkat menjadi PPPK Paruh Waktu.
Belakangan, honorer pelamar prioritas yang gagal pada seleksi tahap 1 masih punya peluang diangkat menjadi PPPK penuh waktu lewat kebijakan optimalisasi.
Mekanisme penentuan kelulusan PPPK tahap 2 menggunakan sistem ranking dan pelamar prioritas.
Nah, untuk urusan tersebut sudah pasti juga menyita waktu Panselnas CASN.
Belum lagi mengenai pengangkatan honorer database BKN gagal seleksi CASN 2024 menjadi PPPK Paruh Waktu.
Hal ini juga akan membuat KemenPANRB dan BKN sangat sibuk.
Jadi, sebenarnya bukan hanya 2 alasan mengapa pemerintah belum berencana membuka seleksi CPNS dan PPPK 2024. (fal)
Editor : Baskoro Septiadi