Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Dedi Mulyadi KDM Janji Santuni Rp 50 Juta Juga Biaya Hidup, Pendidikan Anak Korban Ledakan Amunisi Garut

Falakhudin • Kamis, 15 Mei 2025 | 12:49 WIB
Kang Dedi Mulyadi (KDM)
Kang Dedi Mulyadi (KDM)

RADARSEMARANG.ID, Semarang — Lagi-lagi Kang Dedi Mulyadi (KDM) bikin sensasi dan Viral di Media Sosial.

Pemerintah Kecamatan Cibalong baru mencatat ada sekitar 12 anak dari 9 korban peledakan bahan amunisi kedaluwarsa yang bakal dibantu biaya pendidikan oleh Pemprov Jabar.

Jumlah ini akan bertambah seiring waktu, karena pendataan masih berjalan yang dilakukan tiga desa asal korban meninggal atas kejadian yang terjadi pada Senin (12/5/2025).

 

Camat Cibalong Faizal menjelaskan, selain tuntutan bantuan pendidikan, para keluarga korban juga meminta penutupan kegiatan yang berlokasi di wilayah Desa Sagara.

“Mereka meminta adanya penutupan kegiatan dari warga korban dan kedua bantuan biaya pendidikan terhadap anak korban,” ucapnya

Untuk jaminan sekolah ini menurut Faizal nantinya akan didata semuanya tidak hanya korban dari Cibalong, melainkan dua Kecamatan lain pun sama akan didata.

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengunjungi keluarga korban tewas dalam insiden ledakan amunisi tidak layak pakai saat dimusnahkan di Garut.

 

Di hadapan keluarga korban, Dedi menyampaikan sejumlah janjinya.

Dedi datang menemui para keluarga korban di RSUD Pameungpeuk.

Dia datang bersama Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Dadang Arif Abdurahman dan Kapolda Jabar Irjen Pol Rudi Setiawan.

Di lokasi, pria yang akrab disapa KDM tersebut sempat berbincang dengan sejumlah keluarga korban.

Mulai dari mendengar curhatan mereka, hingga menelusuri detik-detik saat kejadian mengerikan itu terjadi.

 

 

Kepada wartawan Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa dirinya berkomitmen untuk menanggung biaya kehidupan dan pendidikan anak dari para korban ledakan.

“Untuk anak-anaknya yang belum menikah, itu menjadi tanggungjawab gubernur. Mereka pendidikannya, kehidupan sehari-harinya, biar nanti kami yang mengambil alih tanggungjawab itu,” ujar Dedi.

KDM juga mengatakan, Pemprov Jawa Barat juga akan memberikan uang santunan sebesar Rp 50 juta per korban, kepada keluarganya.

 

 

Uang itu untuk biaya pemulasaraan jenazah.

 “Nah itu langkah-langkah yang kita berikan. Nilai perorangan Rp 50 juta. Untuk yang sekolah, sampai kuliah,” ujar KDM.

 Dikatakan KDM, berdasarkan hasil penuturan keluarga korban, para korban sendiri diketahui bekerja di sana, ikut membantu TNI dalam memusnahkan amunisi yang tidak layak digunakan. (fal)

 

Editor : Baskoro Septiadi
#Cibalong #Rudi Setiawan #Jawa Barat #garut #bahan amunisi #Dadang Arif Abdurahman #viral di media sosial #gubernur jawa barat dedi mulyadi #RSUD Pameungpeuk #Korban Ledakan Amunisi di Garut #korban ledakan amunisi #kang dedi mulyadi #pemprov jawa barat #berita jabar #Desa Sagara #Kecamatan Cibalong baru #Ledakan amunisi di Garut #dedi mulyadi #Camat Cibalong Faizal