RADARSEMARANG.ID, Sumbar - Erupsi Gunung Marapi di Sumatera Barat (Sumbar) pada Minggu siang (3/12) memuntahkan 3 ribu meter abu vulkanik dari di atas kawah gunung.
Akibatnya, 75 pendaki terjebak di Gunung Marapi yang berada di dua kabupaten, Agam dan Tanah Datar tersebut.
Dilansir Padang Ekspres (Jawa Pos Group) dari laporan tim SAR gabungan, 11 pendaki kondisinya meninggal dunia.
Kepala Kantor SAR Padang Abdul Malik mengungkapkan, ada sekitar 75 survivor atau pendaki yang terdaftar melakukan pendakian.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 49 pendaki sudah berhasil dievakuasi dengan selamat oleh tim gabungan.
“Sebagian sudah pulang dan sebagian lagi masih berada di dua rumah sakit, yaitu di RS Padangpanjang dan RS Bukittinggi,” kata Abdul Malik yang dilansir Padang Ekspres, Senin (4/12).
Dia menuturkan, pencarian yang dilakukan tim gabungan hingga pukul 07.10 WIB berhasil menemukan 3 orang selamat dan 11 orang dalam kondisi MC Delta atau meninggal dunia.
“Saat ini tengah dilakukan proses evakuasi dari puncak ke bawah dan untuk total temuan hari ini, ada sekitar 14 orang. Sedangkan untuk yang masih perlu dilakukan pencarian ada sebanyak 12 orang,” imbuhnya.
11 orang pendaki tersebut sedang dalam proses evakuasi dari puncak Gunung Marapi.
"11 orang dalam keadaan meninggal dunia dan saat ini lagi proses evakuasi dari puncak ke bawah," ujar Abdul Malik.
Abdul Malik mengungkapkan sebanyak delapan pendaki Gunung Marapi mengalami luka-luka dan luka bakar akibat erupsi Gunung Marapi.
Kedelapan pendaki tersebut telah dibawa ke RSUD Padang Panjang untuk mendapatkan perawatan.
Sementara itu hingga pagi ini masih terdapat 26 pendaki yang belum turun pasca-erupsi Gunung Marapi, Senin (4/12/2023).
Dia mengatakan, berdasarkan data yang diterima pihaknya, terdapat 75 pendaki yang naik Gunung Marapi saat erupsi terjadi.
Hingga saat ini proses evakuasi masih berlangsung bersama tim gabungan dari berbagai unsur.
Berikut data pendaki berdasarkan update Kantor Pencarian dan Pertolongan Padang pukul 04.30 WIB:
Pendaki yang sudah turun
- Iqbal
- Jeni
- Toni Alifian
- Al fajri
- Selastri Anggini
- Nur Rizki
- Muhammad Suyudi
- Shadam Romeigo
- Adipatiawarman
- Muhammad Alif
- Lingga Duta Andrefa
- Muhammad Faith Ewaldo
- Elika Maharani
- Dewi Anggraini
- Naomi Jhana Simanjuntak
- Sri Wahyuni
- Banget Hasiholan Mare-mare
- Nolianus Hogejau
- Lolita Veronica
- Nabila Habibba Rabbi
- Diyah Surya Purnama Sari
- Noor Annisa Alsyarrina Putrid Lubis
- Didik Salahudin
- Happy Nurafni
- Irwan
- Syaiful Anwar
- Lili
- Ahmad Albar
- Edho Rustamsyah
- Deswita
- Kasih
- Brima Danu
- Ikhwanudin
- Firnando Situmorang
- Widya Azhamul Fadilah Zain
- Rexy Wendesta
- Irvanda Mulya
- Bima Pratama Nasra
- Tita Cahyani
- Zulfadil Alzukri
- Michael Ahmad Zofthi
- Hendra
- Rofid Al Hakim
- Rahmat Agus
- Chandra Sahiloho
- Lidia Fatmasari
- Zhafirah Zahrim Febrina
- Aditya Sukirno Putra
- Muhammad Fadli
Editor : Baskoro Septiadi