Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Viral Pakta Integritas Bupati Sorong Beredar di Media Sosial, Minta Bantuan BIN Menangkan Capres Ini di Pemilu 2024

Aris Hariyanto • Rabu, 15 November 2023 | 15:15 WIB
Pakta integritas yang viral beredar (X)
Pakta integritas yang viral beredar (X)

RADARSEMARANG.ID, - Pakta intergritas Penjabat (Pj) Bupati Sorong, Yan Piet Mosso beredar viral di media sosial.

Melalui akun X pribadi @YanHarahap pada Selasa (14/11), Deputi Strategi dan Kebijakan DPP Partai Demokrat itu mempertanyakan;

“Apa benar ini, temuan “Pakta Integritas” saat OTT KPK terhadap PJ Bupati Sorong?,” cuit Yan, dikutip dari akun X miliknya.

Yan Harahap terkejut dengan Pj Bupati Sorong dan Badan Intelijen Daerah (Binda) Provinsi Papua Barat diduga untuk memenangkan calon presiden Ganjar Pranowo (GP).

Selain itu, Yan mempertanyakan terkait temuan pakta integritas saat Operasi Tangkap Tangan (OTT) Pj Bupati Sorong, Yan Piet Mosso oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Sesuai dengan pakta integritas yang ditemukan KPK saat penggeledahan Yan Piet Mosso, politisi dari Partai Demokrat itu mempertanyakan:

“Apa benar PDIP dan GP meminta bantuan BIN untuk memenangkan Pilpres 2024, sesuai pakta integritas yang ditemukan KPK saat penggeledahan?,” tanya Yan.

Yan juga mempertanyakan kebenaran tentang para Pj Kepala Daerah yang dilantik untuk memenangkan GP 60 persen+ 1 sesuai poin ke empat.

“Benarkah Pj Kepala Daerah yang dilantik dipaksa untuk memenangkan GP 60%+1 sesuai poin ke-4?,” lanjut Yan.

Selanjutnya Yan menanyakan tentang ketidaknetralan aparat saat teriak-teriak kemarin untuk menutup perbuatannya sendiri.

Baca Juga: Ketua MPR RI Bambang Soesatyo Dukung Konser Coldplay dan Ed Sheeran di Indonesia, Begini Penjelasannya

“Kalau benar ini, apakah dari kemarin teriak-teriak aparat tidak netral, ternyata untuk menutup perbuatannya sendiri? Kita tunggu informasi berikutnya,” lanjut Yan.

Postingan Yan tersebut telah mendapatkan 394,2 rb tayangan, dan masih menjadi perbincangan hangat di X (Twitter), hingga berita ini dirilis.

Beberapa komentar dari netizen ada yang mendukung pernyataannya, dan juga ada yang sempat mencibirnya.

Dari komentar netizen ada yang mengunggah gambar foto pakta integritas untuk meminta pihak KPU dan Bawaslu melakukan klarifikasi.

“Monggo @KPU_ID dan @bawaslu_RI bisa disisir dari Tuan Jenderal...
Minta klarifikasi ke Pak PJ. Bupati Sorong...
Apakah pak Brigjen bergerak atas inisiatif sendiri atau atas perintah...” tulis akun @GoUnlimitted. (*/bas)

Editor : Baskoro Septiadi
#BIN #Pemilu 2024 #pilpres #GANJAR #pakta integritas #capres #Yan Harahap #Bupati Sorong