RADARSEMARANG.ID – Grup YouTuber Comdot mengungkapkan kabar pahit terkait perjalanan musik salah satu anggotanya, Amugiri.
Dalam video yang diunggah di kanal YouTube resmi Comdot pada 22 Januari 2026, Amugiri mengaku tengah menghadapi masa sulit setelah album solo perdananya tidak mencapai target penjualan, sehingga perpanjangan kontrak dengan perusahaan rekaman menjadi sangat berat.
Amugiri memulai debut label besar bersama Universal Music pada November 2011 dengan nama rapper AMUGIRI. Album solo pertamanya berjudul “I AM ~ kick the verse and complex ~” resmi dirilis pada 23 Januari 2014, dengan masa pre-order dibuka sejak akhir November. Namun, hasil penjualan album tersebut jauh dari ekspektasi.
Baca Juga: Dibalik Kesuksesan Hinatazaka46, Kyoko Saito Akui Pernah Ragu Akan Identitas Grupnya
Dalam video berjudul “[No Bait] Tentang Pengunduran Diri Amugiri sebagai Rapper”, Amugiri secara jujur mengungkapkan kondisinya. “Album ini tidak terjual sesuai harapan, dan saya merasa sangat sulit untuk memperpanjang kontrak dengan Universal Music,” ujarnya.
Ia juga mengaku mengalami kelelahan mental yang mendalam, hingga akhirnya menyerahkan penjelasan lebih lanjut kepada pemimpin Comdot, Yamato.
Yamato menjelaskan bahwa sejak awal, Comdot dan Universal Music telah menyepakati sistem di mana sebagian besar biaya produksi musik Amugiri akan ditutup dari pendapatan penjualan album. Apabila target tidak tercapai, kerugian tidak bisa dihindari dan kontrak pun terancam tidak diperpanjang.
Penjualan album yang lesu membuat para anggota Comdot menggelar pertemuan internal di awal tahun. Atas keinginan Amugiri untuk “menciptakan kesempatan agar lebih banyak orang membeli album,” mereka sepakat untuk fokus penuh pada promosi.
Saat video direkam, sisa target penjualan masih cukup besar, yakni sekitar 9.000 kopi dari berbagai edisi.
Situasi semakin pelik karena edisi terbatas album menyertakan boneka plush Amugiri. Yamato bahkan mengungkapkan kekhawatiran bahwa sekitar 4.000 boneka tersebut akan terbengkalai jika penjualan tak kunjung meningkat.
Baca Juga: Penampilan Terakhir Kento Nakajima di Ariake Arena: “Kenshigehi” Bersatu, Janji Tokyo Dome Menggema
Sebagai bentuk usaha terakhir, Amugiri turun langsung ke jalan membagikan 1.000 tisu saku berisi selebaran promosi albumnya. Tantangan tersebut berhasil ia selesaikan sepenuhnya, menjadi simbol perjuangan dan ketulusan Amugiri dalam mempertahankan mimpinya di dunia musik.
Editor : Baskoro Septiadi