RADARSEMARANG.ID – Lagu Kembang Pethetan khas dari Banyuwangi kembali viral di media sosial terutama di TikTok.
Pasalnya terdapat beberapa konten kreator seperti Nanang atau @wongloss195 dan Nuraini atau @Bakul_panganann yang menggunakan lagu Kembang Petetan sebagai backsound.
Lagu Kembang Pethetan sendiri merupakan lagu daerah Banyuwangi karya dari Andang Chotif Yusuf.
Menariknya lagu yang satu ini dalam liriknya menggunakan bahasa khas Banyuwangi yakni Bahasa Osing.
Lagu Kembang Pethetan bercerita tentang seseorang yang kehilangan bungan hias miliknya. Dimana terdapat nilai moral yang terkandung dalam lagu Kembang Pethetan ini yakni hubungan manusia dengan manusia lainnya.
Hal ini terlihat pada rasa simpati dan empati dari orang lain ketika seseorang sedang merasa berduka atas hilangnya sesuatu yang ditunjukkan dengan cara menanyakan hal tersebut. Hubungan antara manusia dengan lingkungan alam juga tampak pada lirik ini secara nyata tanpa perlu ditafsirkan. Hal ini terlihat pada kebiasaan seseorang merawat bunga hiasnya dengan tekun.
Berikut lirik lagu Kembang Pethetan ciptaan dari Andang Chotif Yusuf
Pethetan, yo kembang pethetan
Sun tandur ring pucuk pertamanan
Esuk, soren sing kurang siraman
Sun jogo, sun rumat temenanan
Pethetan, yo kembang pethetan
Kembang mekar nggawe ati kedanan
Kadung sun sawang, tambah sun sawang
Ati susah dadio girang
Isun sing ngiro lan isun sing nyono
Gagang toklek, kembange sing ono
Ho-ho, angin kang liwat ring kono
Milu takon, kang metik tangane sopo?
Pethetan, oh, kembang pethetan
Kembang ilang, isun kang kelangan
Masio mung kembang piro regane kembang
Tapi kang ilang kembange kembang
Isun sing ngiro lan isun sing nyono
Gagang toklek, kembange sing ono
Ho-ho, angin kang liwat ring kono
Milu takon, kang metik tangane sopo?
Arti dalam Bahasa Indonesia
Hiasan, oh bunga hiasan
Aku tanam di ujung taman
Pagi sore selalu aku tanam
Kujaga dan kurawat dengan sungguh-sungguh
Hiasan, oh bunga hiasan
Bungan mekar membuat hati menggila
Saat melihatnya, aku semakin melihatnya
Hati susah menjadi gembira
Aku tidak pernah mengira dan tidak menyangka
Tangkai patah, bunganya tidak ada
Ho ho Angin yang lewat disana
Ikut bertanya yang memetik tangannya siapa
Hiasan, oh bunga hiasan
Bunga hilang, aku yang kehilangan
Meskipun hanya sekedar bunga
Tapi yang hilang bunganya bunga
Hiasan, oh bunga hiasan
Bunga hilang aku yang kehilangan
Meskipun hanya sekedar bunga
Tapi yang hilang bunganya bunga
Aku tidak pernah mengira dan tidak menyangka
Tangkai patah, bunganya tidak ada
Ho ho.. Angin yang lewat disana
Ikut bertanya yang memetik tangannya siapa
Demikian lirik lagu Petetan khas dari Banyuwangi yang menggunakan Bahasa Osing atau bahasa asli Banyuwangi. (nun/bas)
Editor : Baskoro Septiadi