RADARSEMARANG.ID - Kancah musik hiphop kini sedang ramai mempeributkan permasalahan yang terjadi di antara rapper asal Compton, Kendrick Lamar dengan rapper asal Kanada yakni Drake.
Keduanya saling serang lewat lagu-lagu yang memprovokasi secara personal hingga tuduhan-tuduhan yang kontroversial terhadap keduanya.
Bahkan lagu diss-track milik Kendrick yang berjudul "Not Like Us" viral dan kerap diputar dalam berbagai event, seperti pertandingan NBA baru-baru ini.
Persaingan mereka saling memanas, bahkan disebutkan hingga memakan seorang korban yang terkena tembakan, yakni seorang security di rumah Drake yang ditembak oleh orang tak dikenal.
Bagaimana bisa pertarungan antara kedua rapper populer ini terjadi? dan bagaimana bisa pertarungan ini 'menyeret' berbagai nama besar lain dalam industri hiphop? Berikut ulasannya.
Kronologi 'Beef' Kendrick Lamar dan Drake
Banyak yang berpendapat bahwa awal dari masalah ini sudah jauh sejak lama terjadi. Tepatnya saat Kendrick Lamar bersama Big Sean merilis sebuah lagu berjudul 'Control' yang rilis pada tahun 2013.
Dalam salah satu lirik lagu tersebut, Kendrick menyatakan kepercayaan dirinya dengan menyatakan ia lebih baik dari banyak rapper yang ia sebut, termasuk ada nama Drake didalamnya.
Meskipun hal ini tidak ditujukan sebagai sebuah provokasi, namun Drake merasa hal tersebut mengganggunya dan tidak setuju dengan klaim sepihak dari Kendrick.
Hal ini memuncak saat Drake berkolaborasi dengan J Cole merilis sebuah lagu berjudul "For All The Dogs" pada 2023 yang dengan eksplisit J Cole menyatakan bahwa dirinya, Drake dan Kendrick merupakan " The Big Three".
'The Big Three' yakni adalah tiga nama terbesar dalam kancah scene hiphop saat ini. Namun ternyata hal tersebut ditanggapi dengan ketidaksukaan oleh Kendrick Lamar.
Kendrick bersama Metro Boomin dan Future mengungkapkan lewat lagu " Like That" bahwa tidak ada istilah " The Big Three", dan menyatakan bahwa yang terbesar hanyalah ia seorang.
Baca Juga: Mengenang 43 Tahun Pembunuhan Musisi Legendaris John Lennon: Bukti Obsesi adalah Hal Berbahaya
Kemudian klaim tersebut kembali ditanggapi oleh Drake yang merilis lagu " Push Up" dan " Taylor Made Freestyle". Inti kedua lagu ini adalah serangan yang dilontarkan Drake terhadap fisik serta reputasi buruk Kendrick Lamar.
Makin memanas, Kendrick pun menyerang kembali dengan dua lagu berjudul " Euphoria" dan " 6:16 In LA".
Kedua lagu ini menyinggung perilaku Drake yang disebut mesum oleh Kendrick, kemampuan lirikal yang dibantu ghostwriter serta rumor operasi plastik yang dilakukan rapper asal Kanada tersebut
Drake yang makin naik pitam merespon dengan lagu " Family Matters" bercerita tentang hubungan gelap perselingkuhan yang dilakukan istri Kendrick dengan bodyguardnya.
Selanjutnya, Kendrick pun membalas tudingan Drake tersebut dengan lagu " Meet The Grahams" yang kemudian disusul beberapa jam kemudian dengan lagu " Not Like Us".
Kedua lagu ini berisi tudingan-tudingan provokasi yang menyatakan bahwa Drake adalah sosok predator seksual yang kecanduan judi dan alkohol, parahnya ia juga menyebut Drake sebagai pedofil.
Membantah tudingan tersebut, Drake mengelak semua tudingan yang dilayangkan kepadanya dari Kendrick Lamar dengan lagu " The Heart Part 6".
Yang berisi tudingan tentang perilaku KDRT yang dilakukan oleh Kendrick Lamar, serta kabar bahwa sang istri yang tidak bahagia menikah dengannya.
Pertarungan keduanya hingga kini masih memanas dan belum usai, bahkan hal ini menyeret berbagai nama lain dalam scene hiphop seperti Rick Ross, The Weeknd, Future, Metro Boomin hingga pemain basket Ja Morant yang pernah menyatakan dukungannya kepada kubu Kendrick lewat cuitan Metro Boomin.
Source: World Of Rap (TikTok), r/hiphop101 (Reddit)
Editor : Baskoro Septiadi