RADARSEMARANG.ID - Menampilkan gambar dua orang pria dan wanita,salah satunya sedang merokok didalam mobil sembari mengenakkan kacamata hitam.
Memang sekilas gambar ini disertai tulisan band Sonic Youth pada bagian atas gambar terkesan menarik dan sangat keren untuk dipandang.
Disamping bagian gambar terdapat tulisan " I stole my sister boyfriend, it was all whirlwind, heat, with in a week, we killed my parents and hit the road".
Yang merupakan sebuah embodimen dari arti kebebasan dan nihilisme yang tidak mempedulikan norma dari masyarakat sosial.
Diilustrasikan oleh Raymond Pettibon, seorang artis dan ilustrator juga bagi band terkenal seperti Black Flag dan Minutemen.
Gambar ini merupakan cover sampul album 'Goo' yang dirilis Sonic Youth pada 26 Juni 1990, sama seperti karya-karya mereka sebelumnya.
Sonic Youth masih sama 'kacau' dan tetap secara intens mempertahankan ciri khas mereka yang meledak-ledak tersebut.
Sebelumnya mereka berniat menamai album ini dengan kata yang tidak senonoh, sesuai dengan karakter punk dari band ini yang tidak sopan.
Kontroversi cover album 'Goo'
Namun, yang paling kontroversial merupakan penggunaan gambar cover album yang telah kita singgung sebelumnya.
Walaupun terlihat tidak ada yang aneh, namun ilustrasi tersebut digambar oleh Raymond Pettibon dari sebuah kasus pembunuhan yang disebut 'The Moors Murders'.
Baca Juga: Forget Me Not, Sebuah Film Tentang Eksistensialisme dan Perasaan Dilupakan Orang Lain
Dua orang sejoli yang kita lihat adalah gambar dari saksi pembunuhan yang menarget anak dibawah umur, serta adanya dugaan kekerasan seksual juga.
Mereka bernama Maureen Hindley dan David Smith, saksi kunci serta kakak dari Myra Hindley yang bersama dengan pacarnya, Ian Brady membunuh lima orang anak dibawah umur dan menguburkannya didaerah terpencil Saddleworth Moor.
Kejadian ini tak akan terungkap tanpa peran David Smith yang sosoknya berada di ilustrasi album Goo, David diundang ke kediaman Myra dan Ian untuk kemudian dimintai tolong untuk mengurus mayat yang mereka bunuh.
David Smith pun melaporkan kejadian gila yang ia alami di rumah adik iparnya tersebut ke kepolisian. Setelah itu keduanya ditangkap, Myra bahkan mendapat julukan wanita paling jahat se-Inggris, sedangkan pacarnya Ian dideklarasikan sebagai pembunuh gila.
Dalam investigasi kepolisian, mereka menemukan foto-foto pornografi dari korban pembunuhan serta beberapa buku tentang penyiksaan, lebih gilanya pasangan tersebut merekam audio saat mereka menyiksa anak-anak kecil tersebut sampai tewas.
Source: Green and Black Music, U-discover music.
Editor : Baskoro Septiadi