Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Event Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Foto

Proyek Tol Jogja-Bawen Seksi Empat Dikebut

Rofik Syarif Ghirinda Putra • Jumat, 7 Juli 2023 | 16:57 WIB
Warga Desa Purwodadi dan Girirejo mendengarkan sosialisasi terkait jalan tol Jogjakarta-Bawen.
Warga Desa Purwodadi dan Girirejo mendengarkan sosialisasi terkait jalan tol Jogjakarta-Bawen.

RADARSEMARANG.ID, Mungkid – Pembebasan lahan jalan tol Jogjakarta-Bawen di Kabupaten Magelang terus dikebut. Hingga saat ini, tim pembebasan jalan tol sudah mulai masuk ke seksi empat.

Proses sosialisasi awal sudah mulai dilakukan oleh tim pembebasan jalan tol Jogjakarta-Bawen di seksi empat pada Senin (3/7), di Desa Tampingan, Kecamatan Tegalrejo. Hingga Kamis (6/7), sudah ada enam desa di Tegalrejo, dan enam desa di Kecamatan Secang yang mengikuti sosialisasi.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Jalan Tol Jogjakarta-Bawen Muhammad Mustanir menyampaikan, di minggu ini total ada 12 desa di Kecamatan Tegalrejo dan Kecamatan Secang yang sudah mendapatkan sosialisasi.

“Yakni Tampingan, Banyuurip, Purwosari, Gandusari, Purwodadi, Girirejo, dan Glagahombo yang masuk di Kecamatan Tegalrejo. Serta Desa Candiretno, Jambewangi, Payaman, Pancuranmas, Madusari, dan Pucang yang masuk di Kecamatan Secang,” terangnya.

Pihaknya akan terus mempercepat pembebasan lahan di wilayah Kabupaten Magelang. Sehingga target yang diharapkan dari Pemerintah Pusat dapat tercapai.

Hingga saat ini, kata Mustanir, pembebasan lahan di seksi dua sudah hampir 62 persen jumlah bidang. Dan di seksi tiga pihaknya sudah melakukan pengumuman hasil identifikasi serta inventarisasi di delapan desa.

“Untuk seksi tiga memang masih tahap pengumuman hasil identifikasi dan inventarisasi, sisa satu desa yakni Tampirkulon,” ungkapnya.

Untuk di seksi dua yang masih belum dibebaskan ada Desa Keji, Pabelan, dan Sriwedari yang jumlah bidangnya masih cukup banyak.

Untuk selebihnya hanya sisa sedikit, dimana dari 62 persen ini belum mencakup tanah karakteristik seperti tanah kas desa, wakaf, dan aset pemerintah lainnya.

Ia menambahkan, untuk di Tegalrejo, yang terdampak jalan tol, di Desa Tampingan ada 280 bidang, Banyuurip serta Purwosari ada 120 bidang, Purwodadi dan Girirejo total 250 bidang, dan Glagahombo 175 bidang.

“Setelah sosialisasi ini, tim yang sudah kita siapkan akan segera melakukan pengukuran dan identifikasi ke setiap titik,” ujarnya. (rfk/ton)   

 

Editor : Baskoro Septiadi
#tol Jogja-Bawen #Pembebasan Lahan