Berita Semarang Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Event Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Foto

Pemkab Magelang Terancam Kekurangan Tenaga

Agus AP • Jumat, 6 Maret 2020 | 20:59 WIB
Wali Kota Pekalongan, Afzan Arslan Djunaid menuyerahkan THT secara simbolis kepada perwakilan ASN yang pensiun, Rabu (31/5). (Lutfi Hanafi/Jawa Pos Radar Semarang)
Wali Kota Pekalongan, Afzan Arslan Djunaid menuyerahkan THT secara simbolis kepada perwakilan ASN yang pensiun, Rabu (31/5). (Lutfi Hanafi/Jawa Pos Radar Semarang)
RADARSEMARANG.ID, Mungkid – Sebanyak 155 pegawai PNS di lingkungan Pemkab Magelang telah memasuki masa pensiun. Dengan bertambahnya pegawai yang pensiun, Pemkab Magelang terancam kekurangan pegawai.

Sekretaris Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah  (BKPPD) Kabupaten Magelang Arief Kustanto menjelaskan, jumlah PNS yang pensiun dengan rekrutmen CPNS saat ini memang tidak sebanding. Hal ini disebabkan oleh moratorium CPNS yang dilakukan oleh pemerintah pusat.

"Tentu hal ini akan menimbulkan kekurangan tenaga PNS. Ada beberapa cara untuk menanggulangi hal tersebut, yang pertama kalau di pendidikan ada GTT PTT, sementara di unit lain ada rekrutmen tenaga supporting staf dan THL (Tenaga Harian Lepas)," katanya di sela acara penyerahan SK Pensiun oleh Bupati Magelang Zaenal Arifin di Pendopo Soepardi, Kamis (5/3/2020).

Bupati Magelang Zaenal Arifin dalam kesempatan tersebut mengucapkan terima kasih dan apresiasi atas kerja ikhlas yang sudah diberikan selama ini, untuk mendukung kesuksesan pembangunan di Kabupaten Magelang. "Kurang lebih 30 tahun bapak ibu telah memberikan pengabdian panjang terhadap masyarakat," katanya.

Zaenal juga mengingatkan kepada para PNS yang baru saja menerima SK pensiun untuk lebih meningkatkan kinerjanya di masa-masa akhir bekerjanya. "Masih ada waktu paling tidak satu bulan ke depan untuk dimanfaatkan," tukasnya. (had/ton/bas)

  Editor : Agus AP
#PNS #pensiun #Kabupaten Magelang #Berita Semarang