Pakai Antrean Online, Dwiyanti Dapat Kepastian Waktu Layanan Faskes

Puput Puspitasari • Dipublikasikan Rabu, 30 September 2026 | 13:40 WIB
Dwiyanti menggunakan aplikasi Mobile JKN untuk mengambil nomor antrean di faskes yang akan ia tuju.
Dwiyanti menggunakan aplikasi Mobile JKN untuk mengambil nomor antrean di faskes yang akan ia tuju. 

 

RADARSEMARANG.ID, Magelang – Sejak menjadi pengguna aplikasi Mobile JKN, Dwiyanti punya kebiasaan baru.

Sebelum berobat ke fasilitas kesehatan, ia akan mengambil nomor antrean pelayanan melalui aplikasi tersebut. 

Bagi warga Kecamatan Bandongan, ini cara ampuh untuk membuat persiapan berobat lebih  praktis.

Tidak membutuhkan tenaga dan waktu lama, ia langsung bisa mengetahui jadwal pelayanan yang akan diterimanya itu. 

“Kalau bisa ambil antrean dari rumah, rasanya lebih praktis. Kita jadi tahu kapan harus datang dan tidak perlu terlalu lama menunggu,” kata Dwi.

Perempuan 42 tahun itu merasakan, layanan antrean online tersebut membantu ketika ia harus membagi waktu dengan aktivitas lain. Pengambilan antrean dapat dilakukan sebelum berangkat sehingga ia memiliki gambaran mengenai waktu kunjungannya.

“Awalnya mungkin perlu belajar menggunakan aplikasinya. Tapi setelah tahu caranya, ternyata cukup mudah,” ujarnya.

Antrean pelayanan secara online merupakan salah satu fitur yang tersedia dalam Mobile JKN. Peserta dapat mengambil antrean pada fasilitas kesehatan yang telah terintegrasi dengan layanan tersebut, sesuai dengan jenis pelayanan dan jadwal yang tersedia.

Pemanfaatan layanan digital menjadi bagian dari pengembangan pelayanan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang dilakukan BPJS Kesehatan.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Magelang, Maya Susanti, mengatakan antrean online dirancang untuk membantu peserta mempersiapkan kunjungan pelayanan kesehatan sejak sebelum datang ke fasilitas kesehatan.

“Harapannya, peserta tidak hanya mendapatkan kemudahan dalam mengakses layanan, tetapi juga memiliki kepastian yang lebih baik mengenai proses pelayanan yang akan dijalani,” ujar Maya.

Menurut Maya, peserta dapat menggunakan fitur antrean online melalui Mobile JKN dengan memilih fasilitas kesehatan dan layanan yang tersedia. Peserta tetap perlu memperhatikan jadwal serta ketentuan pelayanan yang berlaku di fasilitas kesehatan tujuan.

Dari sisi fasilitas kesehatan, sistem antrean secara digital juga memberikan informasi mengenai kunjungan peserta. Data antrean dapat membantu proses pengaturan pelayanan sehingga kunjungan pasien dapat dikelola sesuai dengan kapasitas dan jadwal yang tersedia.

Maya mengatakan pemanfaatan teknologi dalam layanan JKN tidak berhenti pada penyediaan aplikasi. Yang lebih penting, kata dia, adalah memastikan kanal digital tersebut dapat digunakan peserta sesuai kebutuhan.

“Teknologi diharapkan bisa menjadi bagian dari pengalaman peserta ketika mengakses layanan JKN. Karena itu, peserta perlu mengenal fitur-fitur yang tersedia dan menggunakannya sesuai kebutuhan agar proses pelayanan dapat dipersiapkan dengan lebih baik sejak awal,” pungkas Maya. (put)

 

Editor : H. Arif Riyanto
Kecamatan Bandongan BPJS KESEHATAN Maya Susanti Mobile JKN jaminan kesehatan nasional