RADARSEMARANG.ID, Magelang – Lurah Kramat Selatan, Kota Magelang, Bayu Saputro menilai adanya urgensi bagi seluruh lapisan masyarakat untuk memiliki Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).
Menurut Bayu, program JKN tidak hanya memberikan perlindungan dari risiko penyakit yang mengganggu kesehatan peserta, tetapi juga menyelamatkan perekonomian rakyat dari besarnya biaya pengobatan.
“Kita nggak tahu kapan sakit, karena itu, JKN ini sangat penting bagi semua masyarakat untuk memproteksi diri. Kalau sudah terproteksi dengan BPJS Kesehatan, maka hidup kita jadi lebih nyaman dan merasa aman,” tutur Bayu ditemui di ruang kerjanya, Senin (11/5/2026).
Selama menjabat sebagai lurah di wilayah Kecamatan Magelang Utara, Bayu telah membuka kanal aduan pelayanan publik. Melalui kanal tersebut, masyarakat bisa menyampaikan aspirasi maupun keluhan tentang berbagai layanan di Kota Magelang, termasuk tentang penjaminan BPJS Kesehatan.
Meski begitu, Bayu belum mendapati ada warganya yang menyampaikan terkendala ketika mengakses layanan kesehatan menggunakan JKN.
“Sejauh ini lancar. Kami selalu membuka kanal aduan, apabila ada masyarakat yang terkendala bisa disampaikan kepada kami. Tapi sejauh ini, tidak ada kendala terkait dengan layanan kesehatan BPJS Kesehatan,” terangnya.
Nihilnya ada keluhan, bukan berarti kanal aduan ditutup. Sebaliknya, Bayu justru aktif menjaring aspirasi warga dalam setiap kesempatan tatap muka. Momen bertemu warga itu menjadi cara paling efektif untuk Bayu menyerap saran dan masukan sebanyak-banyaknya. Sekaligus menjadi ruang diskusi dan edukasi, agar masyarakat senantiasa menjaga keaktifan kepesertaan JKN, khususnya bagi peserta mandiri.
“Kami optimistis, kapanpun (masyarakat) sakit, Insyaallah, BPJS Kesehatan selalu bisa diakses untuk mendapatkan layanan kesehatan, namun yang perlu diperhatikan adalah keaktifan kepesertaan dan mengikuti alur pemeriksaannya,” terangnya.
Bayu berharap masyarakat semakin sadar akan pentingnya kesehatan, serta bijak dalam mengelola keuangan. Ia mengimbau, agar masyarakat mendahulukan pembayaran iuran JKN, sebelum memenuhi kebutuhan yang lainnya.
“Bagi masyarakat yang sudah terdaftar sebagai peserta mandiri, kami imbau untuk tetap menjaga kepesertaannya dengan rutin membayar iuran supaya tetap aktif, dan kapanpun sakit bisa langsung dipakai,” imbuhnya.
Menurut Bayu, kesehatan adalah investasi saat ini dan masa yang akan datang. Bahkan memiliki JKN saja tidak cukup. Masyarakat tetap perlu menjaga kesehatan dengan rutin berolahraga, istirahat yang cukup, mengkonsumsi makanan yang sehat, serta menjaga kesehatan lingkungan.
“Setelah punya JKN aktif, kita budayakan hidup sehat. Kita jaga lingkungan sekitar agar tetap sehat, alami,” tuturnya.
Selaras dengan imbauannya itu, Kelurahan Kramat Selatan membuat program yang mendukung perilaku hidup sehat. Beberapa kegiatan yang sudah dilaksanakan antara lain senam bersama setiap Jumat pagi, jalan sehat, serta bersih-bersih lingkungan.
Di samping itu, Bayu mengimbau agar masyarakat memanfaatkan program JKN untuk skrining kesehatan. “Jangan sampai baru menggunakan JKN saat sudah menderita penyakit kronis. Sebaiknya, memanfaatkan JKN untuk pencegahan dengan melakukan skrining kesehatan secara rutin. Dengan begitu, ketika diketahui adanya kondisi kesehatan yang membutuhkan penanganan lebih lanjut, dapat diantisipasi sejak dini,” ungkapnya.
Terpisah, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Magelang Maya Susanti mengapresiasi peran lurah Kramat Selatan dalam menyebarluaskan manfaat program JKN. Menurutnya, lurah memiliki peran strategis untuk membantu optimalisasi program JKN.
“Lurah merupakan pejabat yang paling dekat dengan masyarakat, karena itu, peran mereka sangat dibutuhkan untuk menyosialisasikan program JKN, terkait hak dan kewajiban peserta dalam program ini,” terang Maya.
Maya menyebut, keaktifan kepesertaan dalam program JKN merupakan nyawa dari program tersebut. Peserta hanya dapat mengakses layanan kesehatan secara gratis jika status kepesertaannya aktif. (put/bis)
Editor : H. Arif Riyanto