Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Mas Aaf Ajak Paskibraka Pekalongan Jaga Sikap Positif di Tengah Gempuran Zaman

Lutfi Hanafi • Rabu, 15 Oktober 2025 | 21:34 WIB

 

BERFOTO BERSAMA - dari WaliKota Pekalongan, HA Afzan Arslan Djunaid dan jajaran pemkot, berfoto bersama anggota paskibraka usai berikan motivasi di Magelang, Selasa (14/10/2025).
BERFOTO BERSAMA - dari WaliKota Pekalongan, HA Afzan Arslan Djunaid dan jajaran pemkot, berfoto bersama anggota paskibraka usai berikan motivasi di Magelang, Selasa (14/10/2025).

RADARSEMARANG.ID, Magelang — Di tengah semilir udara sejuk kawasan Akademi Militer (Akmil) Magelang, puluhan anggota Paskibra Kota Pekalongan tampak khidmat mendengarkan petuah dari WaliKota Pekalongan, HA Afzan Arslan Djunaid atau yang akrab disapa Mas Aaf.

Tak sekadar memberi sambutan, Mas Aaf datang membawa pesan moral kuat: menjaga perilaku positif di tengah tantangan zaman yang kian kompleks.

 Baca Juga: Usai Megono dan Lopis Raksasa Lolos WBTb, Tauto Pekalongan Siap Menyusul

Kegiatan bertajuk Penanaman Jiwa Patriotisme Paskibra Kota Pekalongan Tahun 2025 ini digelar di Museum Abdul Djalil Akmil Magelang, Selasa (14/10/2025). Di tempat penuh sejarah perjuangan itu, Mas Aaf menanamkan nilai-nilai kebangsaan, disiplin, dan karakter kepada para pemuda yang pernah mengibarkan Sang Merah Putih di Hari Kemerdekaan ke-80 RI.

“Saya bangga kepada kalian semua. Walau saya tidak hadir langsung pada upacara 17 Agustus karena sedang menerima Satya Lencana di Jakarta, saya tetap mengikuti dan melihat kalian tampil luar biasa,” ujar Mas Aaf penuh apresiasi.

 Baca Juga: Ratusan Gamer Unjuk Gigi di Mobile Legend Tournament Pekalongan

Namun, lebih dari sekadar ucapan terima kasih, Mas Aaf menyampaikan pesan mendalam: menjadi Paskibraka bukan hanya soal baris-berbaris atau mengibarkan bendera, tapi juga tentang menjadi teladan di masyarakat.

“Kalian adalah contoh bagi teman sebaya. Jaga perilaku, tetap sopan, disiplin, dan jangan mudah terbawa arus negatif. Jangan sampai generasi muda Pekalongan ikut-ikutan hal destruktif, seperti peristiwa perusakan kantor pemerintah beberapa waktu lalu,” tegasnya.

Menurutnya, tantangan anak muda masa kini bukan lagi soal fisik, tetapi perang nilai dan moral di tengah gempuran teknologi, pergaulan bebas, dan media sosial. Karena itu, Mas Aaf menekankan pentingnya karakter, etika, dan tanggung jawab sosial.

Dalam kesempatan itu, Mas Aaf juga berbagi kisah pribadi ketika dirinya pernah mengikuti program retret kepala daerah di Akmil Magelang. Pengalaman itu, katanya, mengajarkan tentang arti kepemimpinan, keteguhan, dan daya juang.

“Dari sini saya belajar bahwa menjadi pemimpin berarti melayani dan menjadi panutan. Semangat juang dan disiplin militer bisa kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Usai memberikan motivasi, Wali Kota bersama rombongan berkeliling Museum Abdul Djalil. Mereka menikmati koleksi sejarah berdirinya Akmil dan menyaksikan bagaimana para taruna dididik dengan keteguhan dan semangat bela negara.

Kegiatan tersebut menjadi momen refleksi bagi para anggota Paskibraka — bahwa menjadi pemuda bukan sekadar kuat fisik, tetapi juga kuat moral dan mental.

“Kalau anak muda Pekalongan disiplin, santun, dan positif, saya yakin masa depan kota ini akan cerah,” tutup Mas Aaf penuh optimisme.(han)

Editor : Baskoro Septiadi
#Paskibraka #Kota Pekalongan #Walikota Pekalongan HA Afzan Arslan Djunaid #Mas Aaf