Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Balon Udara Jatuh di Gudang Es Krim, Polres Magelang Himbau Penerbangan Balon tidak Dilakukan

Radar Semarang • Minggu, 14 April 2024 | 19:27 WIB
UKURAN BESAR : Balon udara yang jatuh di gudang penyimpanan es krim di Wates, Magelang Utara, Sabtu (13/4).
UKURAN BESAR : Balon udara yang jatuh di gudang penyimpanan es krim di Wates, Magelang Utara, Sabtu (13/4).

RADARSEMARANG.ID, MAGELANG – Balon udara jatuh di gudang penyimpanan es krim Aice di wilayah Wates, Kota Magelang pada Sabtu (13/4) pagi.

Kasi Humas Polres Magelang Kota Iptu Untung Harjanto menjelaskan, pihaknya masih mendalami dan menyelidiki asal balon itu diterbangkan.

“Saat ini masih dalam pengembangan dan penyidikan untuk mencari sumber dari mana balon itu diterbangkan, sehingga wilayah hukum Polres Magelang Kota kondusif,” terangnya.

Baca Juga: Ribuan Botol Miras Dilindas di Halaman Polres Magelang Kota

Untung menyampaikan, akibat jatuhnya balon udara ini, tidak menimbulkan kerugian maupun korban jiwa.

“Baik kerugian material, maupun korban jiwa tidak ada,” ujarnya.

Ia mengatakan, balon jatuh ketika api sudah padam, dan tidak ada mercon.

Polres Magelang Kota sudah berkali-kali mengimbau terkait penerbangan balon udara agar tidak dilakukan.

Karena pelaku dapat dipenjara atau denda paling banyak Rp 500 juta itu sesuai Pasal 441 UU No 1 Tahun 2019 tentang Penerbangan.

Dengan adanya penerbangan balon tersebut dikhawatirkan mengganggu sistem penerbangan di udara, sistem penerbangan pesawat terbang maupun berisiko pada saat jatuhnya dapat menimbulkan kerawanan.

 Baca Juga: Memahami Kelebihan dan Kelemahan Diri dengan Permainan Pesawat Terbang

Sebelumnya pada Jumat (12/4) balon yang digantungi pupuhan mercon jatuh di area Perumahan Puri Pesona Kota Mungkid, Kecamatan Mertoyudan, Kabupaten Magelang.

Balon udara ini jatuh tepat di atas sebuah mobil Daihatsu Sigra dengan plat nomor AD 1325 JS.

Bahkan tampak mobil tersebut mengalami kerusakan, seperti kaca depan pecah, headlamp pecah satu dan satunya lepas bolam lampunya, serta body depan mobil tampak lecet-lecet dan dekok.

Pemilik mobil Sigra Hermawan mengatakan, awal mula sebelum kejadian, mobil itu sedang di panasi, dan rencananya mau dipakai ke Giriloyo.

Kemudian bude sama ibu itu sudah mulai siap, pas mobilnya itu mau dimundurkan ke depan gerbang rumah.

Tiba-tiba ada balon dari palstik yang turun di atas mobil dan sejumlah mercon meledak.

Kapolsek Mertoyudan AKP Winadi mengatakan, ternyata di balon udara itu ada beberapa petasan yang meledak di seputar lokasi.

Setidaknya ada lima rumah warga mengalami kerusakan ringan terdampak ledakan mercon itu.

“Selain itu ada satu mobil Sigra rusak ringan. Untuk korban jiwa tidak ada,” jelasnya.

Kejadian serupa juga terjadi di Borobudur. Dimana ada balon udara yang digantungi puluhan petasan atau mercon jatuh di atap rumah Heri Prayoga, 42, warga Dusun Wonotigo, Kembanglimus, Kecamatan Borobudur, sekitar pukul 08.00.

Ketika menghantam genting rumah, puluhan petasan yang digantung di balon udara meledak. (rfk/lis)

Editor : Tasropi
#ledakan mercon #Polres Magelang #pesawat terbang #es krim aice