Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Coblosan, Pasar Rejowinangun Magelang Sepi dan Banyak Kios yang Tutup

Rofik Syarif Ghirinda Putra • Rabu, 14 Februari 2024 | 18:50 WIB

Kondisi di Pasar Rejowinangun Magelang pada Rabu (14/2) tampak sepi dan banyak kios yang tutup. ROFIK SYARIF GP/JAWA POS RADAR SEMARANG
Kondisi di Pasar Rejowinangun Magelang pada Rabu (14/2) tampak sepi dan banyak kios yang tutup. ROFIK SYARIF GP/JAWA POS RADAR SEMARANG
 

RADARSEMARANG.ID, Magelang – Antusias masyarakat dalam menyambut hari pencoblosan Pemilihan Umum (Pemilu) di Kota Magelang cukup tinggi.

Hal ini tampak dari aktivitas di Pasar Rejowinangun Kota Magelang pada Rabu (14/2), yang cukup sepi dan banyak kios yang tutup.

Berdasarkan pantauan Radar Magelang di Pasar Rejowinangun sekitar pukul 09.37, kondisi di Pasar Rejowinangun tampak sepi dan banyak kios yang masih tutup baik di lantai satu maupun di lantai dua. Ada juga yang datang lebih awal membuka, kemudian menutup kios dagangannya.

“Hari ini emang sepi di pasar. Ini saja saya mau tutup dulu, mau nyoblos,” ucap Iin, pedagang sembako di pantai dua Pasar Rejowinangun Magelang.

Iin mengatakan, tadi sempat buka sebentar. Habis ini mau nyoblos dulu. Saat ditanya apakah akan buka lagi, Iin mengaku tidak buka lagi.

“Hari ini memang banyak yang libur, soalnya rumah para pedagang itu jauh-jauh. Jadi mereka meluangkan waktu untuk nyoblos dulu,” ujarnya.

Pedagang sembako lainnya, Sartini berharap dengan coblosan ini bisa menghasilkan pemimpin dan semuanya lancar. Selain itu, mudah mendapatkan pekerjaan.

“Yang lulusan dapat pekerjaan, lapangan kerja banyak. Perekonomian lancar, barang murah dan daya beli masyarakat banyak,” kata dia.

Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan Perindustrian Koperasi dan Usaha Mikro Syaifullah mengatakan, Pasar di Kota Magelang tetap buka seperti biasa. Meskipun ada pedagang yang menutup atau menunda bukanya, itu sudah biasa.

“Kalau secara formal tetap buka, meskipun pedagang ada yang menutup atau menunda bukanya kan biasa. Tetapi, tetap buka,” ujar Kepala Dinas saat dihubungi melalui sambungan telepon. (rfk/bas)

Editor : Baskoro Septiadi
#Pasar Rejowinangun #Magelang #Pemilu