RADARSEMARANG.ID, Mungkid - Warga Dusun Karangboyo, Desa Payaman, Kecamatan Secang, Kbupaten Magelang geger dengan penemuan mayat yang tergeletak di tepi jalan Payaman-Windusari Selasa (6/2).
Menurut kesaksian warga, sebelum nya sempat terjadi tawuran antar pelajar di dekat lokas. Hal ini disampaikan oleh Nasichun Anas, 28.
Nasichun mengatakan, semalam remaja Gembongan, Payaman mendapatkan info ada keributan atau tawuran di sekitar Payaman.
Baca Juga: Sepyo Achanto Resmi Jadi Pj Bupati Magelang, Nana Ingatkan Junjung Tinggi Integritas
“Info ini didapat, karena salah satu teman saya mengikuti grup IG dari Lidah Satu 984, ini sudah beberapa kali kumpul tawuran di Payaman sini,” terangnya.
Ia menyampaikan, kalau dua minggu yang lalu sempat terjadi tawuran di depan rumahnya, tapi dapat dibubarkan. Terus tadi malam dapat info lagi, kumpul-kumpul di pertigaan kali bening.
“Terus sama remaja kami diusir, dan lari ke arah barat tepatnya di depan pondok. Tapi diusir lagi sama orang pondok, dan terjadi keributan di sini,” imbuhnya.
Ketika adanya tawuran tersebut, pihaknya sudah telepon Polsek Secang. Setelah itu, para remaja pulang ke rumah masing-masing karena kepolisian sudah datang.
“Sekitar jam setengah 12an, tapi Polsek Secang tiba kesini jam berapa saya kurang tau. Yang pasti remaja kami ngusir sekitar jam setengah 12an,” ucapnya.
“Warga menduga kemungkinan tawuran, wong ini, kami sudah mengikuti IG dari Lidah Satu ini dan dua minggu yang lalu juga live tawuran di pertelon. Kalau IG Lidah Satu ini mereka anak-anak SMP,” ujarnya.
Baca Juga: Doa Malam Isra Miraj 27 Rajab Lengkap dengan Artinya
Sampai saat ini, korban laki-laki tersebut sudah berada RSUD Muntilan Magelang. Dan sedang menunggu kedatangan dari tim Dokkes Polda Jateng untuk proses otopsi. (rfk/bas)
Editor : Baskoro Septiadi