RADARSEMARANG.ID, Magelang – Keselamatan pengguna jalan menjadi fokus Polres Magelang Kota dalam melaksanakan Operasi Patuh Candi 2023 selama 14 hari ke depan (10-23/7).
Data yang diperoleh Jawa Pos Radar Semarang, Januari hingga Juli tercatat ada 3.508 pelanggar yang terekam ETLE Satlantas Polres Magelang Kota. Tercatat juga ada 148 laka di Kota Magelang.
Kasatlantas Polres Magelang Kota AKP Afiditya Arief Wibowo menyampaikan, pelanggaran terekam ETLE paling banyak adalah tidak menggunakan helm. Kemudian knalpot brong, serta ada beberapa kendaraan yang tidak memakai plat nomor.
Ia juga mengatakan, angka kecelakaan mencapai 148. Mengingat wilayah Kota Magelang yang hanya tiga kecamatan ditambah satu kecamatan di Bandongan.
“Dari 148, ada satu korban yang meninggal dunia. Namun, rata-rata merupakan laka ringan, yang tidak mengakibatkan luka berat maupun hingga cacat,” jelasnya.
Kapolres Magelang Kota AKBP Yolanda Evalyn Sebayang mengatakan, pada Operasi Patuh Candi 2023 mengedepankan kegiatan edukatif dan persuasif. Serta humanis didukung penegakan hukum lalu lintas menggunakan ETLE.
Beberapa bentuk pelanggaran akan menjadi sasaran dalam operasi ini, maka masyarakat diimbau untuk senantiasa tertib dalam berlalu lintas.
Jika melanggar, maka pengendara bisa saja kena tilang elektronik ETLE atau juga bisa berupa tilang manual. Sanksi menyesuaikan dengan bentuk pelanggarannya, sesuai aturan yang berlaku. (rfk/lis)
Editor : Baskoro Septiadi