“Bangga, tapi kurang maksimal, karena seminggu terakhir saya ikut kemah di Kulongprogro, sehingga persiapan mengikuti lomba ini sangat minim,” kata Riefky, pelajar SMA Negeri 1 Magelang itu.
Pengurus Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Kota Magelang Fajar Ali mengatakan, lomba lari ini diikuti 1.000 peserta. Terdiri dari 140 peserta kategori pelajar SD, 270 pelajar SMP, 220 pelajar SMA, dan 370 peserta kategori umum. Jarak yang ditempuh para pelajar SD sejauh 1 kilometer mulai dari Kantor Wali Kota Magelang. Sementara SMP dan SMA sejauh 7,7 kilometer sedangkan umum 8,2 kilometer. Kategori ini mengambil start di Terminal Wisata Gunung Tidar, “Mereka berlari mengelilingi Gunung Tidar,” jelas Fajar.
Pada kategori umum khususnya, masih ditambah tantangan berlari vertikal dengan finish di puncak Gunung Tidar. Fajar menambahkan, 500 peserta pertama yang berhasil masuk finish di semua kategori mendapatkan penghargaan berupa medali finisher. Fajar menggambarkan, medali finisher didesain unik dengan ukiran patung Pangeran Diponegoro dan Gunung Tidar.
Di puncak gunung Tidar, penghargaan untuk para pemenang dilaksanakan dengan penyerahan medali dan hadiah uang tunai untuk enam pemenang di setiap kategori putra dan putri. Acara juga dimeriahkan dengan pertunjukan kesenian tari Sorengan dan Barongsai dari para seniman Kelurahan Magersari. (put/ton) Editor : Agus AP