Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Pameran Seni “Guyub Rupa” sebagai Wadah Ekosistem Seni untuk Terus Bertumbuh

Fathimah Zahra • Jumat, 12 Desember 2025 | 10:21 WIB
Pameran Seni di B9 Gallery UNNES. Menampilkan Karya Seni dari Para Seniman.
Pameran Seni di B9 Gallery UNNES. Menampilkan Karya Seni dari Para Seniman.

RADARSEMARANG.ID, SEMARANG - Pameran seni yang diinisiasi oleh mahasiswa Seni Rupa Universitas Negeri Semarang (UNNES) ini telah berjalan lebih dari satu dekade.

Melahirkan banyak sekali ruang dan kesempatan untuk penggiat seni tumbuh. Gelar karya ini juga dikenal sebagai ‘lebaran’-nya mahasiswa Seni Rupa UNNES, yakni momen yang mempertemukan kembali alumni dan mahasiswa dari berbagai angkatan, mulai dari angkatan senior hingga angkatan terkini.

Kolektif Guyub Rupa lahir dari keresahan mahasiswa Seni Rupa UNNES yang merasakan bahwa projek kreatif Seni Rupa mengalami penurunan, oleh karena itu pada tahun 2008 beberapa mahasiswa Seni Rupa selaku inisiator, berinisiatif untuk menciptakan Guyub Rupa, yang pada akhirnya menerima respon positif dari sekitar sehingga acara tersebut terus berlanjut dari generasi ke generasi.

“Awalnya Guyub Rupa hadir sebagai wadah untuk potensi mahasiswa Seni Rupa, dan seiring berjalannya waktu acara ini menjadi pameran seni terbesar di UNNES yang kemudian menjadi bagian acara tahunan Kota Semarang” ujar Dika yang akrab dipanggil dikakisx selaku panitia Guyub Rupa. (30/09)

Pameran seni Guyub Rupa tidak hanya melibatkan dan menampilkan karya mahasiswa Seni Rupa, tetapi juga mengundang para perupa skala nasional untuk berperan serta menuangkan karyanya lewat jalur undangan atau jalur kurasi yang dibuka untuk umum. 

Baca Juga: Pewarisan Seni Gebyok Dalam Pemberdayaan Ekonomi Kreatif Berkelanjutan di Kabupaten Kudus

Melalui gelar karya ini, Guyub Rupa memiliki tujuan utama yaitu menciptakan ruang apresiasi bagi setiap seniman di mana pun mereka berada, juga turut berkontribusi menjadi salah satu pondasi perubahan dalam industri seni. 

Pameran seni Guyub Rupa dibuka untuk khalayak umum. Tak hanya pameran seni, gelar karya yang diadakan di lingkup kampus ini juga turut dimeriahkan oleh festival seni seperti penampilan band lokal dari berbagai kota, workshop, live art performance, talk show, brand bazar, tur galeri anak-anak, tur mural dan masih banyak lagi. Pameran Guyub Rupa ini diadakan di gedung B9, Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Semarang. Kemudian rangkaian acara hiburan lainnya diadakan di sekitar gedung B9.

Music Performance, Menampilkan Band-Band Lokal yang Mewarnai Malam Guyub Rupa.
Music Performance, Menampilkan Band-Band Lokal yang Mewarnai Malam Guyub Rupa.

Mulai dari pameran hingga acara hiburan lainnya tidak dipungut biaya sepeserpun dari pengunjung.

Acara ini bersifat gratis agar bisa menjangkau berbagai segmen masyarakat, dengan harapan bahwa pameran seni ini dapat melibatkan khalayak ramai mulai dari seniman, orang-orang yang tertarik dengan dunia seni hingga mengedukasi masyarakat luas tentang esensi seni itu sendiri.

Di setiap tahunnya, pameran seni Guyub Rupa juga mendatangkan seniman-seniman ternama yang ikut membersamai pameran seperti Sirin Farid Stevy, Jimi Multhazam, Gindring Wasted, Arief Hadinata (HOKG Studio), dan masih banyak lagi. Tokoh-tokoh seni yang berpartisipasi dalam pameran seni Guyub Rupa diharapkan dapat memantik gelora semangat seniman muda.

Baca Juga: Dorong Pertumbuhan Ekonomi, Wali kota Semarang, Agustina Wilujeng Akan Perbanyak Event Seni di Tahun 2026

Beberapa waktu lalu, Guyub Rupa turut mengangkat tema seni mural sebagai bagian dari rangkaian acara.

Mural adalah seni lukis yang dipoleskan di atas dinding atau tembok sebagai medianya, lewat visual yang tertuang di atas guratan batako, mural menjadi medium untuk seniman mengekspresikan kreativitas dan isu sosial di masyarakat. 

Aspirasi Guyub Rupa dalam mengangkat tema seni mural bertujuan untuk mengenyahkan stigma masyarakat yang sering memandang street art dengan sebelah mata, melalui tema ini Guyub Rupa mengedukasi masyarakat bahwa street art juga bagian dari sebuah seni yang layak diapresiasi. 

Memasuki tahun ke-12 peringatan lebaran seni rupa UNNES, Guyub Rupa kembali dengan angin baru, berbekal kreativitas serta tangan-tangan yang tak pernah lelah memperjuangkan ekosistem kesenian.

Festival seni ini akan digelar dari tanggal 5-12 Desember dan berlokasikan di Gedung B9 Gallery UNNES.

Lebaran Seni ini akan dimeriahkan oleh rangkaian acara yang menarik serta sensasional, mengundang berbagai perupa ternama, acara pameran seni, live painting, workshop, music performance, dan masih banyak lagi.

Dengan tema “Tumbuh”, Guyub Rupa mengekspresikan bahwa menjadi sempurna bukanlah tujuan utama, tetapi keberanian untuk bertumbuh dan terus melangkah adalah proses dari hakikat kesempurnaan itu sendiri.

Editor : Tasropi
#UNNES #Gallery #Pameran Seni