RADARSEMARANG.ID - Selingkuh adalah salah satu masalah yang sering terjadi dalam hubungan romantis dan dapat menimbulkan keretakan yang serius.
Dari sudut pandang psikologi, ada beberapa tanda atau ciri-ciri yang kerap muncul pada orang yang berselingkuh. Meski tidak semuanya berlaku secara universal, berikut beberapa ciri yang umum ditemukan:
1. Perubahan Perilaku
Seseorang yang berselingkuh sering menunjukkan perubahan perilaku yang mencolok. Misalnya, pasangan yang sebelumnya perhatian dan hangat tiba-tiba menjadi dingin, kurang responsif, atau menjauh secara emosional.
Ini sering terjadi karena mereka memindahkan perhatian emosional dan fisik mereka ke orang lain.
2. Penurunan Komunikasi
Orang yang berselingkuh biasanya mengalami penurunan komunikasi dalam hubungan. Mereka mungkin menjadi lebih tertutup atau enggan membicarakan hal-hal pribadi.
Bahkan, obrolan yang biasa menjadi canggung atau penuh dengan alasan untuk menghindari percakapan mendalam.
3. Kehilangan Minat dalam Hubungan
Selingkuh sering diiringi dengan hilangnya minat pada hubungan yang sah. Ini bisa terlihat dari kurangnya inisiatif untuk merencanakan kegiatan bersama, berkurangnya keintiman fisik, dan penurunan tingkat antusiasme terhadap pasangan mereka.
4. Menjadi Lebih Rahasia
Orang yang berselingkuh biasanya menjadi lebih tertutup atau rahasia tentang hal-hal pribadi, terutama terkait gadget dan media sosial.
Mereka mungkin sering mengubah kata sandi, menyembunyikan ponsel, atau menghapus riwayat komunikasi dengan lebih sering.
5. Terlalu Banyak Alasan atau Membuat Alibi
Seseorang yang berselingkuh cenderung sering membuat alasan atau alibi ketika mereka tidak bisa menjelaskan keberadaannya dengan jelas.
Mereka mungkin lebih sering menghabiskan waktu di luar rumah dengan alasan pekerjaan atau "me time" yang berlebihan.
6. Perubahan Penampilan Drastis
Dalam beberapa kasus, orang yang berselingkuh dapat menunjukkan perubahan penampilan yang signifikan.
Mereka mungkin menjadi lebih memperhatikan penampilan, mulai dari gaya berpakaian hingga kebiasaan perawatan diri. Perubahan ini bisa menjadi upaya untuk menarik perhatian orang baru.
7. Kurang Terbuka tentang Keuangan
Orang yang berselingkuh mungkin mulai menunjukkan perilaku yang mencurigakan terkait keuangan.
Mereka bisa lebih merahasiakan pengeluaran mereka, atau ada peningkatan pengeluaran yang tidak biasa yang tidak dapat dijelaskan.
8. Sering Membandingkan Pasangan dengan Orang Lain
Tanda lain yang sering muncul adalah ketika seseorang mulai lebih sering membandingkan pasangan dengan orang lain, terutama dalam aspek yang negatif.
Ini bisa menjadi sinyal bahwa mereka sedang tertarik pada orang lain dan mulai merasionalisasi tindakan mereka.
9. Munculnya Kecurigaan yang Tidak Beralasan
Orang yang berselingkuh terkadang justru menjadi lebih curiga terhadap pasangannya sendiri.
Fenomena ini disebut proyeksi, dimana mereka merasa bersalah atas tindakan mereka dan secara tidak sadar menuduh pasangan mereka melakukan hal yang sama.
10. Kurang Rasa Bersalah atau Empati
Seseorang yang terlibat dalam perselingkuhan sering menunjukkan penurunan rasa bersalah atau empati terhadap pasangan sah mereka.
Mereka mungkin menjadi lebih egois, dan kurang peduli dengan perasaan pasangannya.
Faktor Psikologis yang Memicu Selingkuh
Ada beberapa faktor psikologis yang dapat mendorong seseorang untuk berselingkuh, seperti:
- Rasa tidak puas dalam hubungan: Sering kali, ketidakpuasan emosional atau fisik dalam hubungan mendorong orang untuk mencari perhatian di luar.
- Rendahnya harga diri: Seseorang dengan harga diri rendah mungkin berselingkuh untuk mencari validasi dari orang lain.
- Keinginan untuk petualangan atau kebosanan dalam hubungan: Kurangnya variasi dalam hubungan jangka panjang dapat menyebabkan seseorang mencari kegembiraan baru.
- Masalah komitmen: Beberapa orang mungkin merasa sulit untuk benar-benar berkomitmen pada satu hubungan saja.
Meskipun ciri-ciri di atas dapat menjadi tanda perselingkuhan, penting untuk diingat bahwa setiap individu berbeda.
Tidak selalu perubahan perilaku ini berarti seseorang pasti berselingkuh, namun bisa menjadi sinyal untuk memperbaiki komunikasi dalam hubungan. (bas)
Editor : Baskoro Septiadi