RADARSEMARANG.ID, Buah merupakan salah satu sumber makanan kaya akan vitamin, serat dan nutrisi lainnya yang baik bagi kesehatan tubuh.
Selain itu, buah juga mengandung gula alami atau biasa disebut dengan fruktosa yang memberikan rasa manis yang menyegarkan ketika dikonsumsi.
Meski kandungan fruktosa dalam buah tidak akan mempengaruhi kesehatan orang pada umumnya, tetapi mengkonsumsi fruktosa secara berlebihan akan memberikan pengaruh bagi para penderita diabetes.
Oleh sebab itu, sebagai penderita diabetes haruslah tahu buah apa saja yang harus dibatasi jumlah konsumsinya sehingga selain menghindari kadar gula berlebih, manfaat dari buah tersebut juga bisa dirasakan.
Berikut adalah tujuh buah dengan kadar gula alami atau fruktosa yang tinggi.
Anggur
Memiliki rasa manis dan asam yang khas, buah anggur pastinya menjadi favorit banyak orang.
Anggur juga mengandung antioksidan yang tinggi serta berfungsi untuk melindungi tubuh dari serangan Radikal bebas dalam tubuh.
Namun, kandungan gula dalam anggur juga cukup tinggi, yakni setiap satu cangkir buah anggur (92 gram) memiliki kandungan gula sebanyak 14 gram.
Oleh sebab itu, konsumsi anggur sebaiknya dilakukan secukupnya saja ya.
Apel
Apel memiliki kandungan antioksidan dan fitonutrien yang baik untuk mencegah pertumbuhan kanker, hipertensi, hingga penyakit jantung.
Maka tak jarang, banyak orang-orang yang membawakan apel ketika hendak menjenguk seseorang yang sedang sakit.
Bagi para penderita diabetes sebaiknya jangan terlalu banyak mengkonsumsi apel karena kadar gula yang dimiliki cukup tinggi.
Satu buah apel sedang atau biasanya seberat 200 gram mengandung kadar gula sebanyak 20 gram loh.
Nanas
Buah kuning satu ini mengandung banyak vitamin yang baik untuk tubuh, yaitu vitamin B1, B6, hingga vitamin C.
Satu potong nanas segar juga mengandung fruktosa yang cukup tinggi, yakni sekitar 16 gram.
Oleh sebab itu, jika ingin mengkonsumsi buah nanas sebaiknya dikonsumsi secukupnya saja, jangan berlebihan.
Pir
Buah pir merupakan salah satu buah dengan kadar gula yang cukup tinggi, yaitu sekitar 18 gram di setiap satu buahnya.
Meski demikian, satu buah pir ukuran sedang bisa membantu memenuhi 20 persen kebutuhan serat dalam tubuh karena kandungan serat dalam pir juga tinggi.
Buah Tin
Buah tin atau buah ara merupakan buah yang kaya akan gizi, seperti vitamin A, B1, B2, fosfor, zat besi, natrium, hingga kalsium.
Namun, kadar gula yang dimiliki juga nggak kalah tinggi, sehingga para penderita diabetes harus membatasi konsumsi buah ini.
Setiap 150 gram atau satu porsi penyajian buah tin mengandung sekitar 27 gram gula atau sama dengan satu buah permen coklat.
Delima
Buah delima memiliki kandungan kolesterol, lemak jenuh, dan sodium rendah.
Selain itu, buah ini juga mengandung folat dan serat serta vitamin C dan K yang baik bagi tubuh.
Namun, kadar gula yang dimiliki cukup tinggi, yaitu sekitar 21 gram pada setiap 150 gram penyajiannya.
Leci
150 gram buah leci segar mengandung sekitar 29 gram gula.
Kandungan gula yang tinggi itu, menempatkan leci sebagai peringkat pertama buah dengan kadar gula tertinggi.
Apalagi leci yang disajikan dalam kemasan kalengan, kadar gula dan karbohidratnya bisa lebih tinggi lagi.
Itu tadi adalah tujuh buah dengan kandungan gula tinggi yang jumlah konsumsinya harus dibatasi terutama bagi penderita diabetes.
Meski demikian, buah-buah di atas masih bisa dikonsumsi secara seimbang bersamaan dengan konsumsi gizi yang diperlukan tubuh lainnya. (mg2/bas)
Editor : Baskoro Septiadi