RADARSEMARANG.ID - Tak bisa dipungkiri, brand Coach menjadi salah satu brand fashion yang selalu mendapatkan tempat di hati konsumen.
Terutama untuk produk tas wanita, brand Coach salah satu yang menjadi buruan kaum hawa untuk memenuhi kebutuhan fashion mereka.
Dilansir dari website resmi mereka, Coach merupakan brand fashion asal New York yang didirikan oleh enam perajin di sebuah apartemen loteng di New York pada tahun 1941.
Coach memulai dengan mimpinya untuk membuat kerajinan kulit berupa dompet dan pouch dari kulit.
Hingga kemudian dua orang yang berpengalaman di bidang industri kulit yaitu Lillian dan Miles Cahn bergabung hingga akhirnya mencapai kesuksesan seperti sekarang.
Lillian merancang tas wanita pertama dari merek tersebut. Miles bertanggung jawab untuk menyempurnakan produknya.
Kemudian pada tahun 1962 datanglah Bonnie Cashin yang diminta bergabung oleh Miles Cahn untuk menjadi desainer utama pertama Coach.
Cashin mengambil alih peran Miles dan merancang beberapa ciri khas Coach, termasuk perangkat keras turn-key kuningan yang terkenal dari label tersebut, tas model bucket, dan tas jinjing beritsleting yang cukup luas untuk memuat tas tangan kedua yang lebih kecil di dalamnya.
Dengan visi Bonnie yang tak kenal takut akan warna, proporsi, dan kekhasan dan kecintaannya pada dunia kerja, Coach berubah menjadi cerminan sempurna kebebasan dan kesetaraan modern, sikap New York tahun 60an.
Dalam dekade-dekade berikutnya, Coach membuka toko pertamanya di Madison Avenue dan bertransformasi.
Dari perusahaan barang kulit yang dikelola keluarga menjadi rumah mode yang terkenal di seluruh dunia karena koleksi gaya dan gaya hidupnya yang berbeda yang terinspirasi oleh New York.
Kemudian pada tahun 1965 Richard Rose bergabung dengan keluarga Coach sebagai Wakil Presiden Eksekutif.
Rose bertanggung jawab untuk memberikan Coach penempatan yang dibutuhkan di mal, sehingga memberikan tingkat eksposur dan status baru pada merek tersebut.
Dia juga dianggap sebagai mentor Lewis Frankford yang bergabung pada tahun 1979 sebagai Wakil Presiden Pengembangan Bisnis.
Di bawah arahannya, toko Coach pertama dibuka di Madison Avenue pada tahun 1985, dan di tahun yang sama ketika Miles dan Lilian Cahn menjual merek tersebut ke perusahaan barang konsumsi Amerika, Sara Lee.
Di bawah manajemen baru, dan dengan visi Frankford bagi perusahaan, penjualan Coach berkembang pesat.
Pada tahun 1996, Frankford menjadi ketua dan CEO Coach juga mengangkat desainer Reed Krakoff sebagai presiden dan direktur kreatif eksekutif.
Bersama-sama, para pria menyempurnakan merchandise Coach agar fungsional dan bergaya.
Pergeseran ini melambungkan merek tersebut menuju ketenaran dan kekayaan — citra Krakoff mendorong penjualan merek tersebut dari USD500 juta menjadi USD5 miliar.
Pada tahun 2001, Sara Lee memutuskan hubungan dengan Coach sehingga bisa menjadi entitas tersendiri. (bas)
Editor : Baskoro Septiadi