RADARSEMARANG.ID, PASAR Semawis yang di gelar di kawasan Pecinan, bakal kembali di buka sebagai bentuk perayaan datangnya tahun baru Cina atau Imlek tahun 2025.
Sejumlah persiapan telah di lakukan panitia pasar Semawis.
Yang menarik dari gelaran pasar Semawis tahun ini adalah warga Tionghoa yang datang ke pasar, di wajibkan untuk mengenakan baju tradisional khas jawa.
Kalau perempuan mengenakan kebaya, laki-laki mengenakan surjan.
“kebaya simbol kearifan lokal perempuan Tionghoa sekaligus simbol keindonesiaan, sekaligus bentuk toleransi dan keberagaman yang kita junjung tinggi,” kata Ketua Komunitas Pecinan Semarang untuk Pariwisata (Kopi Semawis) Harjanto Halim.
Tak hanya melambangkan akulturasi dan toleransi budaya, tambah Harjanto Halim, bagi anda penikmat kuliner, akan di manjakan dengan beragam makanan khas di pasar Semawis.
Ada lebih dari 200 stand yang bakal mengisi pasar Semawis dalam rangka memperingati imlek 2025 ini dan sebagian besar stand yang akan mengisi pasar Semawis adalah stand kuliner.
Lalu kuliner khas apa saja yang bakal menggoyang lidah kalian saat berkunjung ke pasar Semawis, Semarang.
- Es Hawa
Bagi orang Semarang, es Hawa sudah sangat familiar, namun kini keberadaannya semakin sulit di cari.
Nah, di Pasar Semawis ini kita bakal ketemu hidangan es unik ini, yang akan membuat kita kembali ke masa lalu. Es hawa sendiri sebenarnya minuman khas kota Pekalongan.
Bagi yang belum pernah mencoba es hawa ini, rasanya manis gurih karena terbuat dari kelapa, dan bubuk cokelat.
Saat di pasar Semawis anda bisa melihat proses pembuatannya yang unik.
- Pisang Plenet
Dari namanya sudah ketahuan, kuliner satu ini berbahan utama pisang. Ini adalah khas kota Semarang.
Proses pembuatannya, pisang ini akan dipipihkan, dioles margarin dan di taburi aneka topping,kemudian dibakar.
Menikmati pasar Semawis semakin seru,sembari menyantap pisang plenet.
Baca Juga: UMKM Tim PKK Kecamatan Karangawen Promosikan Minuman Jamu Kunir Asem di Pasar Murah
- Jamu Jun
Anda tidak suka jamu? jangan apriori dulu, jamu Jun ini bukan sekedar jamu, berbeda dengan jamu umumnya yang biasa kita jumpai dijajakan mbok-mbok jamu keliling atau di kios jamu.
Jamu Jun ini lebih mirip seperti bubur, dengan toping seperti bola-bola yang kenyal di dalamnya.
Jamu Jun terbuat dari puluhan bahan rempah, yang di jamin bakal bikin hangat tubuh kita di tengah cuaca kota Semarang yang sering hujan.
Nah itu dia beberapa kuliner unik yang bakal anda jumpai saat berkunjung ke pasar Semawis di kawasan Pecinan Semarang, yang bakal di buka mulai Sabtu (25/1/25) hingga hari Senin (27/1/25). (Sls)
Editor : Tasropi