Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Bisa Cuan! Inilah 6 Jajajan Gorengan Jadul Khas Jawa yang Jarang Ditemui di Pasaran

Tasropi • Rabu, 8 Mei 2024 | 20:45 WIB
Kolase Tangkap Layar Gorengan Tradisional
Kolase Tangkap Layar Gorengan Tradisional

RADARSEMARANG.ID, PERKEMBANGAN zaman mendorong munculnya kreasi baru masyarakat termasuk dalam bidang kuliner hingga adanya beragam makanan modern.

Beragam makanan dari luar negeri kadang menggeser jenis makanan tradisional yang sudah populer di Indonesia.

Hingga kesan yang muncul ketika melihat makanan tradisional menyebutnya sebagai makanan jadul.

Berbagai hidangan lezat yang telah diwariskan dari generasi ke generasi menunjukkan kekayaan budaya dan rasa yang melekat pada suatu daerah.

Baca Juga: Jarang Orang Tahu! Inilah 5 Jajanan Khas Semarang dengan Nama Unik

Khusus pada daerah Jawa Tengah, masyarakat memiliki berbagai jenis jajanan gorengan yang meskipun jadul tapi rasanya lezat. 

Jajaran gorengan jadul ini mempunya cita rasa yang beragam dari manis sampai gurih tergantung bahan makanan pembuatnya,

Gorengan yang dimaksud di sini adalah sejenis camilan dan hidangan teman ngopi atau pun minum. Meskipun bisa juga dijadikan kudapan setelah makan.

Berikut ini jajanan gorengan jadul khas jawa tengah yangmulai tergeser dengan kuliner kekinian, hingga jarang ditemui di pasaran :

1. Lentho

Jenis gorengan ini kadang ditemui pada penjual nasi pecel atapun penjual bakulan di pasar. 

Lentho merupakan gorengan yang terbuat dari adonan parutan singkong, parutan kelapa dan ditaburi kacang tolo.

Rasanya gurih sedikit manis, cenderung agak keras dibandingkan gorengan pada umumnya.

2. Klenyem

Hampir sama dengan lentho, klenyem berbahan singkong di dalamnya berisi gula merah. 

Rasa gurih dan manis bercampur ketika Anda menikmatinya. Terasa akan lebih nikmat jika makan klenyem ditemani dengan kopi hitam atapun teh panas.

Jajanan ini kadang juga disebut misro, diambil dari akronim 'manis ning jero'.

3. Combro

Serupa dengan klenyem atau misro, combro juga gorengan berbahan parutan singkong.

Akan tetapi combro punya karakter rasa gurih dan pedas, karena isiannya bukan gula merah melainkan oncom.

Sedangkan di Jawa oncom ini diganti dengan tempe gembus yang diberi sambal.

4. Timus

Timus merupakan gorengan berkarakter manis, karena terbuat dari ketelah yang dicampur tapioka.

Untuk menambahkan rasa lebih manis adonan dicampur dengan gula pasir.

Tekstur dari jajanan gorengan ini yaitu kenyal dan empuk. 

Biasanya timus dijadikan hidangan untuk pertemuan warga baik arisan maupun rapat RT.

5. Rondo Royal

Rondo royal merupakan jenis gorengan yang berasal dari Jepara, Jawa Tengah. Mungkin namanya jarang terdengar, tetapi jenis gorengan ini memiliki cita rasa yang enak.

Rondo royal terbuat dari tape yang digoreng dengan balutan tepung. Teksturnya renyah diluar dan lembut di dalam. Karena terbuat dari tape, rasanya perpaduan antara manis dan gurih.

6. Geblek

Makanan ini berasal dari Kulonprogo, Jogjakarta. Geblek terbuat dari bahan yang cukup sederhana yakni tepung kanji, bawang putih dan garam

Rasanya yang gurih ditambah dengan tekstur yang unik memberikan sensasi rasa tersendiri bagi penikmatnya.

Geblek sangat cocok disajikan di kala hangat ditemani tempe besengek dan secangkir kopi atau teh hangat.

Sebenarnya masih banyak yang bisa dieksplore makanan jadul baik yang berupa gorengan maukupun rebusan.

Jika kita mampu menangkapnya sebagai peluang usaha, jajajan gorengan jadul ini bisa jadi inspirasi untuk berwirausaha.

Anda bisa cuan jika mampu menghadirkan jenis usaha unik dari jajanan gorengan jadul ini.

Editor : Tasropi
#Rondo Royal #jajanan gorengan #bisa cuan #Perkembangan Zaman #makanan tradisional