Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Menggugah Selera, Inilah 10 Macam Bubur Ayam Khas Nusantara Sangat Cocok untuk Sarapan Pagi

Tasropi • Senin, 6 Mei 2024 | 18:36 WIB
Bubur ayam Pak Sugiyo, dikenal lezat dan ngangenin. (ADENNYAR WYCAKSONO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
Bubur ayam Pak Sugiyo, dikenal lezat dan ngangenin. (ADENNYAR WYCAKSONO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
RADARSEMARANG.ID, MENU sarapan pada umumnya memiliki ciri khusus agar mudah dicerna oleh tubuh. Berbeda dengan menu makan siang yang kompleks dari segi cita rasa, tekstur dan bahan olahannya.

Menu sarapan pagi membutuhkan jenis makanan yang lembut dari sisi tekstur. Hal ini agar mudah dalam menyerap nutrisi pada makanan dan segera mengubahnya menjadi energi.

Salah satu menu yang cocok untuk sarapan pagi yaitu bubur. Meskipun bubur memiliki jenis dan macam yang berbeda dari segi rasa dan bahan pembuatnya, tapi yang menjadi menu paling umum dan khas nusantara adalah bubur ayam. Bubur nasi yang diberi suwiran ayam.

Baca Juga: Rekomendasi 8 Bakso Enak di Semarang, Ada Kuah Mercon Nusantara Bisa Bikin Mulut Dar Der Dor
Baca Juga: Pecinta Kuliner Wajib Cicipi Makanan Khas Magelang Jemunak, Olahan Singkong punya Cita Rasa Manis dan Gurih

Bubur seperti ini bercita rasa asin atau gurih. Ada juga beberapa jenis bubur yang bercita rasa manis yang disajikan dengan gula merah cair atau kecap.
 
Pernahkan Anda mencoba bubur-bubur khas Nusantara dari berbagai daerah?
 
Berikut kita sajikan 10 bubur ayam khas Nusantara :

1. Bubur Ayam Jakarta
 
Bubur ayam Jakarta dibuat dengan bahan beras, daun salam, garam, kemudian bumbu untuk kuah terdiri dari serai, kaldu ayam, kecap manis, bawang merah, bawang putih, dan jintan.
 
Bubur ayam Jakarta disajikan dengan sate ampela yang dibumbui dengan bawang merah, bawang putih, jahe, daun salam, dan kemiri.
 
Ciri khas dari bubur di sini adalah teksturnya yang kental dan rasanya gurih dan manis. Isian dari bubur yang disajikan cukup banyak, di antaranya kacang kedelai, kuah sayur, bawang goreng, suwiran ayam, dan seledri.
 
Bubur ini tidak hanya dijual di Jakarta, beberapa Kota besar di Indonesia ada saja saja orang yang menjualnya, baik berupa pedagang kaki lima maupun berupa kedai makan. Pedagang kadang menamakan bubur ayam khas Jakarta ini juga dengan bubur ayam Betawi.
 

2. Bubur Ayam Khas Bali

Bubur khas Bali atau disebut mengguh merupakan bubur gurih terbuat dari beras dan santan. Mengguh ditaburi ayam suwir dan disiram dengan kuah ayam kental.

Bubur mengguh berasal dari Kabupaten Buleleng, Bali bagian utara. Bubur mengguh dahulu disantap saat upacara adat di Bali, tapi kini hidangan hangat ini banyak dijajakan sebagai menu sarapan.

3. Bubur Ayam Cirebon

Bubur ayam khas Cirebon merupakan bubur nasi dengan kuah kaldu yang kental. Di atasnya ditaburi juga dengan suwiran ayam, bawang goreng, seledri, dan emping, dan lain-lain.

Bubur ayam Cirebon biasa ditemukan di kota-kota besar, terutama Jakarta. Biasanya bubur ini dijual oleh orang Cirebon dengan memberikan tulisan pada gerobak bubur dengan nama "Bubur Cirebon".

4. Bubur Ayam Pontianak

Bubur ayam ini dimasak menggunakan kaldu ayam agar bubur terasa lebih gurih dan wangi.

Bubur Ayam ini menggunakan topping ayam cincang, telur dadar, telur rebus kecap, dan cakwe kering.
 
Bubur ayam ini juga diberi kuah kecap kaldu yang bikin rasa bubur menjadi lebih gurih dan asin.
 
Baca Juga: Bandar Sabu Lintas Pulau Asal Wonosobo Ini Diciduk Polisi, Dapat Narkoba dari Aceh, Diedarkan di Semarang

5. Bubur Aceh

Bubur nasi khas Aceh atau bubur kanji rumbi merupakan menu terkenal di Bumi Rencong. Bubur kanji bercita rasa gurih dengan campuran rempah yang kaya.
 
Campuran rempah-rempah dan daging terlebih dahulu digiling atau dihancurkan sebelum dimasak bubur.

Bubur kanji rumbi juga ditaburi potongan ayam atau udang. Bubur kanji rumbi di daerah asalnya selalu dimasak dalam jumlah dan wadah yang besar.
 
Bubur jenis bubur ayam ini biasa ditemukan di Aceh saat bulan Ramadan sebagai menu buka bersama di masjid.

6. Bubur Singkawang

Bubur khas Singkawang berbeda dengan beberapa jenis bubur daerah lain dari cara pemasakannya.
 
Bubur Singkawang dimasak dua kali menggunakan air beras yang sama. Sisa air beras ini juga untuk memasak daging yang digunakan sebagai taburan.

Bubur Singkawang diberi minyak bawang putih, taburan daging sesuai pilihan, dan sayur-sayuran.
 
Kalau kamu berkunjung ke Singkawang, tak lengkap kalau belum mencicipi menu sarapan pagi khas Kota Seribu Klenteng ini.

7. Bubur Ayam Cianjur

Cocok untuk jadi menu makan sarapan pagi. Racikan bubur dengan paduan kecap asin ini bisa dinikmati di beberapa tempat.

Bubur ayam gaya Cianjur memiliki keunikan tersendiri. Salah satunya ada pada jenis beras yang digunakan yakni yang pulen agar tekstur dan rasanya lebih lembut enak.

Bubur ayam ini memiliki tekstur yang tidak kental dan tidak encer pula namun sedang dengan tambahan bumbu kuning, jeroan, bawang yang sudah digoreng, seledri, kacang serta suiran ayam yang membuat bubur ayam ini bisa langsung dirasakan tenggorokan dan dijamin enak dan tidak mengecewakan.

8. Bubur Bandung

Kota Bandung sangat terkenal dengan wisata kulinernya. Begitu juga dengan menu sarapan, kamu tidak akan kesulitan untuk mencari pengganjal perut di pagi hari saat di Kota Kembang.
 
Salah satunya kamu bisa sarapan dengan bubur khas Bandung.

Bubur khas Bandung tidak jauh beda dengan jenis bubur ayam daerah lain. Bubur Bandung dibuat lebih gurih tanpa kaldu dan lebih encer.
 
Dicampur juga ayam suwir, potongan selederi, bawang daun, cakwe, bawang goreng, kerupuk.

Jika bubur ayam Cianjur diberi tambahan kuah kaldu kuning dan sedikit kecap manis di atasnya, sehingga tampilannya lebih berwarna kuning cerah.
 
Hal ini berbeda dengan bubur ayam Bandung yang diberi tambahan minyak bawang, kecap asin, dan kecap manis saat disajikan

9. Bubur Ayam Semarang

Bubur ayam khas Semarang ini rasanya cenderung lebih manis dengan kuah cokelat.
 
Bubur ini dilengkapi dengan topping ayam suwir, kacang kedelai goreng, cakwe, dan kerupuk.

Tersedia juga lauk pendamping seperti sate puyuh, sate ati ampela, sate usus, dan sebagainya.
 

10. Bubur Manado
 
Bubur ini berbahan dasar beras dan labu kuning. Campuran labu kuning ini membuat tinutua beraroma dan rasa spesial.
 
Ada juga campuran sayur-sayuran. Bubur Manado biasa disajikan dengan berbagai menu lauk pauk, seperti perkeledel, sambal roa, ikan-ikanan. Bubur Manado juga disajikan dengan sup dan mie.
 
Lebih lengkap lagi bubur manado disantap dengan tambahan sambal, jika Anda ingin lebih nikmat lauk ikan juga bisa diganti dengan suwiran ayam. 
 
Itulah menu bubur khas nusantara yang penuh cita rasa dan sangat cocok untuk sarapan pagi. 
Editor : Tasropi
#bubur manado #sarapan pagi #khas Nusantara #bubur ayam