Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Kelompok Kajian Handwriting FKIP UMK Gelar Pelatihan Terapi Okupasi Berbasis Handwriting di SLB Negeri Purwosari Kudus

H. Arif Riyanto • Selasa, 20 Januari 2026 | 14:54 WIB
Narasumber pelatihan Dr. Nur Fajrie, M.Pd, dosen PGSD sekaligus Kaprodi Magister Pendidikan Dasar UMK bersama para guru SLB Negeri Purwosari Kudus.
Narasumber pelatihan Dr. Nur Fajrie, M.Pd, dosen PGSD sekaligus Kaprodi Magister Pendidikan Dasar UMK bersama para guru SLB Negeri Purwosari Kudus.

RADARSEMARANG.ID, Kudus— Kelompok Kajian Handwriting Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muria Kudus (UMK) melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa Pelatihan Model Terapi Okupasi Berbasis Handwriting Task untuk mengurangi gangguan motorik halus pada peserta didik disabilitas di SLB Negeri Purwosari Kudus.

Kegiatan ini diikuti sebanyak 32 guru di SLB Negeri Purwosari Kudus.

Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan pendidik dalam menerapkan pendekatan terapi okupasi berbasis tugas menulis (handwriting task) sebagai strategi pembelajaran dan intervensi yang mendukung perkembangan motorik halus peserta didik berkebutuhan khusus.

Baca Juga: Audit Mutu Internal MPD UMK Siap Melaju Internasionalisasi

“Pelatihan ini menjadi bagian dari komitmen FKIP UMK dalam mendukung pendidikan inklusif dan layanan pendidikan yang adaptif terhadap kebutuhan peserta didik,” kata  narasumber Dr. Nur Fajrie, M.Pd, dosen PGSD sekaligus Kaprodi Magister Pendidikan Dasar Universitas Muria Kudus (UMK).

Narasumber Dr. Nur Fajrie, M.Pd, saat Pelatihan Model Terapi Okupasi Berbasis Handwriting Task untuk mengurangi gangguan motorik halus pada peserta didik disabilitas di SLB Negeri Purwosari Kudus.
Narasumber Dr. Nur Fajrie, M.Pd, saat Pelatihan Model Terapi Okupasi Berbasis Handwriting Task untuk mengurangi gangguan motorik halus pada peserta didik disabilitas di SLB Negeri Purwosari Kudus.

Dalam kesempatan itu, Nur Fajrie menyampaikan materi terkait konsep dasar handwriting, prinsip terapi okupasi dalam konteks pendidikan, serta contoh penerapan aktivitas handwriting task yang aplikatif dan sesuai dengan karakteristik peserta didik disabilitas.

Penyampaian materi dilakukan secara interaktif melalui pemaparan konsep, diskusi, serta praktik sederhana yang dapat langsung diterapkan oleh guru di kelas.

Kegiatan pengabdian ini disambut baik oleh pihak SLB Negeri Purwosari Kudus sebagai sekolah mitra.

Baca Juga: MPD UMK dan Dinas Dikpora Jepara ‘Sinau Bareng’: Kuatkan Kompetensi Guru Menuju Pembelajaran Bermutu

Pihak sekolah menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut karena dinilai relevan dengan kebutuhan pembelajaran dan layanan pendampingan peserta didik, khususnya dalam pengembangan kemampuan motorik halus yang berpengaruh terhadap kemandirian dan kesiapan belajar siswa.

“Melalui kegiatan ini, diharapkan terjalin sinergi yang berkelanjutan antara perguruan tinggi dan sekolah mitra dalam pengembangan inovasi pembelajaran dan layanan pendidikan khusus,” ujarnya.

Dikatakan, Kelompok Kajian Handwriting FKIP UMK berkomitmen untuk terus berkontribusi melalui kegiatan pengabdian yang berdampak nyata bagi peningkatan kualitas pendidikan, khususnya bagi peserta didik berkebutuhan khusus. (aro)

 

 

 

 

 

 

 

Editor : H. Arif Riyanto
#Magister Pendidikan Dasar #universitas muria kudus #Pengabdian kepada masyarakat #Kaprodi #SLB Negeri #FKIP #pengabdian masyarakat #Purwosari #Pascasarjana UMK #umk #kudus #SLB