RADARSEMARANG.ID - Bulan Ramadhan adalah momen terbaik untuk kembali akrab dengan Al-Qur'an. Di antara surat yang sering dibaca umat Islam untuk memohon kelapangan rezeki adalah Surat Al-Waqi'ah.
Apalagi di sore hari menjelang berbuka, ketika suasana lebih tenang, menunggu adzan maghrib sambil membaca Al-Wāqi'ah bisa jadi amalan yang menenangkan hati sekaligus memperkuat harapan kepada Allah.
Baca Juga: Keutamaan, Makna, Dalil Puasa, Ibadah-ibadah Wajib dan Sunnah di Bulan Ramadan 1447 H
Ada hadis yang cukup populer di kalangan umat Islam:
“Barang siapa membaca Surat Al-Wāqi‘ah setiap malam, maka ia tidak akan tertimpa kemiskinan selamanya.”
Hadis ini diriwayatkan oleh: Al-Baihaqi dalam kitab Syu‘ab al-Îmân.
Namun, para ulama hadis menjelaskan bahwa sanad hadis ini lemah (dha‘if).
Baca Juga: Keutamaan Surah Al Fatihah dan Manfaatnya Bagi yang Baca
Namun, para ulama membolehkan mengamalkan hadis dha‘if dalam fadhail amal (keutamaan amalan) selama:
Tidak berkaitan dengan akidah atau hukum halal-haram
Tidak diyakini secara pasti sebagai sabda yang sahih
Tetap meyakini bahwa Allah-lah satu-satunya pemberi rezeki
Ramadhan adalah bulan turunnya Al-Qur’an.
Baca Juga: Inilah Keutamaan Doa Dalam Menyambut Ramadan yang Shahih Beserta Penjelasan Lengkapnya
Maka membaca Al-Wāqi‘ah di bulan ini terasa lebih istimewa.
Bukan semata-mata mengejar rezeki materi, tapi berharap keberkahan: Rezeki yang cukup, hati yang tenang, urusan yang dimudahkan
Karena sejatinya, rezeki terbesar adalah ketika Allah membuat kita merasa cukup.
Baca Juga: PBL Tingkatkan Hasil Belajar Membaca Surah Al-Falaq
Meski hadis khusus tentang “tidak akan miskin” berstatus lemah, membaca Surat Al-Wāqi‘ah tetaplah amalan baik.
Setiap huruf yang dibaca bernilai pahala, apalagi di bulan Ramadhan yang pahalanya dilipatgandakan. (mg3)
Editor : Baskoro Septiadi