RADARSEMARANG.ID — Tahun baru Islam 1447 Hijriyah telah tiba.
Momentum yang juga disebut 1 Muharram itu disemaraki oleh kaum muslimin dari berbagai penjuru dunia.
Selain itu, ada juga anjuran minum susu pada 1 Muharram.
Hal ini dianjurkan oleh para ulama sebagai bentuk harapan dan doa sepanjang tahun agar dijadikan tahun yang putih, bersih, dan melakukan kebaikan-kebaikan
Nabi Muhammad saw bersabda:
“Tiada sesuatu yang paling mulia dalam pandangan Allah, selain dari berdoa kepada-Nya, sedang kita dalam keadaan lapang” (HR Al-Hakim).
Doa juga merupakan sebuah ibadah, bahkan inti dari ibadah itu sendiri, seperti dalam shalat, hampir keseluruhan bacaannya merupakan doa kita kepada Allah swt.
Maka ketika kita sedang beribadah kepada Allah, maka kita otomatis sedang berdoa kepada-Nya.
Karena doa merupakan salah satu ibadah kepada Allah, maka setiap doa yang kita panjatkan akan diberikan pahala oleh-Nya, meski doa tersebut belum dikabulkan.
Setiap hari kita dianjurkan untuk bedoa kepada Allah swt, sejak bangun tidur hingga bertemu tidur lagi.
Misalnya, sebelum dan sesudah makan, ketika akan minum, ketika akan bepergian, ketika pulang dari bepergian, dan sebagainya.
Jika tidak mengetahui bacaan doanya, kita disunnahkan untuk mengucap basmalah, “Bismillahirrahmanirrahim”.
Baca Juga: Update Bursa Transfer Pemain Liga 1 Untuk Musim 2025/2026
Nanti malam, kita akan memasuki 1 Muharram 1447 H, di mana hari tersebut merupakan awal tahun dari kalender Islam.
Bulan Muharram sendiri merupakan bulan yang dimuliakan oleh Allah swt, sehingga di dalamnya banyak keutamaan-keutamaan bagi umat Islam.
Pada malam 1 Muharram, kita memiliki tradisi minum susu putih yang sebelumnya diawali dengan berdoa.
Amalan ini berasal dari tradisi Abuya Sayyid Muhammad Alawy Al Maliki, seorang ulama terkenal yang merupakan keturunan Rasulullah saw di tanah suci.
Mengapa minum susu putih di malam 1 Muharram.
Menurut Abuya Sayyid Muhammad Alawy Al Maliki, meminum susu putih pada malam tersebut melambangkan permulaan tahun yang baru, yang bersih dan penuh dengan kebaikan.
Susu putih, sebagai simbol kebersihan dan nutrisi, menjadi metafora untuk tahun yang putih, bersih, dan dipenuhi dengan kebaikan.
Untuk amalan minum susu putih ini dilakukan setelah Maghrib pada malam 1 Muharram hingga sebelum waktu Subuh.
Caranya cukup sederhana.
Persiapkan segelas susu hangat, lalu baca doa yang telah ditentukan sebelum meminumnya.
Berikut ini bacaan doa saat meminum susu putih di malam 1 Muharram:
أَللّٰهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِيْهِ وَزِدْنَا مِنْهُ
Allahumma baarik lanaa fiihi wazidnaa minhu
Artinya: Ya Allah, berkahilah kami di dalam air susu ini dan tambahlah keberkahan kami darinya.
Amalan ini juga boleh dilakukan bersama keluarga, murid, santri dan masyarakat di sekitar kita.
Sehingga semuanya dapat turut merasakan berkah yang sama.
Hal ini juga yang dijalankan oleh Abuya Sayyid Muhammad Alawy Al Maliki kepada para santrinya.
Selain meminumnya, beliau juga membagikan susu putih kepada para santrinya.
Melalui cara ini, beliau berharap para santrinya juga akan meraih berkah dan menjalani tahun yang akan datang dengan baik dan penuh keberkahan.
Maka dari itu amalan minum susu putih di malam 1 Muharram beserta dengan doa, merupakan wujud tafa’ul atau mengharap kebaikan di tahun baru Islam,
sebagaimana yang rutin dilakukan oleh Abuya Sayyid Muhammad Alawy Al Maliki.
Adab Minum Susu sesuai Sunnah Rasul
Berikut beberapa adab yang harus diperhatikan ketika meminum susu.
Membaca basmalah
Baca Juga: Audisi Indonesian Idol Season XIV Sudah Dibuka, Ini Jadwal Semarang, Solo dan Yogyakarta
Minum menggunakan tangan kanan
Minum sambil duduk, jangan berdiri
Minum tiga tegukan
Baca Juga: 10 Amalan yang Pahalanya Sama dengan Naik Haji
Tidak minum secara berlebihan
Demikian bahasan mengenai anjuran minum susu pada 1 Muharram.
Semoga bermanfaat. (fal)
Editor : Baskoro Septiadi