Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Puasa Ayyamul Bidh 15, 16, 17 Desember 2024 Pahalanya Sama dengan Puasa Sepanjang Tahun, Simak Niat dan Keutamaannya

Falakhudin • Minggu, 15 Desember 2024 | 12:17 WIB
Puasa Ayyamul Bidh 15,16,17 Desember 2024 Pahalanya Sama Dengan Puasa Sepanjang Tahun, Simak Niat dan Keutamaannya
Puasa Ayyamul Bidh 15,16,17 Desember 2024 Pahalanya Sama Dengan Puasa Sepanjang Tahun, Simak Niat dan Keutamaannya

RADARSEMARANG.ID, Semarang — Umat Islam diperintahkan selalu beribadah kepada Allah SWT. 

Taat atas perintah-Nya dan menjauhi segala larangan-Nya.

Salah satu ibadah yang dapat ditingkatkan adalah puasa.

Ayyamul Bidh adalah puasa sunnah yang dianjurkan oleh Rasulullah SAW. 

Baca Juga: Barokah Melihat Wajah Orang Alim, Malaikat akan Memintakan Ampun hingga Hari Kiamat.

 

Amalan ini bertepatan dengan pertengahan tiap bulan.

Dari Abu Hurairah RA, dia berkata:

“Kekasihku (Rasulullah SAW) telah mewasiatkan kepadaku tiga nasehat yang tidak akan pernah aku tinggalkan sampai mati, yaitu berpuasa tiga hari setiap bulan (ayyamul bidh), salat Dhuha, dan salat Witir sebelum aku tidur.” (HR Bukhari)

Asal Usul Puasa Ayyamul Bidh

Puasa ini disebut puasa hari-hari putih (ayyamul bidh), karena hari-hari tersebut bertepatan dengan terang bulan (terang-terangnya bulan).

Menurut kitab Umdatul Qari Syarah Shahihul Bukhari, nama Ayyamul Bidh berdasarkan kisah Nabi Adam turun ke Bumi.

Ketika Nabi Adam diturunkan ke Bumi, tubuhnya terbakar matahari dan tubuhnya menjadi gosong.

Kemudian Allah memberi wahyu agar Nabi Adam berpuasa selama tiga hari.

 

Pada saat menjalani puasa hari pertama, sepertiga badannya menjadi putih.

Kemudian puasa kedua, setengah badannya bersih dan menjadi putih.

Hingga puasa ketiga, di mana seluruh tubuh Nabi Adam menjadi putih.

 

Pelaksanaan Puasa Ayyamul Bidh

Setelah berniat, langkah selanjutnya dalam melaksanakan puasa Ayyamul Bidh adalah melaksanakan sahur. 

Baca Juga: Pakar Psikologi Menilai Orang yang Jarang Posting Status di Medsos Memiliki Karakter Ini

 

Sahur merupakan sunnah yang sangat dianjurkan karena mengandung banyak keberkahan dan memberikan kekuatan bagi orang yang berpuasa. 

Sahur dilakukan sebelum waktu subuh, dan disarankan untuk menunda sahur hingga mendekati waktu subuh agar kekuatan selama berpuasa bisa lebih optimal. 

Puasa Ayyamul Bidh, seperti halnya puasa lainnya, melibatkan menahan diri dari makan, minum, dan hal-hal lain yang membatalkan puasa dari terbitnya fajar hingga terbenamnya matahari.

Setelah waktu berbuka tiba, puasa bisa dibatalkan dengan segera, biasanya dimulai dengan kurma atau air putih, diikuti dengan makan malam.

Rasulullah SAW telah memerintahkan untuk berpuasa pada hari-hari yang malamnya cerah, yaitu tanggal 13, 14, dan 15.” (HR Abu Dawud). (An-Nawawi, Riyâdhus Shâlihîn, juz II, h. 81).

 

Untuk bulan ini, puasa Ayyamul Bidh Jumadil Akhir 1446 H bertepatan pada Desember 2024. 

Sebagai pengingat, berikut jadwal puasa Ayyamul Bidh Jumadil Akhir lengkap dengan niat dan keutamaannya.

 

Jadwal Puasa Ayyamul Bidh Desember 2024

Jadwal puasa Ayyamul Bidh Jumadil Akhir 1446 H ini mengacu pada kalender Hijriah yang dirilis Kementerian Agama (Kemenag) RI.

 

• Ahad, 15 Desember 2024 M/13 Jumadil Akhir 1446 H 

•Senin, 16 Desember 2024 M/14 Jumadil Akhir 1446 H 

•Selasa, 17 Desember 2024 M/15 Jumadil Akhir 1446 H

 

Niat dan Keutamaannya

Berikut ini lafal niat puasa Ayyamul Bidh.

نَوَيْتُ صَوْمَ أَيَّامِ الْبِيْضِ لِلّٰهِ تَعَالَى  

Nawaitu shauma ayyâmil bîdl lilâhi ta’âlâ.   

Baca Juga: Iuran BPJS Kesehatan Kelas 1, 2, 3 Berubah di 2025, Ini Tanggapan Menteri Kesehatan

 

Artinya: “Saya niat puasa Ayyamul Bidh (hari-hari yang malamnya cerah), karena Allah ta’âlâ.”

Sebagaimana puasa sunnah pada umumnya, waktu niat puasa Ayyamul Bidh sejak malam hari sampai sebelum masuk waktu awal, posisi matahari condong ke barat.

Dengan catatan, belum makan ataupun minum apa-apa sejak terbit fajar hingga waktu niat dilakukan.

 

Keutamaan Puasa Ayyamul Bidh

Puasa Ayyaml Bidh memiliki berbagai keutamaan, di antaranya:

 

1. Puasa Ayyamul Bidh memiliki kesamaan makna dengan berpuasa sepanjang masa.

Terdapat nilai penting dari puasa sunah tiga hari dalam sebulan, yaitu seperti berpuasa sepanjang masa.

Dengan berpuasa selama 3 hari sudah cukup mewakili nilainya yang sama dengan berpuasa sepanjang hidup kita.

Sebagaimana yang disampaikan Rasulullah SAW dalam sebuah hadist, “Puasa tiga hari setiap bulan, bagaikan puasa selama hidup (sepanjang masa).” (Mutafaq alaih).

 

2. Puasa dengan mengikuti anjuran Rasulullah SAW.

Rasulullah SAW menganjurkan umat Islam untuk melakukan puasa sunnah tersebut.

Dalam hadis disebutkan bahwa, anjuran ini jangan sampai ditinggalkan selama hidup.

Wasiat tersebut disampaikan oleh Rasulullah untuk dijalankan agar kita mendapatkan manfaatnya.

 

3. Puasa dengan mencontoh kebiasaan Rasulullah SAW.

Rasulullah SAW tidak hanya menganjurkan untuk berpuasa tiga hari dalam sebulan, tetapi beliau juga menjalankannya sepanjang hidupnya.

 

Berdasarkan cerita Mu’adzah al-Adawiyah ra, ia pernah bertanya pada Aisyah ra, “Apakah Rasulullah berpuasa tiga hari setiap bulan?”. 

Jawab Aisyah, “Benar.” Ia bertanya lagi, “Bulan apa saja?”. Aisyah menjawab, “Tak peduli bulan yang mana saja.” (HR. Muslim).

Apabila kita melaksanakannya, kita telah mencontoh kebiasaan Rasulullah SAW sehari-hari yang sudah jelas baik dan bermanfaat.

 

Rasulullah SAW juga berkomitmen untuk melaksanakan puasa pada tanggal 13, 14, dan 15 dan tidak pernah meninggalkan amalan ini dalam kondisi apapun.

Meskipun sedang di rumah maupun bepergian, Rasulullah tetap menjalani puasa sunnah Ayyamul Bidh. (fal/bas)

Editor : Baskoro Septiadi
#Asal Usul Puasa Ayyamul Bidh #Pelaksanaan Puasa Ayyamul Bidh #Puasa Ayyamul Bidh #keutamaan Puasa Ayyamul Bidh #Ayyamul Bidh #Jumadil Akhir