Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Berkat Umpatan Gus Miftah, Sunhaji Banjir Rezeki, Umroh Gratis dan Sepanggung Sholawat Bersama Habib Zaidan bin Haidar Yahya, Ini Jadwalnya

Falakhudin • Kamis, 5 Desember 2024 | 12:20 WIB
BERKAT Umpatan Gus Miftah, Sunhaji Penjual Es Teh Dapat Umroh Gratis dan Sepanggung Sholawat Bersama Habib Zaidan bin Haidar Yahya ini Jadwalnya
BERKAT Umpatan Gus Miftah, Sunhaji Penjual Es Teh Dapat Umroh Gratis dan Sepanggung Sholawat Bersama Habib Zaidan bin Haidar Yahya ini Jadwalnya

RADARSEMARANG.ID, Semarang — Gus Miftah viral lagi karena video singkat yang diunggah ke media sosial.

Kali ini dia terekam mengumpat penjual es teh bakulan yang hadir di pengajian yang digelar di sebuah Ponpes di Magelang, Jawa Tengah.

Dalam video tampak pria yang kini menjadi Utusan Khusus Presiden itu duduk di atas sebuah panggung.

Dia seperti sedang memberikan tausiyah.

Lalu di salah satu momen, seperti yang terekam dan viral, dia berteriak ke penjual bakulan.

“Es teh kamu masih banyak nggak? Masih? Yaudah dijual lah Go***,” katanya diikuti suara tawa dari orang-orang.

Ketika kamera beralih ke penjual es teh tersebut, terlihat perubahan ekspresi dari wajahnya.

Kegiatan berlangsung Lapangan Drh Soepardi Kota Mungkid, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah.

Namun, tiba-tiba ada jamaah nyeletuk meminta agar Gus Miftah memborong dagangan pedagang es yang berdiri di tengah-tengah jamaah.

Candaan Gus Miftah itu pun memecah tawa para hadiri, termasuk tokoh-tokoh yang berada di atas panggung. Kemudian, Gus Miftah melanjutkan.

“Dolen disik, engko lek urung payu Yo wis, takdir (Jual dulu, nanti kalau belum laku ya udah, takdir),” ujarnya.

Gus Miftah lalu menceritakan kisah tasawuf tentang tukang es teh dan bakso yang memiliki doa berbeda terkait cuaca.

Penjual es teh meminta udara panas sedangkan penjual bakso ingin cuaca dingin.

“Kira-kira kalau hari itu adem?

berarti doa tukang es diijabah nggak?

Tetap saja diijabah dalam bentuk lain.

Es nggak laku tapi badan sehat, pulang-pulang istri hamil, ya itu nikmat,” ujar Gus Miftah yang masih menggunakan bahasa Jawa.

“Kok ditinggal bakul (jualan) es kok metteng (hamil).

Kan banyak terjadi di mana-mana,” lanjut Gus Miftah kembali disambut dengan tawa jamaahnya.

Kuasa hukum pemilik nama lengkap Miftah Maulana Habiburrahman itu memberikan klarifikasi.

Dia menyebut apa yang dilakukannya hanyalah gaya syiar saja, bukan hal yang benar-benar dimaksudkan untuk menghardik.

“Itulah guyonan atau gaya bahasa dalam penyampaian syiar, dalam penyampaian sebuah cerita, yang dimaknai dengan pertanda-pertanda yang menurut Gus itu merupakan intermezo dan menarik perhatian khayalak ramai,” kata Herdian Saksono.

Rekan Gus Mitfah, Gus Yusuf Chudlori, juga memberikan pembelaannya.

Pengasuh Pondok Pesantren API Tegalrejo Magelang yang hadir dalam kajian itu merasa tidak ada maksud kasar dari pemuka agama tersebut.

Pondok Pesantren API Tegalrejo Magelang merasa aksi itu dilakukan secara spontan.

Senada dengan Herdian Saksono, dia juga menyebut itu sebagai gaya komunikasi Gus Miftah.

“Saya waktu itu melihat, itu spontan.

Bagian dari komunikasi Gus Miftah dengan bakul, dengan jamaah.

Ya guyonan biasa. Jadi itu ya wajar-wajar saja,” katanya.

“Toh Gus Miftah juga sering borong bakul-bakul es seperti itu, ngelarisi jajanan-jajanan punya jamaahnya.

Jadi tolong jangan dipotong videonya. Kalau bisa, datang langsung ke majelisnya agar paham cara beliau berinteraksi,” ujar Gus Yusuf.

Di waktu yang berdekatan, video lain yang menampilkan dirinya juga banyak ditonton.

Di situ dia tampil humanis, membantu seorang pedagang tahu aci bernama Indah, mahasiswi UIN Pekalongan.

Gus Miftah terekam membantu biaya kuliah dan wisuda Indah.

“Oke, sekarang kamu saya kasih satu juta untuk bayar UKT,” ucapnya.

Berbeda dengan video pedagang es teh bakulan, video Indah ini justru menuai pujian.

“Ini Gus Miftah yang sebenarnya, selalu membantu jamaahnya tanpa pamrih,” tulis salah satu komentar netizen.

Gus Miftah saat ini sudah memberikan tanggapan dengan meminta maaf kepada bapak penjual es teh secara langung mengenai soal viralnya video itu. 

Penjual es teh yang bernama Sunhaji, warga Gesari, Banyusari, Kecamatan Grabag, Kabupaten Magelang mendapatkan banyak support dan bantuan dari segala arah.

Usai video tersebut viral di jagat media sosial, pada Rabu (4/12) pagi, Gus Miftah langsung datang ke kediaman Sunhaji yang berada di Gesari, Banyusari, Kecamatan Grabag, Kabupaten Magelang.

KH Miftah Maulana Habiburrahman atau biasa akrab Gus Miftah mengatakan, dirinya disini untuk bersilaturahmi dengan penjual es teh viral.

Dan beliau ini, kata Gus Miftah, sering menghadiri pengajian. 

Sehingga yang saat itu niatnya guyon ternyata disalah persepsikan.

“Yang saat itu niatnya guyon, ternyata disalah persepsikan. 

Baca Juga: 7 Amalan Bulan Jumadil Akhir Desember 2024 Tiga Bulan Menjelang Bulan Ramadan dan Peristiwa Pentingnya

Saya minta maaf kepada Kang Sunhaji,” ucapnya saat mengunjungi kediaman Sunhaji.

Ia mengatakan, beliau ini ternyata penjual es teh spesialis pengajian. 

Jadi kemana-mana ikut ngaji. “Jadi disini saya minta maaf,” ujarnya.

Sementara itu, Sunhaji sendiri mengaku, tidak tahu akan viral seperti ini. 

Tapi ia mengaku, sudah saling memaafkan dengan Gus Miftah.

Ia menyampaikan, Gus Miftah sendiri sudah datang secara pribadi ke kediamannya dan sudah bertatap muka, serta sudah meminta maaf juga secara langsung.

“Tadi pagi sudah datang kesini dan sudah saling maaf memaafkan antara saya dengan abah (Sapaan Gus Miftah),” ucapnya saat ditemui di kediamannya, Rabu (4/12).

Sunhaji mengaku, pada saat kejadian itu dirinya sempat tersinggung. 

Baca Juga: Jadwal Sholawat Majelis Az Zahir Bulan Desember 2024

Tapi mau gimanapun juga baru masuk, dan ia juga mengaku tidak tahu apa-apa. 

“Ya tadi sempat tersinggung, tapi gak apa-apa,” ungkapnya.

Meskipun mendapatkan olok-olok, bapak dua orang anak ini mengaku, akan tetap berjualan es teh seperti biasa. 

“Saya tetap akan berjualan, entah itu nanti keliling atau mangkal. 

Yang jelas saya akan tetap berjualan,” ujarnya.

Saat ditanya sudah berapa lama, Sunhaji mengatakan, dirinya sudah satu tahun berjualan. 

Sebelum berjualan es teh, dirinya menjadi buruh kayu.

“Menjadi buruh kayu sudah dua tahun. 

Tapi karena cedera di tangah, saya beralih berjualan es teh,” curhatnya.

Usai videonya viral ini, dirinya mengaku mendapatkan berkah rezeki dari mana-mana.

“Saya sangat bersyukur dan berterima kasih ke segala pihak,” ucapnya.

Berkah di Balik Peristiwa

Sunhaji mengakui bahwa kejadian ini membawa banyak hikmah dan rezeki tak terduga.

“Saya sangat bersyukur dan berterima kasih kepada semua pihak yang sudah membantu,” ucapnya dengan penuh rasa syukur.

Kini, Sunhaji berharap dapat melanjutkan usahanya dengan lebih baik, sembari menjaga hubungan baik dengan semua pihak yang telah memberikan dukungan moral maupun materi.

Kejadian ini juga menjadi pengingat akan pentingnya saling menghormati dan menghargai dalam kehidupan sehari-hari.

Tidak hanya bantuan uang, Sunhaji juga menerima bantuan berupa umroh. Namun, Sunhaji belum bisa memberikan jawaban.

“Terkait tawaran umroh dirinya belum bisa memberikan jawaban. Saya harus komunikasi dengan kakak saya dan keluarga lainnya,” ujarnya.

Bahkan dijanjikan juga akan diadakan acara “Sholawat dan Ngaji Happy” Bersama di desanya yang akan dihadiri:

1 Gus Miftah Jogja

2 Habib Zaidan bin Haidar bin Yahya dari Boyolali

3 Deni Afriandi alias Cak Percil dari Banyuwangi

4 Sunhaji Penjual Es Teh Viral  dari Magelang

Hari dan Tanggal: Kamis 19 Desember 2024

Jam: 19.30 - 24.00 WIB

Lokasi: Gesari Banyusari Grabag Magelang jawa Tengah.

Dan acara ini terbuka untuk jama’ah umum, silahkan menghadiri.

Sebarluaskan, ajaklah teman, kerabat, dan keluarga menghadiri majelis yang penuh berkah ini.

Selalu basahi lisanmu dengan sholawat.

 اَللّٰهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى اٰلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلِمْ 

Memasyarakatkan Sholawat, Mensholawatkan Masyarakat. Agar kelak mendapatkan syafaat. (fal/bas)

Editor : Baskoro Septiadi
#Herdian Saksono #Gus Yusuf Chudlori #KH Miftah Maulana Habiburrahman #gus miftah #Pondok Pesantren API Tegalrejo Magelang #Sholawat dan Ngaji Happy #Sunhaji Penjual Es Teh Viral #Penjual Es Teh #Deni Afriandi alias Cak Percil #Lapangan Drh Soepardi Kota Mungkid #Utusan Khusus Presiden #UIN Pekalongan