RADARSEMARANG.ID, Semarang – Isu super flu yang belakangan ramai diperbincangkan masyarakat dinilai tidak perlu disikapi dengan kepanikan berlebihan. Prof. Dr. dr. Agung Putra, M.Si.Med, profesor Patologi Anatomi sekaligus pendiri dan Direktur Stem Cell and Cancer Research (SCCR) Indonesia, menegaskan, tubuh manusia memiliki sistem alami untuk melawan virus.
Menurut Prof. Agung, tubuh dibekali dua sistem imunitas, yakni sistem imun bawaan dan sistem imun adaptif. Sistem imun bawaan berfungsi menyergap dan membunuh virus yang masuk.
Baca Juga: Ratusan Siswa di Grobogan Keracunan MBG, Ini Respon Sekda Jateng
Sementara sistem imun adaptif memiliki memori untuk mengenali dan melawan kembali virus yang sama. “Yang penting, sistem imunitas ini harus terus diberdayakan,” ujarnya.
Pemberdayaan imunitas dapat dilakukan melalui pola hidup sehat. Salah satunya menjaga kondisi psikologis agar tetap tenang.
Stres, kata dia, dapat menurunkan daya tahan tubuh. Selain itu, asupan makanan sehat juga menjadi faktor utama. Prof. Agung menyarankan masyarakat memanfaatkan bahan pangan lokal yang kaya herbal, seperti sambiloto, brotowali, kunyit, dan kembang lawang.
Ia juga menyinggung tren panjang umur dan anti-aging yang kini banyak diminati. Secara ilmiah, penuaan berkaitan dengan pemendekan telomer atau ujung DNA. Seiring bertambahnya usia, telomer memendek hingga akhirnya sel mengalami kematian terprogram.
Baca Juga: Gubernur Ahmad Luthfi Buka Akses Transportasi Wilayah Kepulauan
Meski usia manusia tetap di tangan Tuhan, Prof. Agung menyebut sains memungkinkan upaya memperpanjang usia produktif. Hasil riset SCCR Indonesia menunjukkan sejumlah herbal mampu menangkal radikal bebas yang mempercepat penuaan.
Selain itu, puasa atau fasting terbukti memicu proses autofagi. Yakni mekanisme tubuh membersihkan sel-sel rusak dan menggantinya dengan sel baru.
“Intinya, tidak perlu aneh-aneh. Pola hidup sehat, makan alami, dan puasa sudah diajarkan sejak lama oleh nenek moyang kita,” kata Prof. Agung.
Ia berharap masyarakat dapat hidup lebih sehat, produktif, dan tetap bugar hingga usia lanjut. (fgr)
Editor : Baskoro Septiadi