Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Meriahkan Hari Kesehatan Nasional, Ini Dia Tema, Sejarah, Unduh Gratis Logo HKN dan 6 Prestasi Dinas Kesehatan

Falakhudin • Selasa, 12 November 2024 | 16:30 WIB
Komunikasi Visual Logo HKN di Billboard jalan raya.
Komunikasi Visual Logo HKN di Billboard jalan raya.

RADARSEMARANG.ID, Semarang —Tanggal 12 November 2024 ini bertepatan dengan peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN). 

Tahun ini merupakan peringatan Hari Kesehatan Nasional yang ke-60.

Setiap tahunnya, Hari Kesehatan Nasional mengusung tema yang berbeda-beda. 

Tema Hari Kesehatan Nasional (HKN)

Baca Juga: Margono Djojohadikusumo Kakek Presiden H Prabowo Subianto Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional, Ini Profilnya

Baca Juga: Ini Dia Bocoran yang akan menggantikan Kurikulum Merdeka Besok

 Baca Juga: Apa Itu Kurikulum Deep Learning? Yang disebut Mendikdasmen RI, Ini dia 3 Elemen didalamnya.

Baca Juga: 12 November Hari Ayah Nasional, Simak Sejarahnya, 13 Jenis Hadiah Buat Ayah dan Doa Buat Ayah yang Sudah Wafat Teks Arab, Latin dan Artinya disini!

Baca Juga: Kisi-kisi Materi Seleksi Kompetensi Bidang CPNS dan Jadwal Terbaru

Untuk tahun 2024 ini tema Hari Kesehatan Nasional yakni “Gerak Bersama Sehat Bersama”. 

Makna dari tema yang diusung yakni agar setiap orang mau menjaga kesehatan bersama dan membangun semangat dan optimisme untuk terus sehat. 

Tujuannya agar menciptakan masyarakat yang sehat dan produktif, serta memberikan dampak positif untuk semua elemen kehidupan.

Merujuk pada buku Panduan 50 Tahun Hari Kesehatan Nasional Kemkes RI, Hari Kesehatan Nasional pertama kali diperingati pada tanggal 12 November 1964. 

Diambilnya tanggal 12 November sebagai Hari Kesehatan Nasional karena pada saat itu di tahun 1964 ada program pemberantasan penyakit malaria yang digalangkan pemerintah. 

Baca Juga: Sejarah, Makna, Tujuan, Tema, Filosofi, Logo, Peringatan Hari Pahlawan Nasional 10 November

Baca Juga: AJIB! Masjid Agung Jawa Tengah Baru An Nuur Magelang Diresmikan, Jadi Destinasi Wisata Religi Baru yang Siap Dikunjungi, Ini Fitur Lengkapnya

Baca Juga: Selamat Hari Seniman Internasional Tanggal 25 Oktober, Ini Deretan Pelukis Indonesia yang Nama dan Karyanya Mendunia

Baca Juga: Presiden Prabowo Subianto Umumkan Nama Menteri Kabinetnya: Kabinet Merah Putih

Baca Juga: Daftar Menteri Koordinator Menko Kabinet Merah Putih Presiden Prabowo Subianto

Saat itu penyakit malaria mewabah di Indonesia hingga membuat pemerintah kala itu melakukan gerakan. 

Salah satunya penyemprotan obat DDT yang secara simbolis dilakukan oleh Presiden Soekarno di Jawa, Bali dan Lampung pada 12 November 1964.  

Tanggal itulah yang kemudian diambil sebagai peringatan Hari Kesehatan Nasional.  

Tahun ini merupakan peringatan Hari Kesehatan Nasional ke-60. Dalam rangka memperingatinya, Kemenkes RI telah merilis tema dan logo peringatan HKN ke 60.

Untuk diketahui, Hari Kesehatan Nasional diperingati setiap tahun pada tanggal 12 November. 

Peringatan tahunan ini dalam rangka sebagai momentum untuk membangun kesadaran masyarakat Indonesia tentang betapa pentingnya kesehatan.

Sejarah Hari Kesehatan Nasional

Sebagai informasi, adanya peringatan Hari Kesehatan Nasional berawal dari keberhasilan pemberantasan wabah malaria pada 12 November 1964. 

Saat itu, ratusan ribu jiwa terenggut nyawanya karena wabah malaria di Indonesia pada 1950-an.

Pemerintah berusaha memberantas malaria (Malaria Eradication) di seluruh wilayah Indonesia. 

Pada tahun 1959, Dinas Pembasmian Malaria dibentuk untuk menjalankan program tersebut. 

Baca Juga: Ini Daftar 48 Nama Menteri dan Kepala Lembaga Presiden H Prabowo Subianto dalam Kabinet Merah Putih

Baca Juga: GRATIS! Download Foto Presiden H Prabowo Subianto - Wakil Presiden Gibran Rakabuming Periode 2024-2029 dan Peraturan Pemasangannya

Baca Juga: Presiden Prabowo Subianto Lantik 55 Wakil Menteri di Kabinet Merah Putih, Ini Nama-namanya

Baca Juga: Sejarah, Tujuan, Pengertian dan Alasan Pemerintah Menetapkan Hari Santri Nasional 22 Oktober

Baca Juga: Sosok Prof. Dr. Abdul Mu’ti Alumni UIN Walisongo Semarang Yang Jadi Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah

Baca Juga: Sosok Profil Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, dari Imam Masjid menjadi Menteri Agama Indonesia

Pada Januari 1963, berubah nama menjadi Komando Operasi Pemberantasan Malaria (KOPEM).

Upaya pembasmian malaria saat itu dilakukan dengan menggunakan insektisida dichloro diphenyl trichloroethane (DDT) yang disemprotkan secara massal di rumah-rumah warga. 

Penyemprotan tersebut dilakukan di seluruh Jawa, Bali dan Lampung.

Secara simbolis, penyemprotan insektisida dilakukan oleh Presiden Soekarno pada 12 November 1959 di Desa Kalasan, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

 Kegiatan tersebut turut dirangkai dengan penyuluhan kesehatan kepada masyarakat.

Setelah lima tahun bergulir, program pemberantasan malaria itu akhirnya berhasil. 

Sebanyak 63 juta penduduk Indonesia terlindung dari penyakit malaria. 

Keberhasilan pemberantasan malaria pada 12 November 1964 kemudian ditetapkan sebagai peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN).

Baca Juga: Mengenal Sosok Profil KH Ahmad Muwafiq atau Gus Muwafiq

Baca Juga: Belum Banyak yang Tahu, Ini Sosok Profil Gus Iqdam

Baca Juga: Profil K.H. Taj Yasin Maimoen, dari Santri untuk Negeri, Calon Wakil Gubernur Jawa Tengah 2024-2029

Baca Juga: Free Download kalender 2025 Vektor: Lengkap Indonesia, Jawa dengan Weton, Neptu dan Bulan Hijriyah Islam

Baca Juga: Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama PCNU Kabupaten Semarang Masa Khidmah 2024-2029 Resmi Dilantik

Baca Juga: Ini Dia Susunan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama PCNU Kabupaten Semarang Masa Khidmah 2024-2029

Logo Hari Kesehatan Nasional ke-60

Sementara itu, untuk logo peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-60 Tahun 2024 terdiri dari kombinasi beberapa elemen yang membentuk angka 60 dan tanda + (simbol untuk kesehatan) dengan dominasi warna hijau. 

Elemen-elemen ini memiliki arti:

- kolaborasi,

- kemajuan,

- pertumbuhan,

- progres

- dan perubahan.

Berikut ini link untuk mengakses materi grafisnya:

https://drive.google.com/drive/folders/1dc3dq6kRISYcQAmXiSWpq6vrdSf9exGt

Baca Juga: Mengenal Sosok Habib Husein Mutahar, Pengarang lagu 17 Agustus 45 Hari Merdeka Sekaligus Pendiri Paskibraka

Baca Juga: Do’a Kemerdekaan 17 Agustus yang Pernah Dibacakan KH Maemun Zubair di Peringatan HUT RI lengkap Arab, Latin dan Artinya

Baca Juga: Asal-Usul dan Makna Malam Tirakatan 17 Agustus, Ternyata Begini Sejarahnya

Baca Juga: Unik! Intip Keseruan Lomba Agustusan Wakul Gantung hingga Pasang Jilbab Segiempat Bapak-bapak di Sarowo Ungaran Timur

Baca Juga: 5 Resep Ikan Bakar Maknyus Bumbu Sederhana, Cocok untuk Acara Kumpul-Kumpul

Tema ini memiliki makna pentingnya menjaga kesehatan, mengajak masyarakat untuk senantiasa menjaga kesehatan, membangun semangat dan optimisme untuk terus sehat, serta mengingatkan pentingnya melaksanakan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). 

Hal tersebut bertujuan untuk menciptakan masyarakat yang sehat dan produktif, serta memberikan dampak positif untuk semua elemen kehidupan. 

Dalam rangka memperingati HKN ke-60, Kementerian Kesehatan menggelar Kampanye “Janji Hidup Sehat” (#JanjiHidupSehat) yang menyoroti perilaku sehat seperti melakukan skrining kesehatan, beraktivitas fisik selama 30 menit setiap hari, tidak merokok, mengonsumsi sayur dan buah, serta menjaga pola istirahat yang cukup. 

Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah mendapatkan 6 Penghargaan di antaranya :

1. Peringkat I Pemeringkatan Profil Kesehatan Tingkat Provinsi Tahun 2024.

2. Provinsi Patuh Melaporkan Indikator Nasional Mutu (INM) dan Insiden Keselamatan Pasien (IKP).

3. Dinas Kesehatan Provinsi Terbaik II dalam Pembinaan Pelaporan Pelayanan Kefarmasian di Fasilitas Pelayanan Kefarmasian Melalui Aplikasi SIMONA Tahun 2024.

Baca Juga: Sosok Profil Ustadz Prof KH Abdul Somad Batubara atau UAS yang Akan Hadir di Semarang Besok

Baca Juga: Jadwal Sholawat Majelis Az Zahir Bulan November 2024

Baca Juga: Jadwal Majelis Gandrung Nabi Bulan November 2024

Baca Juga: Makna, Sejarah, Keutamaan dan 10 Amalan Bulan Jumadil Awwal

Baca Juga: MELUAP! Meski Hujan, Puluhan Ribu Jamaah Hadir di KPU Kota Semarang Bersholawat Bersama Majelis Az Zahir

Baca Juga: Jadwal Sholawat Habib Syech Bin Abdul Qodir Assegaf Bulan November 2024

4. Peringkat II Kategori Provinsi yang Mendukung Capaian Layanan Kanker, Jantung dan Pembuluh Darah, Stroke, Uronefrologi, dan Kesehatan Ibu dan Anak (KJSU KIA).

5. Peringkat II Dinas Kesehatan Provinsi dengan Implementasi SMILE ATM (AIDS, TB, Malaria) Terbaik Tahun 2024.

6. Peringkat IV Provinsi dengan Persentase Tertinggi dalam Penyelenggaraan Rekam Medis Elektronik (RME) di Fasilitas Pelayanan Kesehatan Rumah Sakit, Klinik dan Praktik Mandiri.

Terima kasih atas dukungan seluruh jajaran kesehatan dan masyarakat Provinsi Jawa Tengah dalam peningkatan kualitas pelayanan kesehatan di Jawa Tengah. Salam Sehat. (fal/bas)

Editor : Baskoro Septiadi
#Rekam Medis Elektronik #Salam Sehat #hari kesehatan nasional #Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah #Janji Hidup Sehat #Malaria Eradication #KJSU KIA #Komando Operasi Pemberantasan Malaria #DDT #Presiden Soekarno #HKN ke 60 #Aplikasi SIMONA #Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) #HKN #insektisida dichloro diphenyl trichloroethane #kesehatan ibu dan anak #Implementasi SMILE ATM