Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

RSND Semarang Gelar Seminar Awam Kanker Payudara, Beri Edukasi Tentang Pentingnya Deteksi Dini

Nurfa'ik Nabhan • Jumat, 25 Oktober 2024 | 21:58 WIB

 

dr. Edmond Rukmana Wikanta, M.Si.Med., SpB. Subsp.Onk.(K).,FINACS., FICS. saat memberikan edukasi tentang deteksi tepat waktu kanker payudara
dr. Edmond Rukmana Wikanta, M.Si.Med., SpB. Subsp.Onk.(K).,FINACS., FICS. saat memberikan edukasi tentang deteksi tepat waktu kanker payudara

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Dalam rangka Breast Cancer Awareness Month, Rumah Sakit Nasional Diponegoro (RSND) Semarang menggelar seminar awam Jumat (25/10/2024).

Dalam seminar ini juga dihadiri salah satu survivor breast cancer untuk berbagi pengalaman dengan peserta seminar.

Seminar yang dilaksanakan di lobby utama RSND ini dibuka oleh Direktur RSND, Dr. Dr. Sutopo Patria Jati, M.M., M.Kes. dan Ketua Darma Wanita Persatuan (DWP) Undip, Dewi Widayani Suharnomo. Kemudian dilanjutkan dengan sesi sharing pengalaman dengan salah satu penyintas kanker payudara.

Tidak hanya itu, di seminar awam tersebut juga terdapat edukasi yang disampaikan oleh dr. Edmond Rukmana Wikanta, M.Si.Med., SpB. Subsp.Onk.(K).,FINACS., FICS. tentang deteksi tepat waktu kanker payudara dan dr. Lydia Kuntjoro.,Sp.Rad.,Subsp.PRP (K) tentang pentingnya deteksi dini kanker payudara.

Kepala Instalasi Radiologi RSND Undip, dr Rr Lidya Purna Widyastuti Setjadiningrat Kuntjoro mengungkapkan dalam momen Breast Cancer Awareness Month tersebut pihaknya tidak menyia-nyiakan kesempatan. Dimana edukasi tentang kanker payudara dan deteksi dini kanker payudara terus digalakkan.

“Kami juga akan memberikan aspek kebermanfaatan terhadap masyarakat, karena seperti yang disampaikan dalam seminar bahwa edukasi adalah hal yang sangat penting untuk menyadarkan masyarakat untuk peduli terhadap kanker payudara sehingga berani memeriksakan diri,” ungkapnya.

Dengan bantuan dari Universitas Diponegoro yang telah memberikan teknologi Mamografi di RSND Semarang bisa membantu untuk melakukan deteksi dini kanker payudara di lingkungan Semarang bahkan Jawa Tengah.

Tujuannya adalah menemukan kanker payudara pada stadium yang sangat awal sehingga terapinya akan maksimal.

“Selanjutnya di RSND, kami bisa melakukan deteksi dini yang canggih dan kami bersama tim onkologi dengan bedah onkologi akan melakukan tata laksana yang ideal. Serta RSND juga akan mengembangkan dalam hal terapi yang lebih optimal secara bertahap,” jelasnya.

Dalam deteksi dini tersebut disarankan saat memasuki usia 40 tahun dan melakukan mamografi secara rutin setahun sekali.

Dan untuk perempuan yang belum berusia 40 tahun tetap melakukan pemeriksaan payudara sendiri dan bila perlu dilengkapi USG.

Lidya menyebutkan kanker payudara ini adalah kanker yang paling banyak menyerang perempuan di Indonesia. Bahkan tingkat kematian yang disebabkan kanker payudara ini sangat tinggi.

“Jadi untuk breast cancer ini kita belum tahu penyebab aslinya dan belum tahu caranya mencegahnya dan tidak ada obat dan vaksin diawal. Sehingga langkah secara internasional adalah skrining secara dini salah satunya menggunakan mamografi yang direkomendasikan,” terangnya.

Sementara itu, Direktur Rumah Sakit Nasional Diponegoro (RSND), Dr dr Sutopo Patria Jati mengatakan kegiatan seminar tersebut merupakan rangkaian kegiatan yang dilakukan RSND untuk kepedulian ibu-ibu khusunya yang ada di lingkungan Undip terkait dengan resiko terkena kanker payudara.

“Kebetulan kami mendapatkan teknologi mamografi dari Undip yang terbaik saat ini. Dan pemeriksaan rutin penting menjadi cara mencegah hal yang tidak diinginkan seperti muncul kelainan dan keganasan,” katanya.

RSND sendiri telah difasilitasi Undip untuk mengelola alat mamografi modern yang memiliki kemampuan membuat perncitraan tiga dimensi.

Dan pasien tidak perlu khawatir apabila ingin periksa karena RSND telah bekerjasama dengan BPJS Kesehatan.

“Ini menjadi rangkaian yang akan kita lakukan secara terus menerus kedepannya, seperti dalam hal edukasi dan dalam hal skrining untuk pencegahan. Dan kita nantinya akan menambahkan terapi di pengembangan selanjutnya agar One Stop Service bisa dilakukan,” pungkasnya. (nun/web/bas)

Editor : Baskoro Septiadi
#RSND Semarang #kanker payudara #semarang #onkologi #Direktur Rumah Sakit Nasional Diponegoro #Rumah Sakit Nasional Diponegoro #mamografi #Sutopo Patria Jati #deteksi dini #BPJS KESEHATAN #Universitas Diponegoro #Kepala Instalasi Radiologi RSND Undip #UNDIP #Breast Cancer Awareness Month #breast cancer #JAWA TENGAH #Lidya Purna Widyastuti Setjadiningrat Kuntjoro #teknologi Mamografi