RADARSEMARANG.ID-Penting untuk dicatat bahwa pengobatan asam urat harus disesuaikan dengan kondisi spesifik setiap individu.
Penyakit asam urat terkadang tak cukup diatasi dengan penanganan rumahan.
Dalam beberapa kasus, pengidapnya perlu mengonsumsi obat asam urat untuk mengelola gejalanya.
Pengobatan yang direkomendasikan dapat berbeda tergantung pada tingkat keparahan asam urat, riwayat medis, dan kondisi kesehatan umum.
Pada umumnya, obat asam urat bekerja dengan dua cara. Ada yang dengan meningkatkan pengeluaran asam urat lewat urine, ada juga dengan mengurangi metabolisme purin menjadi asam urat.
Berikut adalah beberapa pilihan obat yang umumnya digunakan untuk mengelola asam urat:
1. Antiinflamasi Nonsteroid (NSAIDs):
Obat seperti ibuprofen, naproxen, atau indometasin dapat membantu meredakan rasa nyeri dan peradangan akibat flare-up asam urat.
2. Kolchisin:
Kolchisin adalah obat antiinflamasi yang dapat membantu mengurangi peradangan dan rasa nyeri pada kasus flare-up asam urat. Dosis harus diatur dengan hati-hati karena efek samping dapat terjadi.
3. Glukokortikoid:
Dalam beberapa situasi, seperti ketika NSAIDs atau kolchisin tidak dapat digunakan, dokter dapat meresepkan glukokortikoid, seperti prednison, untuk mengatasi peradangan.
4. Allopurinol:
Allopurinol adalah obat yang digunakan untuk mengurangi produksi asam urat dalam tubuh. Ini dapat membantu mencegah pembentukan kristal asam urat yang menyebabkan flare-up.
5. Probenecid:
Probenecid bekerja dengan meningkatkan ekskresi asam urat melalui urine, membantu mengurangi kadar asam urat dalam tubuh.
6. Febuxostat:
Seperti allopurinol, febuxostat adalah obat yang mengurangi produksi asam urat. Ini dapat diresepkan bagi mereka yang tidak dapat mentoleransi atau tidak merespons dengan baik terhadap allopurinol.
7. Peglotikase:
Untuk kasus yang lebih serius dan resisten terhadap pengobatan lain, peglotikase dapat digunakan. Obat ini bekerja dengan menguraikan kristal asam urat.
Nah, jika mau tahu apa saja rekomendasi obat asam urat di apotek? Dikutip dari Halodoc, berikut pilihannya!
1. Zyloric 100 mg 3 Strip (10 Tablet/Strip)
Sebaiknya konsumsilah obat sesuai dengan anjuran dokter. Sebelum memutuskan untuk minum obat asam urat, hubungi dulu dokter keluarga Anda.
Jika dokter merekomendasikan Zyloric, pastikan kamu mengonsumsinya sesuai dengan dosis yang sudah ditentukan dokter.
Obat ini mengandung allopurinol yang bekerja menghambat pembentukan asam urat dalam darah.
Rentang harga: Rp74.100 – Rp94.800 per 3 strip.
2. Voltaren 25 mg 3 Strip (10 Tablet/Strip) 30 Tablet
Obat asam urat di apotik selanjutnya adalah voltaren. Obat ini tergolong obat merah alias obat keras, sehingga membutuhkan resep dokter untuk mengonsumsinya.
Obat ini memiliki kandungan natrium diklofenak yang menghambat sintesis prostaglandin yang menyebabkan nyeri dan peradangan di tubuh.
Rentang harga: Rp71.800 – Rp93.700
3. Frigout 0.5 mg 10 Tablet
Obat asam urat di apotik ini mampu mengatasi gejala asam urat yang datang tiba-tiba, terutama pada persendian jari dan pergelangan.
Kandungan colchicine pada obat ini dapat menghambat laju pembentukan sel darah putih di area peradangan. Sehingga dapat meredakan nyeri sendi dengan baik.
Rentang harga:Rp44.000 – Rp47.500 per strip.
4. Meloxicam 15 mg 3 Strip (10 Tablet/Strip)
Meloxicam tergolong obat inflamasi nonsteroid (OAINS). Umumnya berguna untuk meredakan gejala asam urat.
Jenis obat ini efektif untuk meringankan peradangan, pembengkakan, serta kekakuan sendi. Selain itu, selalu gunakan obat ini sesuai instruksi dokter.
Rentang harga: Rp14.500 – Rp26.900 per tiga strip.
5. Piroxicam 20 mg 10 Tablet
Selain empat obat di atas, Piroxicam merupakan obat asam urat di apotik yang ampuh meredakan nyeri sendi, sehingga persendian tidak kaku lagi. Peradangan pada nyeri sendi menyebabkan pembengkakan dan kemerahan.
Piroxicam dapat berinteraksi dengan obat-obatan lain serta makanan tertentu. Selain itu, jangan lupa mengonsumsi obat ini sesuai dengan anjuran dokter.
Rentang harga: Rp2.400 – Rp3.400 per strip.
6. Feburic 80 mg 3 Strip (10 Tablet/Strip)
Obat ini mengandung febuxostat yang bekerja mengurangi produksi asam urat dalam tubuh. Feburic juga bisa mengurangi konsentrasi serum asam urat.
Meski begitu, obat ini tidak bisa mengatasi asam urat ketika serangan terjadi. Akan lebih efektif bila obat ini sebagai upaya pencegahan kekambuhan.
Rentang harga: Rp666.000 – Rp825.700 per 3 strip.
7. Kolton 100 mg 10 Tablet
Obat ini dapat mencegah serangan gout kronis. Cara kerjanya adalah menghambat pembentukan asam urat dan sintesis purin.
Ketika kadar asam urat menurun, otomatis peradangan dan kekakuan sendi dapat membaik. Kemudian, pastikan mengonsumsi obat ini sesuai instruksi dokter.
Catatan Penting:
Pengobatan asam urat harus diawasi dan diresepkan oleh dokter.
Setiap obat dapat memiliki efek samping, dan interaksi dengan obat lain harus dipertimbangkan.
Pemantauan teratur kadar asam urat dan kesehatan umum sangat penting selama pengobatan.
Perubahan gaya hidup, seperti perubahan pola makan dan peningkatan aktivitas fisik, juga dapat membantu mengelola asam urat.
Selalu konsultasikan dengan dokter Anda sebelum memulai atau mengubah regimen pengobatan apa pun. Pilihan pengobatan akan disesuaikan dengan kebutuhan khusus dan respon individu terhadap pengobatan tertentu.
Editor : Agus AP