Berbulan-bulan Menganggur, Pria di Kendal Pamit Cari Kerja, Ditemukan Meninggal Pagi Hari

Budi Setiyawan • Dipublikasikan Selasa, 25 Agustus 2026 | 18:22 WIB
FRUSTASI: Tekanan ekonomi dan sulitnya mendapatkan pekerjaan menjadi latar belakang kisah seorang pria 57 tahun di Kecamatan Kaliwungu Selatan, Kendal. Setelah berbulan-bulan tidak bekerja, korban berpamitan kepada keluarga untuk mencari pekerjaan sebelum ditemukan meninggal. (Foto ilustrasi: Radar Semarang).
FRUSTASI: Tekanan ekonomi dan sulitnya mendapatkan pekerjaan menjadi latar belakang kisah seorang pria 57 tahun di Kecamatan Kaliwungu Selatan, Kendal. Setelah berbulan-bulan tidak bekerja, korban berpamitan kepada keluarga untuk mencari pekerjaan sebelum ditemukan meninggal. (ilustrasi: Radar Semarang).

 

RADARSEMARANG.ID, KENDAL – Muh Sulkan, 57, warga Dusun Sadang, Desa Magelung, Kecamatan Kaliwungu Selatan, Kabupaten Kendal, ditemukan meninggal dunia di sebuah pohon di depan rumahnya.

Sebelum ditemukan meninggal, Sulkan diketahui sudah beberapa bulan tidak bekerja.

Sebelum ditemukan, malam sekitar pukul 19.30 WIB, Sulkan berpamitan kepada istrinya, Istikomah, untuk keluar rumah dengan alas an mencari pekerjaan.

Namun, hingga pagi hari, korban tidak kunjung kembali.

Kapolsek Kaliwungu AKP Nidya Putra Wahu Nugroho mengatakan, korban memang berpamitan mencari pekerjaan sebelum meninggalkan rumah.

“Korban sebelumnya pamit keluar rumah untuk mencari pekerjaan karena sudah beberapa bulan tidak bekerja,” kata Nidya.

Baca Juga: Dua Bulan, 11 Kebakaran Terjadi di Kendal, Kerugian Capai Rp872 Juta

Selain berpamitan kepada istrinya, Sulkan juga sempat mengirim pesan kepada anaknya melalui WhatsApp.

Dalam pesan tersebut, korban meminta maaf karena merasa belum mampu membahagiakan keluarganya.

Pesan itu menjadi komunikasi terakhir korban dengan keluarganya.

Sekitar pukul 05.30 WIB, Rosiyem alias Robiah dan Kaeri kemudian menemukan korban di sebuah pohon kelengkeng yang berada di depan rumah.

Temuan tersebut selanjutnya diberitahukan kepada keluarga korban.

Bidan Desa Magelung Krismalia Eka Setiyani melakukan pemeriksaan luar terhadap tubuh korban.

Dari pemeriksaan awal, korban dinyatakan telah meninggal dunia dengan dugaan bunuh diri.

Keluarga korban menyatakan menerima kejadian tersebut sebagai musibah.

Pihak keluarga juga menolak dilakukan autopsi dan membuat surat pernyataan tidak akan menuntut pihak mana pun atas kematian korban.

Polisi kemudian melakukan penanganan dan pendataan di lokasi kejadian.

Jenazah korban selanjutnya diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan. (bud)

Editor : Baskoro Septiadi
sulkan magelung Nindya Putra Wahyu Nugroho Desa Magelung Kaliwungu Selatan Kapolsek Kaliwungu