Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Ansor Kaliwungu Gelar Camp Asta Bisa, Kader Disiapkan Hadapi Era KEK Kendal

B
Penulis: Budi Setiyawan❯
SOLID: Peserta Camp Asta Bisa 2026 mengikuti sesi penguatan soliditas dalam Raker II PAC GP Ansor Kaliwungu di The Full Pinusan Nglimut, Limbangan, sebagai upaya membangun kader yang siap menghadapi tantangan perubahan zaman dan industrialisasi Kendal. (Budi Setiyawan/RadarSemarang.ID)
SOLID: Peserta Camp Asta Bisa 2026 mengikuti sesi penguatan soliditas dalam Raker II PAC GP Ansor Kaliwungu di The Full Pinusan Nglimut, Limbangan, sebagai upaya membangun kader yang siap menghadapi tantangan perubahan zaman dan industrialisasi Kendal. (Budi Setiyawan/RadarSemarang.ID)

Advertisement

 

RADARSEMARANG.ID, Kendal – PAC GP Ansor Kecamatan Kaliwungu menggelar Camp Asta Bisa 2026 sebagai upaya memperkuat kaderisasi sekaligus menyiapkan generasi muda Nahdlatul Ulama menghadapi pesatnya industrialisasi di Kabupaten Kendal.

Kegiatan yang dikemas dalam Rapat Kerja (Raker) II itu berlangsung di The Full Pinusan Nglimut, Desa Gonoharjo, Kecamatan Limbangan, dengan mengusung tema "Merawat Khidmah, Meneguhkan Militansi".

Advertisement

Ketua PAC GP Ansor Kaliwungu, Budi Setyawan, mengatakan perubahan besar yang dipicu berkembangnya Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kendal dan kawasan industri harus dijawab dengan penguatan kualitas sumber daya manusia, terutama kader Ansor.

Menurutnya, organisasi kepemudaan tidak cukup hanya menjalankan kegiatan seremonial, tetapi harus mampu melahirkan kader yang siap memimpin, adaptif terhadap perubahan, serta mampu mengambil peran dalam pembangunan daerah.

"Industrialisasi akan membawa peluang sekaligus tantangan. Ansor harus menyiapkan kader agar mampu menjadi pelaku perubahan, bukan sekadar menjadi penonton. Karena itu Camp Asta Bisa kami desain sebagai ruang lahirnya gagasan-gagasan besar untuk masa depan organisasi dan masyarakat," ujarnya.

Sebanyak 50 peserta mengikuti kegiatan tersebut yang terdiri atas Pengurus Harian PAC GP Ansor Kaliwungu, Ketua Ranting GP Ansor, Ketua MDS Rijalul Ansor, Kasatkorkel Banser, serta unsur pengurus ranting se-Kecamatan Kaliwungu.

Selain menyusun program kerja, peserta juga mengikuti diskusi strategis, stadium motivation, outbound, api unggun, hingga renungan malam yang bertujuan memperkuat soliditas dan semangat pengabdian kader.

Dalam sesi Stadium Motivation, Ketua PC GP Ansor Kendal Ali Nurudin mengajak seluruh kader menjadikan Ansor sebagai rumah pengabdian yang melahirkan generasi pemimpin, bukan sekadar tempat berorganisasi.

Menurut Ali, jabatan dalam organisasi memiliki batas waktu, tetapi nilai pengabdian dan manfaat yang ditinggalkan kepada masyarakat akan menjadi warisan yang terus hidup.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar SemarangIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

GP Ansor Salatiga Dilantik, Didorong Jadi Penggerak Ekonomi dan Penjaga Toleransi

GP Ansor Salatiga Dilantik, Didorong Jadi Penggerak Ekonomi dan Penjaga Toleransi

Menurutnya, pemuda memiliki peran strategis dalam menggerakkan ekonomi dari tingkat bawah. Kader Ansor diharapkan mampu hadir bersama masyarakat, terutama saat kondisi ekonomi mengalami berbagai tantangan.

KEK Kendal Perkuat Daya Saing Investasi, Beranda Imigrasi Resmi Hadir

KEK Kendal Perkuat Daya Saing Investasi, Beranda Imigrasi Resmi Hadir

KEK Kendal memperkuat ekosistem investasi dengan menghadirkan Beranda Imigrasi untuk mendukung kebutuhan administrasi dan pelayanan perusahaan.

Investasi Rp 203 Miliar di KEK Kendal, Landstar Target Serap 800 Tenaga Kerja Lokal

Investasi Rp 203 Miliar di KEK Kendal, Landstar Target Serap 800 Tenaga Kerja Lokal

Investasi Rp 203 miliar PT Landstar Garment Indonesia di KEK Kendal menargetkan penyerapan 800 tenaga kerja lokal dan ekspor 95 persen produk ke Jepang.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer