RADARSEMARANG.ID, Kendal – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kendal Agus Dwi Lestari menyentil pola pikir aparatur sipil negara (ASN) yang masih pasif dan meminta seluruh pegawai bertransformasi menjadi penggerak perubahan di tengah pesatnya era digital.
Pernyataan tersebut disampaikan Agus saat membuka Rapat Koordinasi Bidang (Rakorbid) Kepegawaian bertema 'Implementasi Manajemen Aparatur Sipil Negara (ASN) di Era Transformasi Digital' yang digelar Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Kendal.
Menurut Agus, tantangan birokrasi saat ini tidak lagi sama sehingga ASN tidak boleh hanya menunggu perintah, tetapi harus berani mengambil inisiatif dan menjadi motor penggerak perubahan.
"Mindset PNS harus berubah, dari passenger menjadi driver," tegas Agus.
Baca Juga: Viral CCTV Rekam Aksi Dua Maling Bobol Kotak Amal Masjid di Kendal, Tiga Kotak Digasak Sekaligus
Ia menilai perkembangan teknologi digital berlangsung sangat cepat sehingga ASN dituntut mampu menguasai teknologi, meningkatkan kompetensi, dan terus beradaptasi dengan perubahan yang terjadi.
"Jangan hanya diam, tetapi harus proaktif menjemput peluang untuk menguasai perkembangan dunia digital," lanjutnya.
Agus juga menegaskan bahwa jumlah ASN yang dimiliki Pemerintah Kabupaten Kendal harus menjadi kekuatan utama dalam menggerakkan roda pemerintahan sekaligus menjadi leading sector pelaksanaan berbagai program strategis nasional.
Menurutnya, ASN yang adaptif dan profesional akan menjadi kunci keberhasilan reformasi birokrasi sekaligus peningkatan kualitas pelayanan publik kepada masyarakat.
Sementara itu, Kepala BKPSDM Kabupaten Kendal Abdul Basir mengatakan Rakorbid Kepegawaian digelar untuk memperkuat koordinasi sekaligus meningkatkan kapasitas para pengelola kepegawaian di seluruh organisasi perangkat daerah (OPD).
Kegiatan tersebut diikuti sekitar 70 pejabat dan petugas kepegawaian dari seluruh OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kendal.
Abdul Basir menjelaskan, melalui pembinaan dan seminar dalam Rakorbid tersebut, seluruh pengelola kepegawaian diharapkan memiliki pemahaman yang sama mengenai implementasi manajemen ASN di era transformasi digital.
Baca Juga: Buntut Demo Warga Mlilir, Inspektorat Terjunkan Dua Tim Usut Skandal Bansos dan APBDes
Selain itu, pengelola kepegawaian juga diharapkan mampu memberikan layanan administrasi yang lebih cepat, tepat, dan mudah dipahami oleh seluruh ASN.
"Melalui kegiatan ini diharapkan terwujud manajemen ASN yang semakin baik di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kendal," kata Abdul Basir.
Pemerintah Kabupaten Kendal berharap penguatan kapasitas aparatur dan pengelola kepegawaian mampu mempercepat terwujudnya birokrasi yang modern, profesional, adaptif, berbasis teknologi digital, serta memberikan pelayanan publik yang semakin efektif dan berkualitas. (bud)
Editor : Baskoro Septiadi