Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Jalan Desa Sumur Masuk Prioritas Perbaikan 2027, Bupati Kendal Buka Suara

bud@radarsemarang.id • Jumat, 3 Juli 2026 | 20:03 WIB
SERAP ASPIRASI: Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari saat menghadiri kegiatan Bersatu Siaga di Desa Sumur, Kecamatan Brangsong, Jumat (3/7/2026). (Budi Setiyawan/RadarSemarang.ID)
SERAP ASPIRASI: Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari saat menghadiri kegiatan Bersatu Siaga di Desa Sumur, Kecamatan Brangsong, Jumat (3/7/2026). (Budi Setiyawan/RadarSemarang.ID)

 

RADARSEMARANG.ID, Kendal – Kabar baik bagi warga Desa Sumur, Kecamatan Brangsong, karena Pemerintah Kabupaten Kendal memastikan ruas jalan di desa tersebut masuk dalam daftar prioritas perbaikan pada 2027 setelah aspirasi masyarakat disampaikan langsung kepada Bupati Kendal.

Kepastian itu disampaikan Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari, saat menghadiri Program Bersih Desa Tampung Aspirasi Warga (Bersatu Siaga) di Desa Sumur, Jumat (3/7/2026).

Menurut Bupati, perbaikan infrastruktur jalan di Desa Sumur telah masuk dalam perencanaan pembangunan daerah sehingga pelaksanaannya ditargetkan berlangsung pada 2027.

Baca Juga: Materi Sensitif, Jurnalis Semarang Diusir dan Dipaksa Hapus Foto Saat Liput Menteri Purbaya di Undip

"Untuk infrastruktur jalan, Desa Sumur sudah masuk dalam perencanaan perbaikan jalan pada tahun 2027," ujar Bupati yang akrab disapa Mbak Tika itu.

Selain persoalan jalan, warga juga menyampaikan berbagai aspirasi lain, mulai dari kebutuhan armada pengangkut sampah, pengolahan sampah di tingkat desa, hingga kendala zonasi penerimaan siswa sekolah dasar.

Menanggapi persoalan sampah, Bupati meminta pemerintah desa bersama masyarakat mulai membangun budaya memilah dan mengolah sampah secara mandiri sebelum pemerintah memberikan dukungan peralatan yang lebih lengkap.

"Desa bersama masyarakat harus mulai melakukan pengolahan sampah dengan cara sederhana terlebih dahulu melalui pemilahan sampah dan nanti akan didampingi Dinas Lingkungan Hidup, sehingga ketika masyarakat sudah siap, baru kami koordinasikan pengadaan alat pengolahan sampah," jelasnya.

Terkait keluhan zonasi sekolah dasar, Bupati menjelaskan bahwa kebijakan tersebut merupakan kewenangan pemerintah pusat sehingga Pemerintah Kabupaten Kendal akan meneruskan berbagai masukan masyarakat kepada Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.

Program Bersatu Siaga diawali dengan kegiatan kerja bakti membersihkan lingkungan serta penanaman bibit pohon di sekitar kantor Pemerintah Desa Sumur sebagai upaya meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan dialog terbuka antara pemerintah daerah dan masyarakat sehingga warga dapat menyampaikan berbagai persoalan secara langsung kepada kepala daerah.

Salah seorang warga, Hamim, mengaku senang karena dapat menyampaikan aspirasi tanpa perantara dan langsung memperoleh penjelasan dari Bupati Kendal.

"Program Bersatu Siaga ini sangat efektif karena masyarakat bisa langsung menyampaikan aspirasi kepada pemerintah," katanya.

Kepala Desa Sumur, Mujari, juga mengapresiasi perhatian Pemerintah Kabupaten Kendal melalui Program Bersatu Siaga yang dinilai mampu mendekatkan pemerintah dengan masyarakat desa.

Ia berharap seluruh aspirasi yang telah disampaikan warga dapat direalisasikan sehingga mampu meningkatkan kualitas infrastruktur dan kesejahteraan masyarakat Desa Sumur.

Selain dialog bersama warga, Pemerintah Kabupaten Kendal juga menghadirkan pelayanan pemeriksaan kesehatan gratis serta layanan administrasi kependudukan bagi masyarakat Kecamatan Brangsong. (bud)

 

Editor : Baskoro Septiadi
#jalan Desa Sumur #Desa Sumur Brangsong #berita Kendal hari ini #Dyah Kartika Permanasari