Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Sungai Waridin Kendal Meluap, Jalur Pantura Brangsong Nyaris Lumpuh

Budi Setiyawan • Jumat, 16 Januari 2026 | 11:49 WIB
Jalur Pantura Brangsong nyaris lumpuh setelah hujan deras membuat Sungai Waridin meluap dan menenggelamkan akses vital transportasi nasional, Kamis (15/1/2026).
Jalur Pantura Brangsong nyaris lumpuh setelah hujan deras membuat Sungai Waridin meluap dan menenggelamkan akses vital transportasi nasional, Kamis (15/1/2026).

 

RADARSEMARANG.ID, Kendal — Jalur Pantura Brangsong nyaris lumpuh setelah hujan deras membuat Sungai Waridin meluap dan menenggelamkan akses vital transportasi nasional, Kamis (15/1/2026).

Luapan air sejak pukul 17.30 WIB merendam permukiman warga di Desa Kebonadem sekaligus memicu kemacetan panjang di jalur Pantura yang menjadi nadi pergerakan logistik Jawa.

Polres Kendal menetapkan status siaga banjir dan mengerahkan personel penuh hingga dini hari.

Kapolres Kendal AKBP Hendry Susanto Sianipar memimpin langsung apel kesiapsiagaan di Command Center Polres Kendal pada pukul 21.00 WIB.

“Hujan dengan intensitas tinggi berdampak pada keselamatan warga dan arus lalu lintas nasional, sehingga personel kami turunkan untuk memastikan dua-duanya aman,” tegas Kapolres.

Satu pleton Dalmas diterjunkan ke Brangsong dengan truk operasional dan perahu karet untuk mengantisipasi evakuasi warga terdampak.

Satuan Lalu Lintas disiagakan di titik rawan genangan untuk mengurai kemacetan dan menjaga Pantura tetap bisa dilalui meski dalam kondisi terbatas.

Personel Reskrim dan Intelkam dikerahkan untuk pengamanan wilayah, sementara Satnarkoba berkoordinasi dengan BPBD Kendal dalam penanganan banjir.

Sekitar pukul 21.30 WIB, Kapolres Kendal bersama Dandim 0715 Kendal Letkol Inf Bagus Setyawan meninjau langsung lokasi banjir di Kebonadem.

Dalam peninjauan tersebut, petugas mengevakuasi warga yang rumahnya tergenang cukup tinggi dan dinilai tidak aman untuk ditinggali sementara.

Kapolres menegaskan kehadiran aparat di lokasi banjir bukan hanya untuk warga, tetapi juga menjaga agar jalur Pantura tidak sepenuhnya terputus.

“Kami siaga sampai situasi benar-benar aman, karena Pantura bukan sekadar jalan, tapi urat nadi aktivitas masyarakat dan ekonomi,” ujarnya.

Hingga Jumat (16/1/2026) pukul 01.00 WIB, personel gabungan Polres Kendal masih bertahan di lokasi banjir dengan situasi terpantau aman dan terkendali. (bud)

Editor : Baskoro Septiadi
#kendal #Polres #BANJIR